Foodies Guide To F&B Industry

Jangan Asal Saat Makan Sushi, Ini Caranya Yang Benar!

December 9, 20157 min readTips & Tricks

 

Photo Source: saisushi.com

Restoran  sushi di Jakarta sekarang sudah makin menjamur, mulai dari chain sushi restoran yang terkenal sampai warung sushi kaki lima yang nggak kalah banyak penggemarnya. Itu semua karena makan sushi udah jadi satu lifestyle tersendiri buat berbagai kalangan. Kamu pastinya juga udah bolak balik makan sushi kan? Tapi apa kamu yakin kalau selama ini kamu sudah makan sushi dengan cara yang benar?

Yup, makan sushi nggak boleh asal, soalnya ada aturannya. Mungkin kalau di Indonesia kamu makan dengan cara apapun nggak ada yang peduli. Tapi kalau kamu traveling ke Jepang, caramu makan sushi ini big deal banget. Jadi daripada kamu malu-maluin pas makan sushi, yuk baca cara makan sushi yang benar berikut ini.

 

Cara Memesan Sushi

1. Kenali jenis-jenis sushi.

Sebelum kamu makan di restoran sushi, nggak ada salahnya kalau kamu menambah pengetahuanmu seputar jenis sushi biar nggak clueless saat memesan sushi. Ini dia 4 jenis sushi yang paling banyak ditemui di restoran sushi Jakarta:

-       Maki: Ini sushi yang digulung dan dilapisi nori (rumput laut) di bagian luarnya. Maki sushi ini terbuat dari nasi, daging ikan, dan sayuran.

Photo Source: house-sushi.com

 

-       Nigiri: Sushi jenis ini terdiri dari nasi yang dibentuk oval dan di atasnya ditutupi oleh potongan daging ikan atau seafood lainnya.

Photo Source: shogunsushiteriya.com

 

-       Sashimi: Yang ini berupa daging ikan mentah tanpa nasi. Kalau pake nasi, maka disebutnya sushi.

Photo Source: bbcgoodfood.com

 

-       Chirashi: Chirashi berupa satu mangkok nasi sushi yang diatasnya bertaburkan daging ikan mentah atau sashimi

Photo Source: commons.wikimedia.com

 

-       Fusion sushi: Nah, jenis ini yang paling banyak ditemui di restoran sushi di luar Jepang. Ini adalah bentuk sushi yang dimodifikasi sesuai lidah orang barat, khususnya Amerika. Biasanya ditambahkan bahan-bahan yang nggak ada di restoran tradisional Jepang, seperti alpukat, foie gras, dan lainnya.

Photo source: gastronomy-aficionado.com

 

2. Aturan penting kalau duduk di sushi bar.

Beberapa restoran sushi di Jakarta punya sushi bar, dan kalau kamu duduk di area tersebut, kamu bisa berhadapan langsung dengan sushi chef a.k.a. itamae. Nah, memesan makanan di sushi bar ada aturannya nih:

-       Kamu bisa memesan sushi langsung ke itamae, tapi buat minuman, sup, dan sashimi, pesanlah ke waiter atau waitress.

-       Nggak ada salahnya buat minta rekomendasi sushi ke itamae, tapi jangan pernah nanya “apa sushi ini fresh atau tidak?” karena itu tidak sopan.

-       Nggak usah jaim kalau kamu tidak suka wasabi, langsung aja bilang ke itamae kalau kamu tidak mau sushi-mu ditambahkan wasabi. Itu nggak akan menyakiti hati mereka kok.

 

3.  Pastikan bahan pelengkap sushi sudah tersedia lengkap

Ada beberapa bahan tambahan yang disajikan di restoran sushi dan itu semua bikin cita rasa sushi yang kamu makan makin nendang.

-       Wasabi: Pasti udah tau ini dong? Bentuknya yang seperti pasta berwarna hijau ini memberi rasa pedas di sushi-mu. Di dalam wasabi ada anti bakteri yang bisa menghilangkan racun pada ikan mentah.

Photo source: wired.com

 

-       Gari (acar jahe): Warnanya pink muda, permukaannya licin, dan rasanya manis campur pedas. Gunanya untuk mencegah keracunan ikan mentah dan menetralkan rasa di lidah setelah makan sushi.

Photo source: livestrong.com

 

-       Shoyu (kecap asin): Ada dua macam shoyu yang biasanya disajikan. Pertama bertekstur cair dan memiliki rasa asin yang kuat. Kedua, teksturnya kental dan rasanya lebih manis.

Photo source: cocina.linio.com.mx

 

-       Shichimi: Ini berupa bubuk cabai kering. Selain cabai, di dalam bubuk ini ada 7 bahan kering lainnya, seperti kulit jeruk, wijen, bubuk jahe, bubuk nori, dan sebagainya. Biasanya shichimi ini dicampurkan ke atas shoyu.

Photo source: openacademia.org

 

-       Gobo: Tidak banyak restoran sushi di Jakarta yang juga menyediakan ini. Gobo bisa dibilang seperti saladnya orang Jepang. Terdiri dari parutan lobak Jepang yang direndam dengan cuka atau disajikan segar.

Photo Source: justonecookbook.com

 

Cara Makan Sushi

1. Pakai sumpit atau tangan?

Dua-duanya nggak masalah. Tapi kalau makan sashimi harus pakai sumpit ya!

 

2. Aturan makan sushi pakai sumpit

Kalau kamu memilih makan semua sushi-mu pakai sumpit, perhatikan ini:

-       Jangan menggosok-gosokkan kedua sumpit agar serpihan kayu hilang karena itu dianggap tidak sopan.

-       Jangan menusuk sushi dengan sumpit atau menancapkan sumpit di mangkok nasi.

-       Kalau belum selesai makan, kamu bisa mengistirahatkan sumpit-mu di has-hi oki (bentuknya seperti keramik) atau di atas cawan shoyu.

-       Gunakan sumpit bagian atas (yang tidak terkena mulut) untuk mengambil sushi dari sharing plater.

-       Jangan menggunakan sumpit untuk memberikan sushi ke orang lain.

 

3. Aturan menggunakan shoyu

Kalau kamu mau memperkaya rasa sushi-mu dengan shoyu, baca dulu poin-poin ini:

-       Saat makan nigiri, yang dicelupkan ke shoyu adalah bagian ikannya, bukan nasinya. Kalau yang dicelupkan adalah bagian nasinya, bisa-bisa nasi di nigiri jatuh ke piring shoyu. Dan cara memakan nigiri-nya adalah dengan membaliknya, bagian daging ikan di bawah dan nasi di atas.

Photo source: buzzfeed.com

 

-       Sedangkan kalau makan maki sushi, jangan terlalu lama mencelupkan nori ke shoyu, karena bisa-bisa nori dan nasi mu akan lembek serta rasanya akan menjadi sangat asin atau sangat manis. Sehingga cita rasa sushi yang asli hilang.

-       Jangan mencampur wasabi ke shoyu karena akan menghancurkan rasa. Kalau mau pakai wasabi, langsung letakkan di atas sushi.

 

4. Santap sushi segera dalam satu gigitan

Begitu sushi pesananmu disajikan, santaplah dengan segera dan jangan biarkan mendingin. Sebab kalau tidak cepat dimakan, sushi akan lembab, dan nori akan lembek. Berhubung sushi didesign untuk dimakan dalam satu suapan, jadi langsung makan satu potong sushi dan tidak perlu digigit atau dibelah jadi dua lagi. Kalau kamu melakukan ini, nasi dan ikan di sushi akan berantakan dan tidak bisa dimakan lagi.

 

5. Jangan makan acar jahe berbarengan dengan sushi

Tujuan acar jahe jadi bahan pelengkap sushi adalah untuk menetralkan rasa di lidah. Jadi makanlah jahe saat kamu akan mengganti jenis sushi yang kamu makan. Misalnya setelah selesai menyantap maki sushi, kamu mau mencicipi nigiri. Nah, sebelum makan nigiri, makanlah jahe terlebih dahulu agar lidahmu netral lagi dan bisa mencicipi rasa nigiri dengan maksimal. Acar jahe juga bisa dimakan setelah kamu selesai menyantap semua sushi agar mulut terasa segar.

 

6. Sake, greentea, atau minuman soda?

Minuman apa ya yang cocok dengan sushi? Ini panduannya:

-       Well, sake biasanya cocok diminum sebelum dan sesudah makan sashimi. Tapi kurang cocok untuk menemanimu makan maki sushi atau nigiri karena sama-sama terbuat dari beras.

-       Greentea atau ocha jadi minuman yang paling cocok untuk menemanimu makan sushi.

-       Sebaiknya hindari minuman bersoda atau minuman lain yang rasanya terlalu kuat karena akan menghilangkan rasa sushi yang sebenarnya.

 

Setelah selesai makan sushi

1. Kalau makan di sushi bar…

Jangan lupa bilang terima kasih langsung ke itamae ya. Kalau mau memberi itamae tip, letakkan di wadah khusus yang biasanya disediakan karena itamae tidak akan memegang uang sebab mereka bersentuhan langsung dengan makanan.

 

2. Sisakan makanan di piringmu

Meskipun sushi yang kamu santap sangat enak, jangan biarkan piringmu kosong melompong setelah selesai makan. Ini secara tidak langsung menandakan kalau itamae tidak memberimu makanan yang cukup. Jadi sisakan paling tidak satu potong sushi sisa di piringmu.

 

Nah, itu dia aturan makan sushi yang benar, tapi ada satu aturan lagi yang lebih penting daripada aturan-aturan di atas: nikmati setiap gigitan sushi-mu dengan maksimal. Jadi nggak perlu takut salah dan merasa terbebani dengan rule yang ada saat makan sushi. Enjoy every single bite of your sushi! So, siapa yang tiba-tiba laper dan pengen makan sushi setelah baca artikel ini? Cari gerai sushi terdekat dan terenak di Nibble yuk sekarang! Klik di sini untuk info lebih lanjut.

 

 

Related Articles

Connect with Nibble