Foodies Guide To F&B Industry

Metode Food Pairing untuk Minuman Beralkohol

July 3, 20194 min readTips & Tricks

Dengan begitu banyaknya jenis minuman beralkohol, mungkin kalian pernah mengalami kebingungan untuk menentukan food pairing untuk restoran atau bar kalian.

Hal ini wajib dipikirkan dengan matang karena saat kalian mampu menciptakan food pairing untuk minuman beralkohol, itu akan membawa keuntungan besar untuk restoran. Daripada membuat food pairing untuk setiap jenis minuman beralkohol, lebih baik kita belajar untuk mencocokkan rasa makanan yang terdapat di menu dengan jenis bir yang cocok untuk rasa tersebut.

Bila kalian masih bingung mendeskripsikan rasa bir, serta tidak tahu harus memulai food pairing dari mana, kami akan menjelaskannya di dalam artikel ini.

Mendeskripsikan Rasa Bir

minuman-beralkohol-02

Saat mendeskripsikan rasa bir, ada beberapa kata yang selalu muncul. Berikut beberapa kata yang sering digunakan orang-orang untuk menggambarkan rasa bir yang mereka minum.

  • Hops: Banyak orang yang menggunakan kata “hoppiness” untuk menggambarkan seberapa pahit bir yang mereka minum. Tapi tidak semua hoppy beer itu pahit. Rasa dari hoppy beer itu tergantung pada kapan “hops” ditambahkan saat dalam proses brewing. Semakin cepat “hops” ditambahkan, semakin pahit rasa yang dihasilkan. “Hops” sendiri memiliki rasa dan aroma yang bisa meningkatkan sensasi flowery dan fruity dalam bir.
  • Bitter: Bitter merupakan rasa yang sering ditemukan dalam banyak jenis bir. Kadar kepahitan setiap bir sangat bervariasi. Banyak produsen bir yang menilai seberapa pahit bir dari nomor IBU. IBU merupakan singkatan dari International Bitterness Units. Semakin tinggi nilai IBU, semakin kuat rasa pahitnya.
  • Malt: Malt berasal dari barley grain dan biasanya dipanggang dulu sebelum ditambahkan ke dalam bir. Barley yang sudah dipanggang tersebut memberi rasa pedas dan menambah aroma toasty. Selama proses pemanggangan, kandungan gula dalam barley akan menghasilkan rasa karamel yang sedikit manis.
  • Dark: Dark juga bisa menggambarkan bagaimana rasa bir. Bir hitam yang dibuat dari gandum malt yang dipanggang biasanya memiliki warna gelap. Bir berwarna gelap biasanya dipanggang lebih lama daripada malty beer pada umumnya, dan menghasilkan rasa yang lebih kaya dan lebih berat. Rasa malt yang nutty dan karamelnya berubah menjadi rasa coklat dan kopi jika dipanggang lebih lama.
  • Light: Light beer biasanya memiliki rasa yang clean dan segar. Biasanya light beer tidak memiliki cita rasa yang kuat atau tidak terlalu pahit. Sebagian besar light beer memiliki kadar alkohol yang rendah.

4 Step Tentukan Pairing untuk Minuman Beralkohol

minuman-beralkohol-03

Tidak ada peraturan keras saat kita ingin memadukan makanan dan minuman beralkohol. Namun, jika kalian ingin memanfaatkan bir dengan maksimal dan meningkatkan cita rasa makanan dari menu restoran, cobalah untuk mengingat selalu 4 langkah berikut ini:

  1. Contrast: Untuk membuat food pairing berdasarkan kontras, kalian bisa memilih minuman beralkohol dengan rasa yang kuat, dominan, seperti alkohol yang terasa manis, kaya, atau oily. Lalu padukan dengan makanan yang punya rasa berbeda dan tidak dapat terkalahkan oleh rasa birnya.
  2. Complement: Membuat food pairing antara makanan dan bir yang rasanya saling melengkapi merupakan cara termudah yang bisa digunakan. Padukan makanan yang terasa kaya dengan bir yang terasa heavy, seperti stout atau porters. Padukan salad dan menu ikan yang terasa ringan dengan light beer. Kalian juga bisa memadukan wheat beer dengan dessert, seperti buah atau tart.
  3. Cleanse: Kalian juga bisa menggunakan bir sebagai “pembersih” mulut. Jenis bir ini sangat ideal untuk makanan berat yang punya rasa kuat, seperti makanan India yang pedas atau makanan yang berlemak. Misalnya, kita bisa menggunakan light beer yang terasa segar untuk “membersihkan” after taste setelah melahap Korean fried chicken. Atau sebaliknya, kita bisa memadukan makanan berlemak, seperti french fries untuk membantu lidah beristirahat dari rasa pahit IPA bir.
  4. Hindari Cita Rasa yang Mendominasi: Saat menciptakan food pairing, kalian harus tahu tingkat cita rasa makanan dan bir yang dipilih. Banyak medium dan dark beer yang punya rasa kuat dan bisa mendominasi segala jenis makanan. Misalnya, hindari memadukan salmon dengan Guinness beer karena rasa dari bir akan mendominasi rasa ikan.

Tentukan Food Pairing Berdasarkan Jenis Bir

minuman-beralkohol-04

Jenis bir sangat beragam, baik dalam warna, kandungan alkohol, dan rasa. Jadi jika kalian ingin menciptakan food pairing yang tak terlupakan, kalian harus mengerti style seperti apa yang bir kalian miliki. Berikut ini kami memiliki tabel yang bisa dijadikan referensi untuk memutuskan food pairing dengan cepat.

Jenis Bir: Food Pairing:
Light Lagers Makanan pedas, burgers, salads
Wheat Beer Makanan pedas dan fruity desserts
India Pale Ales (IPAs) Steak, barbecue, dan makanan Mexico
Amber Ales Pizza, makanan yang digoreng, smoked pork
Dark Lagers Pizza, burgers, stews
Brown Ales Sausage, sushi, ikan
Porters Seafood, dessert dengan rasa kopi, game meats
Stouts Chocolate desserts, shellfish, makanan Mexico

Tidak sulit bukan menentukan food pairing dan minuman beralkohol yang kalian miliki di bir? Food pairing ini bisa membawa keuntungan untuk bisnis restoran. Jadi pastikan kalian menciptakan food pairing dengan rasa terbaik agar rasa bir dan minuman beralkohol bisa saling melengkapi.

Photos source: Pexels

Related Articles

Connect with Nibble