Foodies Guide To F&B Industry

7 Tips Memulai Restoran dengan Konsep Go Green

March 6, 20196 min readReviews

Banyak foodies yang makin peduli dengan restoran yang menjalankan konsep go green. Jika saat ini restoran Anda belum ramah lingkungan, ini saatnya untuk melakukan perubahan. Ini tidak hanya akan menjadi hal menarik bagi pelanggan Anda, tapi juga membantu Anda mengurangi biaya utilitas dan biaya untuk bahan makanan. Memang, tidak semua restoran dapat langsung menerapkan konsep go green pada semua aspek. Anda bisa melakukannya secara bertahap.

Apa maksud dari go green?

go-green-02

Go green bisa diartikan sebagai langkah untuk menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Ini dilakukan agar bisnis yang Anda jalankan tidak memberikan pengaruh negatif ke bumi. Dalam industri kuliner, pengaplikasian go green bisa dilakukan dengan cara mengurangi sampah makanan, mengurangi pemakaian alat atau tempat makan sekali pakai, mengurangi pemakaian energi yang tidak perlu, dan masih banyak lagi.

7 Cara Membuat Restoran Anda Ramah Lingkungan

Ada banyak cara cepat dan mudah untuk mengurangi dampak negatif dari bisnis Anda ke bumi ini. Berhubung sebentar lagi seluruh dunia akan menyambut Hari Bumi, Anda bisa mulai menerapkan gaya hidup go green di restoran Anda dengan cara sebagai berikut:

1. Mengurangi Pemakaian Air

go-green-03

Banyak hal di restoran Anda yang membutuhkan air, mulai dari kamar mandi hingga tempat mencuci piring. Namun, tahukah Anda bahwa sumber air tawar semakin lama semakin sedikit? Itulah sebabnya kenapa kita harus melakukan berbagai cara untuk lebih menghemat air. Salah satu cara terbaik yang bisa Anda terapkan di restoran adalah dengan menggunakan selang air di tempat cuci piring dengan tekanan rendah. Selang atau keran ini akan membuat Anda lebih sedikit dalam menggunakan air saat mencuci piring. Anda juga dapat menggunakan toilet water-saving yang menggunakan lebih sedikit air setiap flush. Selain itu, jika selama ini Anda selalu menyediakan air putih secara cuma-cuma ke pelanggan, mulai sekarang berikan air putih hanya saat pelanggan Anda memintanya saja. Ini akan mengurangi pembuangan air minum dengan sia-sia.

2. Menggunakan Peralatan Hemat Energi

go-green-04

Bisnis kuliner biasanya menggunakan begitu banyak peralatan elektronik. Agar bisa lebih menghemat energi, Anda bisa mengganti peralatan elektronik Anda yang lama menjadi peralatan elektronik yang hemat energi, biasanya ditandai dengan label “Energy Star”. Selain itu, Anda juga bisa melakukan hal berikut ini:

  • Menggunakan bohlam lampu yang hemat energi, seperti lampu LED, halogen, dan CFL.
  • Gunakan lampu dengan sensor gerak di kamar mandi daripada membiarkan lampu terus menyala sepanjang hari.
  • Rutinlah membersihkan kondensor pada kulkas Anda karena debu yang menumpuk membuat kulkas bekerja lebih keras dan dapat membuang-buang listrik.

3. Atur Penggunaan Bahan Makanan

go-green-05

Jika Anda selalu membeli bahan makanan untuk restoran setiap hari, ini artinya Anda ikut menyumbang tingginya jejak karbon di udara karena Anda harus menggunakan kendaraan untuk mengantar jemput bahan makanan buat restoran Anda. Ada dua cara yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi dampak negatif tersebut, yaitu dengan membeli bahan makanan lokal dan membeli dalam jumlah banyak.

A. Membeli Bahan Makanan Lokal

Jika Anda selalu membeli bahan makanan dari luar negeri atau luar kota, kini cobalah beralih untuk menggunakan produk lokal di kota Anda. Jika Anda memilih supplier yang lebih dekat dari lokasi restoran Anda, itu artinya jarak tempuh yang akan Anda tuju semakin pendek dan semakin sedikit pula jejak karbon yang Anda lepas di udara. Selain itu, penggunaan bahan lokal juga dapat menjadi media pemasaran untuk restoran Anda. Ini akan membuat restoran Anda terlihat lebih ramah lingkungan. Pilihan lainnya, Anda bisa menanam sendiri makanan Anda serta menjualnya ke pelanggan Anda.

B. Melakukan Pembelian dalam Jumlah Banyak

Jika restoran Anda terletak di pusat kota besar yang tidak memiliki akses untuk mendapatkan bahan makanan segar langsung dari pertanian atau peternakan, Anda bisa menggunakan cara kedua, yaitu dengan melakukan pembelian bahan makanan dalam jumlah banyak. Dengan cara ini, bahan makanan tidak harus diantar ke restoran Anda setiap hari dan ini akan berpengaruh baik untuk lingkungan. Jika Anda ingin melakukan cara ini, pastikan Anda selalu menggunakan bahan makanan yang paling pertama masuk ke freezer atau kulkas sebelum menggunakan bahan makanan yang paling baru datang.

4. Menggunakan Alat Makan Sekali Pakai yang Ramah Lingkungan

go-green-06

Belakangan ini sudah banyak restoran dan cafe yang mulai menghilangkan penggunaan sedotan dan tutup plastik untuk wadah minuman. Jika Anda tidak bisa menghindari penggunaan alat makan sekali pakai, Anda bisa memilih bahan yang lebih ramah lingkungan, biodegradable atau compostable yang biasanya terbuat dari bambu atau plastik jenis PLA.

5. Mengurangi Sampah Makanan

go-green-07

Konsep go green juga bisa diaplikasikan dalam menentukan porsi makanan di restoran Anda. Jika selama ini porsi makanan yang Anda sediakan terlalu banyak dan selalu saja ada banyak makanan yang terbuang, ini saatnya untuk meninjau kembali jumlah porsi makanan di restoran. Selain itu, di dapur Anda bisa menggunakan metode First In, First Out (FIFO) agar bahan makanan yang menumpuk di dapur tidak terbuang sia-sia karena kadaluwarsa. Anda juga harus kreatif memanfaatkan sisa makanan atau bahan makanan yang terlalu matang untuk meminimalisir jumlah sampah makanan. Misalnya, Anda bisa menggunakan sisa-sisa potongan sayuran untuk membuat kaldu sayuran yang lezat. Selain itu, buah yang terlalu matang punya tingkat kemanisan dan tekstur yang tepat untuk dijadikan roti atau cake.

6. Mengoptimalkan Interior Restoran

go-green-08

Biaya untuk menghidupkan pendingin ruangan (AC) sepanjang hari tentunya menghabiskan biaya yang besar setiap bulannya. Selain itu ada beberapa aspek di bagian front-of-house restoran yang perlu diperhatikan agar konsep go green di restoran Anda bisa sukses dijalankan:

  • Pasang jendela yang lebar agar angin dapat berhembus keluar masuk restoran secara alami sehingga Anda tidak perlu terlalu sering menggunakan AC.
  • Beli furniture dari material renewable, seperti reclaimed wood atau bambu.
  • Gunakan alat makan dari logam, melamin, atau keramik untuk menggantikan alat makan sekali pakai.
  • Jika saat ini setiap meja di restoran Anda masih menggunakan taplak meja, sekarang Anda tidak perlu menggunakannya lagi. Ini akan menghemat penggunaan air dan energi karena Anda tidak perlu mencuci taplak meja setiap hari.

7. Menggunakan Produk Pembersih Ramah Lingkungan

go-green-09

Menjaga restoran Anda agar tetap bersih merupakan hal yang sangat penting. Namun, dewasa ini semakin banyak produk pembersih yang bisa merusak lingkungan kita karena kandungan bahan kimianya yang keras. Oleh karena itu, sebisa mungkin, pilihlah produk pembersih yang lebih ramah lingkungan. Misalnya, Anda bisa membersihkan lantai dengan cara steam cleaning daripada menggunakan bahan kimia yang keras.

Membuat restoran Anda lebih go green memang sangat menantang, tapi dengan melakukan beberapa hal yang kami jelaskan di atas, Anda sudah ikut berpartisipasi untuk menjaga bumi ini. Ayo tunggu apalagi, jadikan restoran Anda lebih ramah lingkungan mulai dari sekarang.

Photos source: Pexels

Related Articles

Connect with Nibble