Foodies Guide To F&B Industry

Mencicipi Nasi Campur Indonesia di Jakarta

February 1, 20177 min readTips & Tricks

Di Indonesia, belum bisa dikatakan sudah makan jika belum menyantap nasi. Ungkapan tersebut sangat mendeskripsikan selera nusantara. Nasi menjadi makanan pokok di Indonesia. Tidak heran jika sebagian besar daerah di Indonesia punya masakan dengan bahan utama nasi.

Salah satu yang paling terkenal adalah Nasi Campur Indonesia. Menu ini jadi primadona di seluruh Indonesia karena jenisnya sangat variatif. Setiap daerah punya sajian Nasi Campur yang cita rasanya berbeda antara satu dengan yang lain. Hal ini dikarenakan sepiring nasi pada menu ini disajikan dengan lauk pauk khas masing-masing daerah. Jadi apa yang akan kamu temukan pada sepiring Nasi Campur khas Bali tentu tidak sama dengan Nasi Campur khas Betawi

Di artikel kali ini, kita akan mengajak kamu mengenal 8 ragam Nasi Campur dari beberapa daerah di Indonesia. Daftar Nasi Campur berikut ini tentunya bisa ditemukan di Jakarta dan akan memuaskan selera para pecinta kuliner khas Indonesia.

1. Bali: Nasi Campur Bali

nasi-campur-indonesia-04

Photo source: @yuliulie

Nasi Campur adalah jenis makanan yang paling mudah ditemui di Bali dengan harga yang cukup terjangkau. Nasi Campur di daerah ini dikenal dengan sebutan Nasi Ayam. Lauk pauk yang menemani nasinya tidak terbatas pada Ayam saja. Di Bali ada banyak ragam lauk pauk yang disajikan dalam satu porsi Nasi Ayam. Ada suwiran ayam betutu, sambal matah, jukut sayuran atau urapan, suwiran ikan laut, dan tidak ketinggalan Sate Lilit yang terbuat dari bahan baku ikan segar. Tidak hanya warga setempat dan wisatawan lokal saja yang senang menikmati Nasi Ayam khas Bali, turis asing pun cukup antusias saat menyantap Nasi Campur Indonesia ini. Di Jakarta sendiri, satu tempat berikut ini bisa kamu andalkan untuk mencoba Nasi Campur khas Bali.

Nasi Campur Bali di Jakarta:

Smarapura

Jl. Tebet Timur Dalam 2 No. 43, Tebet, Jakarta 12820. Telp. (021) 83702402.

2. Solo: Nasi Langgi

nasi-campur-indonesia-05

Photo source: @gisellameiviana

Ada satu kuliner tradisional milik warga Solo yang masih belum banyak orang tahu, yaitu Nasi Langgi. Kepopulerannya memang tidak sedahsyat Selat Solo atau Nasi Liwet yang sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Namun, sesungguhnya Nasi Langgi tidak kalah enak dengan kedua menu tersebut. Satu hal yang membuat Nasi Langgi berbeda dari Nasi Campur Indonesia lainnya adalah nasi yang digunakan bukan nasi putih biasa. Nasinya terasa gurih karena dimasak dengan santan dan rempah khas Indonesia. Belum lagi lauk pauk yang mengisi sepiring Nasi Langgi begitu meriah. Kamu bisa menikmati empal daging, kering kentang balado, ayam goreng, irisan telur, dan juga serundeng kelapa. Rasanya sungguh menggugah selera apalagi disajikan dengan sambal dan lalap. Bagi penggemar Nasi Langgi, Dapur Solo adalah salah satu tujuan wajib yang harus didatangi saat di Jakarta.

Nasi Campur Solo di Jakarta:

Dapur Solo

- Jl. Matraman Raya, Matraman, Jakarta. Telp. (021) 29821966.

- Jl. Panglima Polim 1 No. 95, Melawai, Jakarta. Telp. (021) 7222311.

- Ruko Villa Melati Mas, Blok A1 No. 22 - 23, Jl. Raya Serpong, Serpong Utara, Tangerang. Telp. (021) 53150505.

3. Medan: Nasi Campur Chasiu

nasi-campur-indonesia-02

Photo source: Nibble - eatinjkt

Medan merupakan pintu gerbang provinsi Sumatera Utara. Tidak heran jika akhirnya terjadi kulturasi berbagai suku bangsa di kota ini. Kuliner di Medan pun semakin kaya. Jika suatu saat kamu berkesempatan berkunjung ke Medan, Nasi Campur Chasiu yang dipengaruhi oleh kuliner khas Chinese sungguh tidak boleh dilewatkan. Daya tarik utama dari Nasi Campur Indonesia ini adalah lauknya yang berupa perpaduan dari Chasiu Merah, Babi Panggang, dan babi madu crispy.

Hidangan ini begitu populer di Medan. Gurihnya daging babi sangat memanjakan lidah para pecinta kuliner. Jika memilih restoran yang tepat, kamu bisa menikmati kerupuk kulit babi yang begitu renyah di mulut. Berikut salah satu rekomendasi restoran yang menyediakan Nasi Campur khas Medan di Jakarta.

Nasi Campur Medan di Jakarta:

Atek

- Ruko Cordoba, Blok D No. 5, Bukit Golf Mediterania, Jl. Marina Indah Raya, Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Telp. (021) 28819333.

- Ruko Pasar Modern Paramount, Blok AA3 No. 47, Jl. Kelapa Dua Raya, Serpong, Tangerang. Telp. (021) 54202328.

- Jl. Taman Ratu Indah No. 32, Green Ville, Jakarta. Telp. 0818-0602-2444.

4. Yogyakarta: Nasi Gudeg

nasi-campur-indonesia-06

Photo source: @undergocap

Siapa yang tak kenal Gudeg, makanan khas asal Yogyakarta? Belum lengkap rasanya bagi pecinta kuliner yang sedang menjelajahi Yogyakarta kalau tidak menikmati hidangan hitam manis ini. Makanan tradisional yang terbuat dari Nangka Muda yang direbus selama beberapa jam bersama dengan gula kelapa serta santan terasa sangat unik. Jika dilihat sepintas saja, mungkin kamu tidak menyangka kalau rasanya manis. Disajikan dengan nasi putih, ayam, telur rebus, tahu tempe, dan sambal goreng krecek, hidangan Nasi Campur Indonesia ini merupakan pilihan yang tepat untuk disantap di siang atau malam hari.

Nasi Campur Jogja di Jakarta:

Gudeng Kandjeng

- Menara Bidakara, Lantai Lower Level, Jl. Gatot Subroto, Gatot Subroto, Jakarta. Telp. (021) 70882790.

- Jl. Hang Tuah 10 No. 10, Blok M, Jakarta. Telp. (021) 71594977.

- Rukan Grand Galaxy City, Blok N No. 23, Jl. Pulo Sirih Barat, Bekasi Selatan, Bekasi.

5. Surabaya: Nasi Campur Surabaya

nasi-campur-indonesia-07

Photo source: Nibble - meganfaustine

Surabaya sudah sejak lama menjadi pusat perhatian penggemar kuliner Indonesia. Di kota ini berbagai hidangan khas Jawa Timur bisa dicicipi, tidak terkecuali Nasi Campur khas Surabaya. Mampirlah ke Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan yang menyediakan beberapa menu lain selain Nasi Campur. Namun, menu Nasi Campur selalu jadi primadona. Saat diperhatikan menu ini terlihat seperti masakan rumahan. Nasi putih pulen hangat yang dilengkapi dengan ayam dan empal yang diolah menjadi semur, tahu bumbu kuning, tahu bumbu kecap, telur kecap, dan soun goreng ini bisa dijadikan pilihan untuk makan pagi atau siang. Ingat, restoran ini hanya buka sampai jam 4 sore. Kalau tidak berkesempatan mencoba di daerah asalnya, kamu bisa mencicipi Nasi Campur Indonesia ini di cabang Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan yang ada di Jakarta.

Nasi Campur Surabaya di Jakarta:

Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan

Jl. Boulevard Timur Raya, Blok NE1 No. 38A, Kelapa Gading, Jakarta. Telp. (021) 45866136.

6. Cirebon: Nasi Jamblang

nasi-campur-indonesia-08

Photo source: Nasi Kentjana

Kalau sudah pernah jalan-jalan ke Cirebon, pasti tidak asing lagi dengan Nasi Jamblang. Makanan ini sejatinya adalah menu khas Desa Jamblang. Konon Nasi Jamblang adalah makanan para buruh di zaman penjajahan Belanda. Tapi kini hidangan ini menjelma menjadi ikon kuliner kota Cirebon. Cara mengolahnya cukup menarik. Sebelum dibungkus dengan daun jati, nasinya diaduk dulu sambil didinginkan dengan kipas angin. Setelah dingin baru dibungkus dan disajikan dengan menu pelengkap, seperti tahu sayur, ikan asin, sate kentang, tempe, dan perkedel. Semuanya disajikan dingin, itulah kenapa Nasi Campur Indonesia ini bisa tahan sampai malam.

Nasi Campur Cirebon di Jakarta:

Nasi Jamblang Tulen

Jl. Tebet Raya No.76, RT.1/RW.6, Bukit Duri, Jakarta Selatan. Telp. (021) 99778300.

7. Jakarta: Nasi Ulam

nasi-campur-indonesia-09

Photo source: Nibble - ivanciptadi

Nasi Ulam adalah hidangan khas Betawi, terdiri dari nasi serta lauk pauk pelengkapnya. Menu ini punya dua pilihan cara penyajian, yaitu kering dan basah. Nasi Ulam Kering biasanya berisi serundeng, kacang tanah yang dihancurkan, daun kemangi, semur, ayam goreng, ikan pesmol, dan sebagainya. Sedangkan isi Nasi Ulam Basah ditambahi kuah semur yang manis dan gurih. Nasi Ulam kini mulai jarang ditemukan di Jakarta karena makin sedikit pembuatnya. Tapi kalau ingin mencoba Nasi Campur Indonesia ini, kamu bisa datang ke restoran berikut ini.

Nasi Campur Betawi di Jakarta:

Nasi Ulam Khas Betawi

Pulo Gadung Trade Center, Lantai 2, Food Court, Jl. Raya Bekasi, Pulo Gadung, Jakarta. Telp. (021) 94101946.

8. Kalimantan: Nasi Ayam Pontianak (Koi Peng)

nasi-campur-indonesia-03

Photo source: @kulinerjabodetabek

Tidak jauh berbeda dari Nasi Campur Chasiu khas Medan, Nasi Campur khas Kalimantan yang berasal dari Pontianak juga berlimpah dengan daging babi. Meski dinamakan Koi Peng yang secara harfiah artinya Nasi Ayam, menu nasi ini disajikan dengan jumlah daging babi yang lebih banyak dari daging ayamnya. Nasi Campur Indonesia ini secara tradisional berisi sosis babi atau lapcong, ayam kecap, babi kecap, telur kecap, babi panggang, babi merah, acar mentimun, dan sayur asin. Selain itu ada kuah kaldu kental yang disiram ke atas Nasi Ayam ini sebagai pelengkap. Kelezatan lauk pauk dan kuah kaldu sangat sempurna dan menggugah selera. Jika mencari Nasi Ayam Pontianak di Jakarta, ada satu tempat yang bisa kamu kunjungi untuk menikmati kuliner khas Kalimantan ini.

Nasi Campur Kalimantan di Jakarta:

Akwang

- Jl. Pademangan IV, Gang 22 No. 7, Gunung Sahari, Jakarta. Telp. (021) 64714861.

- Ruko Taman Palem Lestari, Blok B17 No. 15, Jl. Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta. Telp. (021) 68855897.

Siap mencoba beragam Nasi Campur Indonesia? Jika membutuhkan referensi Nasi Campur di Jakarta, kamu bisa menemukannya di Nibble. Klik di sini untuk informasi lengkap tentang Nibble.

Photo source: Nibble - filipusverdi

Related Articles

Connect with Nibble