Foodies Guide To F&B Industry

8 Variasi Cilok yang Terus Berevolusi

August 13, 20194 min readFoodie Trends

Sebagai salah satu jajanan yang bisa ditemui dimana saja, cilok menjadi salah satu makanan yang cocok untuk mengganjal perut di waktu-waktu kritis. Ketika kalian galau untuk makan berat di jam-jam yang nanggung, cilok hadir menjadi penyelamat.

Seperti namanya, cilok merupakan salah satu makanan yang terbuat dari bahan dasar aci dan hasil singkatan dari aci yang dicolok. Cilok merupakan hasil kreasi dari para tukang bakso ketika harga daging sebagai bahan dasar pembuatan bakso mulai melonjak pada saat krisis moneter tahun 1997.

Makanan yang satu ini terus berinovasi setiap saatnya. Dari yang awalnya hanyalah sebuah aci yang dibentuk bulat lalu ditusuk, saat ini mulai bermunculan cilok yang memiliki isi beragam, mulai dari daging, keju, hingga telur puyuh. Yang terbaru bahkan mulai bermunculan cilok pelangi.

Nah, sebenarnya apa sih aci? Aci adalah bahasa sunda dari tepung tapioka. Tepung tapioka sendiri adalah tepung pati yang diekstrak dari umbi singkong. Memiliki manfaat bagi tubuh, seperti karbohidrat dan rendah lemak membuat aci atau tepung tapioka sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar makanan ataupun minuman. 

Jika masyarakat luas baru mengenal berbagai olahan aci di tahun 2000-an, masyarakat Sunda sudah menggunakan aci sebagai bahan dasar beberapa makanan khasnya mulai dari tahun 1970-an. 

Dasarnya orang Indonesia adalah orang yang kreatif, maka aci bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan. Cilok hanyalah satu di antara sekian banyak makanan yang merupakan olahan dari aci. Hampir tiap saatnya bermunculan olahan aci baru yang bisa kalian nikmati. 

Penasaran apa saja makanan yang berasal dari olahan aci? Berikut ini 8 makanan tersebut!

Cireng

cireng

Photo source: shopee.co.id

Bisa dibilang cireng merupakan makanan yang paling pertama muncul menggunakan aci sebagai bahan dasarnya. Tepatnya pada sekitaran tahun 1970-an cireng mulai menjadi cemilan yang dicari. Sesuai namanya, cireng ada aci yang digoreng. Seperti cilok, saat ini juga mulai bermunculan cireng dengan beragam isian yang unik.

Cimol

cimol

Photo source: masakankeluarga.com

Kata mol dalam cimol berasal dari kata digemol yang memiliki arti dibuat bulat-bulat. Sesuai namanya, cimol adalah aci yang dibentuk bulat. Mirip dengan cilok, namun cimol terlebih dahulu digoreng sebelum disajikan sedangkan cilok tidak perlu digoreng.

Cilung

cilung

Photo source: heytheresia.com

Cilung merupakan salah satu olahan aci yang unik. Bagaimana tidak unik, cilung merupakan aci yang ditusuk dengan lidi dan kemudian di bagian luarnya ditutupi dengan telur. Sebelum disajikan, cilung terlebih dahulu direbus dalam waktu yang tidak terlalu lama. Cilung biasanya juga dijual berbarengan dengan makanan unik lainnya, sotang atau sosis kentang.

Cilor

cilor

Photo source: @eatandclicks

Mirip dengan cimin, cilor merupakan aci yang disajikan dengan digoreng terlebih dahulu dengan campuran telur. Namun, berbeda dengan cimin, aci dalam cilor dibentuk kotak . Biasanya, cilor disajikan juga dengan makaroni. Kalian bisa memilih tingkat kepedasan yang diinginkan ketika memesan cilor.

Cibay

cibay

Photo source: @jajananmama_mikey

Nah, sajian yang satu ini mungkin masih asing bagi kalian. Cibay atau aci ngabarabay adalah makanan yang berbentuk mirip dengan martabak telur mini. Memiliki kulit luar yang garing seperti lumpia, cibay adalah martabak telur mini yang berisikan aci dan beberapa isian lainnya, misalkan daging ayam, jagung atau sosis. 

Cipuk

cipuk

Photo source: Resep Masakan Nusantara

Cipuk adalah aci kerupuk. Terbuat dari adonan tepung aci yang dicampur dengan kerupuk aci/warna-warni/jingga (yang sudah diseduh air panas), cipuk disajikan dengan dikukus hingga padat terlebih dahulu. Cipuk kemudian diiris-iris memanjang/kotak dan digoreng hingga kecokelatan. Makanan yang satu ini sangat cocok disajikan ketika masih hangat.

Cigo

cigo

Photo source: cookpad

Cigo pada dasarnya adalah cireng yang diberi kuah. Menariknya, karena lidah orang Sunda yang dikenal sangat menyukai makanan pedas, biasanya kuah cigo ditambahkan dengan sambal hijau atau goang. Selain dengan cireng, dalam semangkuk goang disajikan pula tahu kukus dan ceker ayam.

Cipet

cipet

Photo source: cookpad

Sama seperti cibay, jajanan yang satu ini pasti masih asing ditelinga kalian. Cipet ini hampir lebih mirip dengan batagor. Cipet merupakan kepanjangan dari aci ka cepet atau aci yang terjepit. Nama ini terlahir karena melihat bentuknya dimana adonan aci disimpan di antara tahu putih lalu digoreng.

Related Articles

Connect with Nibble