Foodies Guide To F&B Industry

Jenis Makanan Sahabat Pelaku Diet Keto

July 22, 20195 min readHealthy Foodie

Di dunia perdietan, diet yang berfokus pada makanan rendah karbohidrat dan tinggi protein selalu mencuri perhatian. Tidak terkecuali untuk diet keto yang belakangan ini sangat akrab di telinga masyarakat.

Apakah Diet Keto Itu?

01-Pixabay

Photo source: Pixabay

Awalnya diet keto ini dirancang oleh Dr. Russell Wilder di tahun 1923 untuk keperluan pengobatan penyakit epilepsi. Tak disangka, pola makan ini ternyata memiliki manfaat kesehatan dan aman dilakukan untuk mengurangi berat badan berlebih tanpa kita harus tersiksa karena kelaparan.

Buat kalian yang masih belum familiar, diet keto ini merupakan pola makan rendah karbohidrat, namun tinggi lemak. Kalian mungkin ada yang bingung, kenapa banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak justru bisa membantu kita menurunkan berat badan?

Ternyata, dengan banyak mengonsumsi lemak, kita jadi tidak mudah lapar dan tidak bernafsu untuk ngemil. Itulah kenapa banyak orang yang tertarik mencoba karena merasa tidak perlu menderita untuk bisa menjaga berat badan.

Makanan yang Cocok untuk Diet Keto

Saat menjalankan diet keto, pola makan kita harus terdiri dari 75% lemak, 20% protein, dan 5% karbohidrat. Jadi buat kalian yang tidak bisa lepas dari nasi setiap hari sepertinya harus berjuang keras untuk menyesuaikan diri dengan pola makan yang baru. Lalu, apa saja yang boleh kita makan saat menjalankan diet keto?

Daging Merah dan Unggas

03-Pixabay

Photo source: Pixabay

Banyak orang yang tertarik menjalani diet keto karena menu utama dari pola makan ini adalah daging merah dan unggas. Daging dan unggas yang segar memang tidak mengandung karbohidrat sama sekali.

Kandungan vitamin B, potasium, selenium, dan zincnya juga sangat kaya. Belum lagi melimpahnya kandungan protein di dalamnya yang berfungsi untuk menjaga massa otot kita selama menjalani diet rendah karbohidrat.

Agar hasilnya program diet keto makin maksimal, sebaiknya kita memilih daging dari hewan yang diberi pakan rumput. Hal ini karena hewan-hewan yang hanya memakan rumput saja semasa hidupnya akan menghasilkan daging dengan kandungan omega 3, antioksidan, dan asam linoleat konjugasi yang lebih tinggi.

Seafood

04-Pixabay

Photo source: Pixabay

Seafood merupakan sahabat untuk pelaku diet keto. Ikan seperti salmon mengandung banyak vitamin B, potasium, selenium, dan tidak mengandung karbohidrat sama sekali. Tapi penggemar seafood harus memperhatikan karbohidrat yang terkandung dalam makanan laut bercangkang.

Shrimp dan kepiting memang tidak mengandung karbohidrat sama sekali, tapi tidak begitu dengan seafood bercangkang lainnya.

Selain bisa menurunkan berat badan, kita juga bisa menikmati sisi positif lain dari seafood. Konon katanya, ikan berlemak tinggi, seperti salmon, sarden, mackerel, dan sebagainya memiliki kandungan omega 3 yang tinggi. Ini sangat bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit kronis dan juga meningkatkan kesehatan mental.

Sayuran Rendah Karbohidrat

05-Pixabay

Photo source: Pixabay

Kita harus membatasi jenis sayuran yang dikonsumsi saat melakukan diet keto. Para ahli diet keto sangat merekomendasikan sayuran yang tidak mengandung zat tepung, rendah kalori, tidak berkarbohidrat, tapi kaya nutrisi, vitamin, dan mineral.

Jadi hindari sayuran seperti kentang, ubi, dan juga bit. Gantilah dengan bunga kol, zucchini, kale, brokoli yang rendah karbohidrat.

Keju

06-Pixabay

Photo source: Pixabay

Keju tidak hanya lezat saat disantap, tapi juga bernutrisi untuk kita. Ada banyak sekali jenis keju yang beredar di pasaran. Kabar baiknya, kita tidak perlu pusing memilih keju mana yang terbaik karena sebagian besar keju biasanya mengandung karbohidrat yang sangat rendah, tapi tinggi lemak.

Biarpun keju terkenal memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi, belum ada penelitian yang menunjukkan kalau kandungan tersebut bisa mengakibatkan penyakit jantung. Sebaliknya, saat kita mengonsumsi keju, kita bisa terlindung dari risiko penyakit jantung.

Selain itu, keju juga mengandung asam linoleat konjugasi (CLA) yang membantu kita menambah massa otot dan mengurangi lemak.

Telur

07-Pixabay

Photo source: Pixabay

Tahukah kamu, dalam satu butir telur terkandung 1 gram karbohidrat, dan kurang dari 6 gram protein? Itulah kenapa telur sering disebut sebagai menu paling cocok untuk diet keto. Ada pula penelitian yang menyatakan kalau telur bisa memicu hormon yang membuat kita merasa lebih kenyang dan mampu menjaga gula darah kita tetap stabil.

Jangan sisakan bagian kuning telur saat menjalani diet keto. Nutrisi dalam kuning telur justru paling banyak ditemukan daripada di putih telur. Meskipun kuning telur memiliki kandungan kolestrol yang tinggi, kadar kolesterol sebagian besar orang tidak serta merta meningkat setelah mengonsumsinya.

Alpukat

08-Pixabay

Photo source: Pixabay

Buah merupakan makanan terlarang untuk dikonsumsi selama diet keto karena sebagian besar buah tinggi gula dan karbohidrat. Namun, tidaklah demikian untuk buah alpukat. Alpukat mengandung 15 gram lemak sehat. Alpukat juga dipercaya bisa memperbaiki kadar kolesterol dan trigliserida yang membuat tubuh lebih sehat.

Minyak Zaitun

09-Pixabay

Photo source: Pixabay

Bukan rahasia lagi, minyak zaitun memiliki segudang manfaat kesehatan untuk tubuh kita. Minyak zaitun mengandung asam oleat dan lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, jika kita mengonsumsi minyak zaitun dalam bentuk extra-virgin, tubuh kita akan menerima kebaikan fenol yang terkandung di dalamnya. Menurut banyak penelitian, senyawa ini melindungi kesehatan jantung, mampu mengurangi peradangan dalam tubuh, dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Tak perlu khawatir akan kandungan karbohidrat, minyak zaitun merupakan sumber lemak murni dan cocok sebagai dressing salad. Tapi ingat, saat ingin memasak dengan minyak zaitun, pastikan untuk memanaskannya dengan api kecil saja atau langsung tambahkan ke makanan setelah matang.

Mie Shirataki

010-Pixabay

Photo source: Pixabay

Banyak pelaku diet keto yang juga memanfaatkan mie shirataki sebagai pengganti karbohidrat. Kandungan utama dari shirataki adalah air. Jumlah karbohidratnya sangat rendah, hanya 1 gram saja. Mie ini dibuat dari glukomanan yang membentuk semacam gel.

Gel ini kemudian akan memperlambat gerakan makanan masuk ke dalam perut sehingga dapat menekan rasa lapar. Serunya lagi, mie shirataki kini tak hanya bisa ditemukan dalam bentuk mie saja, tapi juga dalam bentuk nasi, fettuccine, atau linguine yang bisa dijadikan pengganti mie.

Makin tergoda untuk melakukan diet keto? Jangan lupa untuk memasukkan makanan-makanan di atas ke dalam menu harian kalian, ya. Semoga berhasil menurunkan berat badan!

Cover photo source: Pixabay

Related Articles

Connect with Nibble