Foodies Guide To F&B Industry

Kolak, Si Jagoan di Bulan Ramadan

May 9, 20193 min readInside Stories

Banyak sekali jenis kuliner musiman yang selalu menjadi bintang selama bulan Ramadan. Salah satu kuliner asli Indonesia yang biasa jadi tokoh utama di bulan puasa adalah kolak. Saking meresapnya karakter kolak ke dalam bulan Ramadan, hingga membuat makanan ini akan sangat sulit ditemukan di bulan-bulan biasa.

Statusnya yang selalu didekatkan dengan sejarah penyebaran Islam di masa lampau juga menjadi salah satu alasan kenapa kuliner ini sangat berkaitan dengan bulan Ramadan.

Sejarah Kolak yang Masih Kabur

Secara nasional disepakati bahwa makanan ini bermula dari Jawa Barat. Bisa dilihat dari bahan paling basic yang tentunya adalah buah pisang, buah tropis yang memang sangat mudah ditemukan di Indonesia.

Namun, banyak juga yang percaya bahwa kolak adalah makanan yang dibawa penyebar Islam dari Timur Tengah. Hal ini juga bisa ada benarnya karena memang variasinya tak hanya ditemukan di Indonesia. Di Malaysia makanan ini disebut gula melaka dan di Filipina mereka dinamai binignit.

kolak

Saudara dekat kolak di  Filipina bernama binignit

Secara komposisi mungkin beragam, namun jenis-jenis kolak di Asia Tenggara sering sepakat menggunakan santan dan buah pisang sebagai bagian dari bahan utama. Bahan-bahan lainnya yang juga populer ditemukan sebagai isian antara lain kolang-kaling, ubi, pacar cina, labu, singkong, hingga buah apel.

Karena memiliki struktur bahan yang sederhana, di mana aneka campuran isi hanya direbus dengan santan dan gula aren membuat kuliner manis ini masuk ke dalam kelompok kudapan. Bisa mengenyangkan namun fungsi dasarnya hanya sebagai side dish.

Cara membuatnya yang mudah serta statusnya sebagai kudapan maka kolak menjadi sangat cocok sebagai menu berbuka puasa. Kandungan gulanya yang dominan juga berfungsi maksimal untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Dari sini kita bisa melihat banyak alasan kenapa kudapan ini tak pernah kehilangan penggemarnya selama Ramadan.

Tak hanya Jagoan di Pulau Jawa

Sangat dikenal di Jawa bukan berarti tidak punya nama di belahan-belahan lain nusantara. Beberapa jenis variasi kolak daerah bahkan cenderung memiliki komposisi bahan yang lebih rumit dengan rasa yang tentunya lebih unik.

Keadaan yang membuat sajian kuliner nusantara sangat beragam ini tentu banyak disumbangkan dari kemampuan masyarakat Indonesia mengadopsi makanan dari luar daerah lalu diadaptasikan dengan ciri khas masing-masing. Tak terkecuali dengan kudapan ini, beberapa daerah di luar Jawa pun akhirnya memiliki versi mereka sendiri soal kolak.

bulukat

Bulukat kuah tuhe

Aceh misalnya, mereka memiliki versi unik yang bernama bulukat kuah tuhe. Berbahan dasar pisang raja dan buah nangka yang direbus dalam kuah santan dengan tambahan daun pandan. Uniknya, bulukat kuah tuhe ini biasa disajikan dengan ketan sebagai teman makannya.

Lalu ada Kota Medan yang juga memiliki versi unik dari kolak yakni es kolding, sebuah singkatan untuk es kolak dingin. Pisang tetap menjadi tema utama untuk es kolding namun yang menjadi pembeda utamanya adalah isian tapai ketan hitam, roti tawar dan tentunya cara penyajiannya yang harus dengan es batu, dingin.

The Recipe

Terlepas dari semua latar belakang kudapan manis ini, bagi Nibbler yang tertarik untuk mengetahui seperti apa cara membuatnya, this pretty simple, bahkan untuk kalian-kalian yang belum pernah memasak. Berikut ini resep sang jagoan:

Bahan Dasar:

  • Air 1 liter
  • Pisang kepok 4 buah
  • Gula merah 1 potong
  • Daun pandan 2 lembar
  • Santan instan 65 ml
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya (optional)
  • Kolang-kaling/ubi/pacar cina/ (optional)

Cara membuatnya:

  • Rebus air hingga matang
  • Masukkan isian optional (kolang-kaling/ubi/pacar cina) serta daun pandan
  • Tunggu sampai hingga isian optional setengah matang
  • Masukkan gula merah
  • Masukkan pisang yang sudah dipotong-potong
  • Tambahkan garam dan gula pasir secukupnya (jika diperlukan)
  • Masukkan santan 65 ml dan aduk hingga merata sekitar 7-10 menit

Mudah bukan? Sekarang Nibbler bisa membuat kolak sendiri tanpa takut kehabisan saat hunting takjil menjelang waktu berbuka. Selamat mencoba!

Related Articles

Connect with Nibble