Foodies Guide To F&B Industry

Merencanakan Manajemen Krisis untuk Restoran

March 12, 20195 min readReviews

Krisis merupakan masalah yang mengancam keberlangsungan sebuah bisnis. Itulah kenapa diperlukan manajemen krisis. Saat krisis terjadi, bisnis Anda bisa terancam gagal dan ini juga akan berpengaruh ke pelanggan Anda.

Tentunya, tidak ada pemilik bisnis yang mengharapkan terjadinya krisis, namun Anda perlu mempersiapkan diri dan memiliki rencana untuk mengatasi krisis secara efisien, serta memastikan bisnis Anda bisa berjalan dengan baik seperti sedia kala secepat mungkin setelah krisis terjadi. Salah satu cara untuk menyiapkan diri menghadapi krisis yang mungkin terjadi adalah membuat rencana manajemen krisis. Kami akan membahas lebih lanjut mengenai krisis yang mungkin terjadi dalam industri kuliner, alasan kenapa Anda butuh manajemen krisis, dan juga langkah-langkah yang Anda perlukan untuk mempersiapkan restoran Anda menghadapi krisis.

Jenis Krisis yang Terjadi di Industri Kuliner

manejemen-krisis-02

Ada berbagai peristiwa yang mungkin akan muncul dalam industri kuliner. Krisis terbesar biasanya datang dari para staff restoran yang tidak mampu melakukan tugasnya dengan tepat, tidak membersihkan dapur dengan baik, dan lain sebagainya. Berikut beberapa jenis krisis yang biasanya terjadi di restoran.

  • Ada suatu hal di makanan. Jenis krisis yang satu ini bisa berupa adanya helai rambut di makanan, ada kotoran yang tidak dibersihkan, atau mungkin ada binatang kecil yang tidak diinginkan masuk ke dalam makanan. Jenis krisis ini memang penting untuk ditangani, tapi biasanya efeknya tidak sebesar jenis krisis lain yang akan kita bahas berikutnya.
  • Keracunan makanan. Keracunan makanan merupakan masalah besar yang mungkin akan dihadapi para pemilik restoran. Apalagi jika peristiwa keracunan makanan ini terjadi pada beberapa pelanggan. Ini akan menimbulkan dampak besar bagi restoran Anda.
  • Mendapatkan hasil yang buruk dalam inspeksi kesehatan makanan di restoran. Biasanya hasil inspeksi akan disebarluaskan ke masyarakat. Ini artinya akan banyak pelanggan yang tidak lagi percaya pada restoran Anda.

Alasan Pentingnya Manajemen Krisis di Restoran

manejemen-krisis-03

Tentu tidak ada pemilik restoran yang ingin krisis terjadi di restoran mereka, tapi selama menjalani bisnis di industri kuliner, pasti akan ada kesalahan-kesalahan yang terjadi. Saat hal tersebut terjadi, Anda pasti ingin restoran Anda sudah siap untuk menghadapinya, itulah kenapa Anda perlu membuat manajemen krisis restoran agar Anda selalu siap mengendalikan situasi yang tidak diharapkan. Dengan mengendalikan situasi yang tak terkontrol ini, Anda bisa mengurangi dampak negatif yang mungkin akan terjadi pada restoran Anda.

6 Langkah Membuat Manajemen Krisis

Ada 6 langkah utama yang perlu Anda lakukan untuk mempersiapkan restoran Anda menghadapi krisis yang mungkin terjadi. Anda juga harus menginfokan manajemen krisis ini ke seluruh karyawan restoran Anda agar mereka tahu apa yang harus dilakukan saat krisis terjadi.

1. Bentuklah Tim Manajemen Krisis di Restoran

manejemen-krisis-04

Saat krisis terjadi, Anda harus sudah memiliki karyawan yang bisa dipercaya untuk menangani situasi tersebut. Itulah kenapa Anda harus membentuk tim manajemen krisis. Orang-orang yang termasuk dalam tim ini mencakup Anda sebagai pemilik restoran, manajer restoran, koki eksekutif, sous chef, atau karyawan tetap yang sudah bekerja lama di restoran Anda. Anda juga harus memilih satu orang sebagai juru bicara. Orang ini akan bertugas untuk menangani semua hal yang berkaitan dengan komunikasi. Sehingga saat krisis terjadi, restoran Anda punya isi pesan yang selalu sama dan konsisten saat disampaikan.

2. Buatlah Sistem Pesan Internal

manejemen-krisis-05

Saat krisis terjadi di restoran, Anda harus memastikan kalau semua orang yang bekerja di restoran Anda memiliki pemahaman yang sama. Agar semua orang up-to-date dengan berita-berita terkini terkait dengan restoran, buatlah sistem pesan yang bisa diakses oleh seluruh karyawan Anda. Untuk itu, Anda perlu mencatat seluruh nomor telepon dan email karyawan agar jika ada sesuatu terjadi, Anda bisa mengirim beritanya ke semua karyawan dengan mudah.

3. Jadilah Pihak yang Selalu Tahu Mengenai Masalah Krisis yang Sedang Terjadi

manejemen-krisis-06

Saat berbicara mengenai manajemen krisis, Anda harus menjadi pihak yang proaktif, bukan reaktif. Anda harus menjadi pihak utama dalam masalah ini. Pastikan jika ada berita apapun mengenai krisis ini, tim manajemen krisis Anda harus menjadi pihak pertama yang menyampaikan hal tersebut ke masyarakat, bukan pihak luar. Anda bisa melakukan ini dengan mempublikasikan berita ini di social media. Jadi saat krisis terjadi, pastikan tim manajemen krisis Anda mengetahui berita-berita terbaru tentang masalah ini.

4. Jujur

manejemen-krisis-07

Salah satu aspek yang terpenting dalam manajemen krisis adalah tampil jujur di hadapan pelanggan Anda. Jika Anda membuat kesalahan, Anda harus mengakui kesalahan tersebut. Hal ini mungkin akan membuat citra restoran Anda menjadi buruk, tapi pelanggan akan menghargai kejujuran Anda. Selain itu, jika Anda mencoba untuk menipu pelanggan Anda dan kebenaran ini terungkap, hal ini justru akan membawa dampak yang lebih buruk untuk restoran Anda.

Salah satu kasus misalnya, saat restoran Anda mendapatkan hasil nilai yang buruk dalam inspeksi kesehatan makanan di restoran, Anda harus menerimanya dan jujurlah kepada stakeholders dan pelanggan. Setelah itu, Anda bisa melakukan langkah berikutnya.

5. Minta Maaf dan Rencanakan Hal-Hal yang Bisa Dilakukan untuk Memperbaiki Masalah Tersebut

manejemen-krisis-08

Setelah Anda menjelaskan permasalahan yang restoran Anda hadapi secara jujur dan menyeluruh kepada stakeholders dan pelanggan, Anda bisa meminta maaf dan menjelaskan langkah yang akan Anda ambil untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Sebagai contoh, jika restoran Anda menjadi sumber yang membuat banyak pelanggan mengalami keracunan makanan, Anda harus menunjukkan permintaan maaf ke pelanggan Anda, serta memberitahukan mereka kalau Anda sudah mengetahui sumber masalah yang membuat banyak orang keracunan dan membuang sumber masalah tersebut. Meminta maaf memang penting, tapi yang lebih penting lagi adalah menunjukkan kepada para pelanggan bahwa Anda sudah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki masalah agar Anda bisa mendapatkan kepercayaan pelanggan lagi.

6. Tetap Tenang

manejemen-krisis-09

Meskipun ini merupakan langkah terakhir, tapi ini harus Anda lakukan sepanjang krisis terjadi. Banyak pemilik restoran yang menganggap krisis sebagai masalah pribadi, tapi ingat kalau Anda harus terus bersikap tenang dan berpikir rasional untuk menangani krisis. Jika Anda bersikap tidak rasional, krisis yang terjadi akan semakin buruk dampaknya. Selain itu, dengan bersikap tenang, Anda bisa memikirkan baik-baik tentang tindakan yang akan Anda lakukan. Pastikan juga Anda bersikap secara konsisten saat melakukan sesuatu atau saat merespon sesuatu.

Tidak ada yang berharap krisis terjadi di restoran Anda, tapi sangatlah penting untuk menyiapkan manajemen krisis agar Anda dapat bereaksi dengan cepat dan tepat saat krisis terjadi. Dengan mengikuti 6 langkah di atas, ini bisa memastikan bisnis Anda bisa pulih dari krisis secepat mungkin.

Photos source: Pexels

Related Articles

Connect with Nibble