Foodies Guide To F&B Industry

Meningkatkan Penjualan dengan Maksimalkan Table Turnover

February 22, 20196 min readReviews

Dalam industri kuliner, cara memaksimalkan table turnover menjadi salah satu hal yang sulit dikuasai, padahal ini bisa meningkatkan penjualan. Tidak banyak pemilik restoran yang mampu memaksimalkan table turnover. Di satu sisi Anda ingin pelanggan datang silih berganti, semua pelanggan yang datang dapat dilayani, dan pelanggan yang sudah selesai makan bisa langsung meninggalkan restoran, terutama saat restoran lagi ramai. Di sisi lain, Anda tidak ingin membuat pelanggan merasa diburu-buru untuk menyelesaikan sesi makannya dan merasa tidak dihargai.

Sebagian besar restoran casual memiliki goal untuk mengupayakan table turnover paling tidak terjadi sebanyak tiga kali di jam-jam makan malam atau satu kali setiap satu setengah jam. Hal ini mungkin terdengar sederhana, tapi ini sangat sulit dilakukan saat Anda harus berhadapan dengan pelanggan yang sangat betah untuk duduk di restoran biarpun semua makanan dan minumannya sudah habis dan tidak melakukan pembelian tambahan. Jenis pelanggan seperti ini tidak bisa mendukung upaya Anda dalam meningkatkan penjualan restoran, bahkan mereka bisa menurunkan laba yang seharusnya Anda peroleh.

Agar hal tersebut tidak terjadi, mari simak beberapa langkah yang bisa Anda gunakan untuk memaksimalkan table turnover di restoran.

Fine Dining VS Casual Dining

meningkatkan-penjualan-02

Sebelum Anda lebih jauh mencari tahu tips untuk meningkatkan penjualan dengan memaksimalkan table turnover, ada hal yang perlu Anda pertimbangkan terlebih dahulu. Jika Anda pemilik restoran casual yang berfokus pada tingkat table turnover yang tinggi, Anda bisa mengaplikasikan tips yang akan kita bahas. Sedangkan untuk restoran fine dining umumnya berfokus pada pengalaman pelanggan selama makan di restoran. Rasanya kurang tepat untuk mengaplikasikan tips ini di restoran fine dining. Meski begitu, pemilik restoran fine dining bisa memodifikasi tips berikut ini untuk memaksimalkan table turnover.

1. Pastikan Seating System di Restoran Sudah Terorganisir

meningkatkan-penjualan-03

Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan melalui table turnover adalah dengan memastikan seating system yang Anda miliki sudah terorganisir dengan baik. Agar ini bisa dilakukan, pastikan komunikasi antara  servers dan hosts di restoran berjalan dengan baik. Begitu server member billing ke pelanggan dan meminta staf lain untuk membersihkan meja, server harus segera memberi tahu host kalau sebentar lagi ada meja kosong yang bisa digunakan pelanggan. Ini akan mempermudah host untuk memanggil pelanggan yang tercatat di waiting list untuk bersiap-siap dan mengantarkan mereka tempat duduknya. Semakin cepat host mengantarkan pelanggan ke tempat duduknya, semakin sedikit pula waktu yang terbuang sia-sia saat meja dalam keadaan tidak terisi. Agar proses ini berjalan lebih cepat, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

  • Tulis nama pelanggan yang berada dalam antrean sehingga saat ada meja kosong, mereka bisa langsung segera menempati meja tersebut.
  • Tempatkan waiting area dekat dengan tempat berdirinya host sehingga mereka tidak kesulitan memanggil pelanggan sesuai dengan nomor antreannya.
  • Batasi reservasi meja hanya untuk pelanggan yang sudah datang ke restoran. Jadi Anda tidak perlu berurusan dengan pelanggan yang datang terlambat setelah melakukan reservasi melalui telepon.

2. Pastikan Staff Restoran Anda Bekerja dengan Sigap

meningkatkan-penjualan-04

Cara lain untuk meningkatkan penjualan melalui table turnover adalah dengan memastikan pelayan bekerja sesuai dengan sigap. Jika pelayan tidak sigap dan langsung menghampiri pelanggan yang memanggilnya, itu artinya tingkat table turnover akan semakin menurun. Selain itu, pelanggan yang harus menunggu pelayan datang saat mereka sudah sangat lapar juga akan memperburuk citra restoran Anda. Agar ini bisa berjalan dengan baik, Anda bisa melakukan beberapa strategi berikut ini:

  • Pastikan pelayan melayani pelanggan dengan cepat di menit pertama mereka menempati mejanya. Tanyakan pesanan minuman terlebih dahulu dan segera antarkan ke pelanggan.
  • Pelayan bisa bertanya kepada pelanggan apakah mereka pernah mengunjungi restoran ini sebelumnya. Jika belum pernah, pelayan bisa langsung merekomendasikan menu andalan.
  • Jika pelanggan datang dengan banyak teman atau keluarganya, sebaiknya tugaskan dua pelayan untuk melayani meja tersebut.
  • Bersihkan piring kotor saat pelanggan sudah menghabiskan makanannya. Ini akan lebih menghemat waktu dibanding jika piring kotor dibersihkan saat pelanggan sudah pergi.
  • Pastikan ada persediaan sendok dan garpu bersih sehingga setelah pelanggan pergi, meja bisa dibersihkan dengan segera.
  • Berikan bill sebelum pelanggan memintanya. Dengan memberikan bill saat pelanggan sedang menghabiskan makanan penutupnya, Anda tidak perlu menunggu mereka untuk meminta bill.
  • Jika pelanggan tidak meninggalkan mejanya segera setelah mereka membayar bill dan ada antrean panjang yang menunggu, tidak apa-apa jika Anda meminta mereka untuk meninggalkan restoran dengan sopan agar Anda bisa melayani pelanggan yang sudah menunggu.

3. Manfaatkan Teknologi

meningkatkan-penjualan-05

Proses membayar pesanan sebenarnya menjadi salah satu proses yang cukup panjang. Anda harus menunggu pelanggan untuk meminta bill, lalu pelayan harus ke kasir membawa uang cash atau kartu kredit yang disiapkan pelanggan, mencetak bill, dan mengembalikannya ke pelanggan. Proses ini akan menjadi semakin panjang jika mereka ingin menggunakan gift cards atau mereka ingin memisah billnya. Begitu bill sampai ke tangan pelanggan, mereka pun masih butuh waktu untuk mengobrol sebentar sampai akhirnya benar-benar meninggalkan meja.

Untuk memperpendek proses ini, Anda bisa berinvestasi untuk menyediakan sistem mobile POS. Dengan menggunakan teknologi ini, pelayan bisa membantu pelanggan melakukan pembayaran di meja mereka masing-masing, jadi tidak perlu bolak-balik ke kasir lagi.

4. Atur Tata Letak Meja dan Kursi di Restoran

meningkatkan-penjualan-06

Jika restoran Anda sangat kesulitan untuk meningkatkan penjualan melalui table turnover, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengatur tata letak meja dan kursi di restoran. Anda bisa menempatkan meja di bagian tengah restoran, jauh dari dinding. Ini akan membuat pelanggan untuk makan lebih cepat. Kenapa? Ini karena kondisi di bagian tengah restoran biasanya sangat ramai dan sibuk, jadi pelanggan akan makan lebih cepat. Selain itu, pelanggan biasanya akan cenderung makan lebih lama jika ruang makan dipisahkan dengan bilik. Ada baiknya juga untuk menempatkan pelanggan yang hanya datang berdua ke meja dan kursi yang memang buat dua orang.

Selain tata letak kursi dan meja, Anda bisa mengubah warna interior restoran dengan warna yang cerah dan nyala. Warna cerah, seperti merah, kuning, orange, dan hijau akan meningkatkan detak jantung dan tekanan darah seseorang. Secara tidak sadar, ini akan membuat mereka makan lebih cepat dan mereka bisa cepat pergi setelah menghabiskannya makanan. Ini membuat Anda sukses meningkatkan penjualan melalui table turnover. Tidak hanya cat dinding, Anda bisa menggunakan warna cerah di alat makan atau di ornamen pajangan restoran.

5. Ciptakan Buku Menu yang Ringkas

meningkatkan-penjualan-07

Banyak pemilik restoran yang merasa variasi makanan yang banyak sekali bisa memudahkan pelanggan dalam memilih makanan yang mereka suka. Padahal kenyataannya tidaklah seperti itu. Ketika seseorang diberikan banyak pilihan, mereka akan menghabiskan waktu lebih lama untuk memilih menu yang mereka suka. Oleh karena itu, sebaiknya tawarkan variasi menu yang tidak terlalu banyak. Jangan ragu-ragu untuk mengubah daftar menu setiap beberapa bulan sekali atau menambah menu spesial setiap minggu. Intinya, saat pelanggan semakin cepat menentukan apa yang dia pesan, akan semakin cepat pula pesanannya diantar. Sehingga waktu yang mereka habiskan di restoran semakin sedikit dan ini akan meningkatkan penjualan Anda karena table turnovernya cepat.

Tidak sulit bukan meningkatkan penjualan dengan memaksimalkan table turnover? Yuk segera aplikasikan dan pilih yang terbaik untuk restoran Anda.

Photo source: Unsplash

Related Articles

Connect with Nibble