Foodies Guide To F&B Industry

9 Efek Negatif Terlalu Sering Makan Gorengan

August 20, 20194 min readHealthy Foodie

Gorengan telah menjadi cemilan favorit orang Indonesia sejak lama. Kalian pasti akrab banget dengan bakwan, risol, pisang goreng, ubi goreng, tahu goreng, tempe goreng yang selalu hadir di gerobak tukang gorengan. Makanan kaki lima ini selalu laris manis karena bisa menjadi pengganjal perut di sela-sela jam makan besar.

Banyak yang suka makanan ini karena mudah sekali ditemukan di mana-mana dan harganya murah meriah.  Tapi hati-hati, ada dampak buruk yang nyata jika kita terlalu sering makan gorengan kaki lima. Sebelum terlambat, simak yuk efek negatifnya.

1. Mengandung Lemak Trans yang Tinggi

02 - Pixabay

Photo source: Pixabay

Gorengan kaki lima biasanya dimasak dalam minyak yang dipakai dan dipanaskan berulang-ulang kali. Lemak pada minyak tersebut kemudian bertransformasi menjadi lemak trans. Lemak trans sangat sulit dipecah oleh tubuh dan bisa menimbulkan dampak kesehatan, seperti kolesterol tinggi, sakit jantung, dll.

2. Mengadung Kalori Tinggi

01 - Pixabay

Photo source: Pixabay

Buat kamu yang lagi diet sebaiknya hindari makan yang digoreng. Kenapa? Kandungan kalori pada 1 gorengan berkisar antara 100-200 kalori. Itu setara dengan 2 lembar roti gandum lho. Tapi sayangnya, makanan ini mengandung lebih sedikit nutrisi daripada roti gandum.

Kalori tersebut berasal dari kandungan minyak serta lapisan tepung yang ada di makanan ini. Jika kita terlalu sering makan makanan yang digoreng, kalori tersebut dapat menumpuk sebagai lemak di tubuh kita.

3. Risiko Penyakit Jantung

04 - Pixabay

Photo source: Pixabay

Terlalu banyak makan gorengan juga bisa membuat kita lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi, obesitas, dan kolesterol. Semua keadaan tersebut dapat memicu penyakit jantung.

Salah satu penelitian bahkan mengungkapkan risiko gagal jantung naik menjadi 48% jika makan satu porsi gorengan  setiap hari, dibandingkan orang-orang yang mengonsumsi 2-3 porsi per bulan.

4. Bikin Berjerawat

05 - Pixabay

Photo source: Pixabay

Tak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, makanan yang digoreng juga bisa membuat penampilan kita tidak maksimal. Pasalnya lemak trans dan minyak yang terkandung dalam makanan ini dapat menumpuk dan memperlambat sirkulasi darah yang berujung menimbulkan komedo dan jerawat.

Tapi hal ini tidak berlaku pada semua orang karena kadar hormon tiap orang berbeda dan hormon juga menjadi salah satu faktor penyebab jerawat.

5. Obesitas

06 - Pixabay

Photo source: Pixabay

Makanan yang digoreng mengandung kalori lebih banyak daripada yang tidak. Saat kita mengonsumsi kalori berlebihan, ini akan berpengaruh pada kenaikan berat badan. Selain itu, pada sebuah penelitian yang diterbitkan oleh PubMed, lemak trans dalam gorengan akan meningkatkan lemak di perut. Jadi kalau kita keseringan makan makanan yang digoreng, jangan kaget ya jika jarum timbangan geser ke kanan.

6. Risiko Diabetes

07 - Pixabay

Photo source: Pixabay

Satu lagi risiko penyakit kronis yang bisa timbul akibat kebanyakan makan gorengan, yaitu diabetes tipe 2. Hal ini dibuktikan oleh sejumlah penelitian yang menyatakan bahwa orang yang makan makanan digoreng lebih dari 4-6 porsi per minggu cenderung mengalami resistensi insulin daripada mereka yang makan makanan ini dengan porsi yang lebih sedikit dalam satu minggu.

7. Bikin Batuk

08 - Freepik

Photo source: Freepik

Pernah nggak kalian memperhatikan minyak yang digunakan para pedagang kaki lima untuk membuat gorengan? Kalau minyaknya berwarna gelap dan cenderung hitam, sebaiknya batalkan niat kamu untuk membeli gorengan di tempat tersebut.

Minyak yang sudah dipakai berkali-kali tidak hanya akan menyebabkan penyakit kronis dalam jangka panjang. Kita juga bisa mengalami efek samping jangka pendek, seperti batuk-batuk. Pada minyak yang sudah dipakai berulang kali tersebut ada zat bernama akrolein yang bisa membuat tenggorokan radang.

Saat meradang, kita akan secara otomatis batuk-batuk karena hal tersebut adalah reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan zat atau senyawa berbahaya yang ada di tenggorokan.

8. Asam Lambung Naik

09 - Freepik

Photo source: Freepik

Buat yang pernah mengalami masalah pencernaan, seperti refluks, GERD, atau heartburn, jauhilah gorengan sebisa mungkin. Makanan yang berminyak akan membuat esofagus bagian bawah mengendur. Pada kondisi ini, asam lambung bisa naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa terbakar atau mual.

9. Gorengan Berplastik Bisa Memicu Kanker

10 - Pixabay

Photo source: Pixabay

Kalian pasti sudah tahu mengenai desas desus tentang gorengan yang dicampur plastik, bukan? Gorengan berplastik ini penampilannya sangat cantik, warnanya mengkilap, dan saat digigit teksturnya sangat renyah.

Tapi jangan salah, gorengan seperti ini sangat berbahaya untuk tubuh. Senyawa plastik yang ada di dalamnya sangat sulit dicerna tubuh. Konsumsi makanan ini dalam jangka panjang juga akan memicu kanker pada tubuh.

Bagaimana? Cukup mengerikan bukan efek dari terlalu banyak makan gorengan. Kalau memang lagi ngidam, lebih baik bikin sendiri saja dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas dan minyak yang masih layak makan.

Jangan sampai kita tergoda dengan kenikmatan gorengan kaki lima sehingga tidak memikirkan dampak negatifnya buat tubuh. Sesekali tentu boleh dengan porsi yang sedikit, tapi kalian harus tahu batasannya sendiri ya!

Photo source: Pixabay

Related Articles

Connect with Nibble