Foodies Guide To F&B Industry

Perbedaan Penggunaan Bumbu Masakan Segar dan Kering

March 4, 20194 min readReviews

Menggunakan bumbu masakan dapat membuat menu makanan yang kamu tawarkan lebih terasa sedap. Selain itu, bumbu masakan juga akan membuat menu standar menjadi terasa unik.  Namun, Anda perlu tahu kapan Anda harus menggunakan bumbu masakan segar dan yang kering agar hasil masakannya optimal. Tak hanya itu, Anda juga harus paham kapan waktu untuk menggunakan bumbu masakan bubuk dan yang utuh. Untuk membantu Anda, kali ini kami akan membahas tuntas tentang penggunaan bumbu masakan agar menu Anda semakin terasa lezat.

1. Bumbu Masakan Segar vs Kering

bumbu-masakan-02

Bumbu masakan enak disantap dalam keadaan segar jika bumbu tersebut memiliki tekstur yang lembut, empuk, atau terdiri dari daun-daun rempah, seperti cilantro atau basil. Sebaliknya, bumbu masakan yang woody, seperti oregano dan rosemary lebih enak jika disajikan dalam keadaan kering. Berikut ini adalah panduan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan bumbu segar dan kering.

A. Bumbu Segar

bumbu-masakan-03

Cara penggunaannya dalam masakan:

  • Cocok digunakan sebagai finishing sebuah menu.
  • Ditambahkan setelah masakan matang dan hampir selesai dimasak.
  • Hancurkan bumbu dengan jari Anda untuk mengeluarkan minyak alami dan rasa khasnya.

Jenis bumbu yang bisa digunakan: Bumbu yang memiliki tekstur empuk, lembut, atau berupa daun.

Contoh bumbu masakan: Basil, cilantro, mint, parsley.

B. Bumbu Kering

bumbu-masakan-04

Cara penggunaannya dalam masakan:

  • Cocok saat digunakan bersama minyak, butter, lemak, atau air.
  • Tambahkan bumbu kering di awal sesi memasak, atau setidaknya 20 menit sebelum masakan selesai dimasak.

Jenis bumbu yang bisa digunakan: Bumbu yang memiliki tekstur woody yang kering.

Contoh bumbu masakan: Daun salam, oregano, rosemary, thyme.

Terlepas dari panduan di atas, Anda bisa menggunakan bumbu masakan segar atau kering sesuka Anda. Biarpun ada bumbu yang lebih enak disajikan dalam keadaan segar atau kering, keduanya sama-sama memberikan rasa yang sama pada masakan Anda.

C. Konversi Bumbu Segar ke Bumbu Kering

bumbu-masakan-05

Untuk mengonversi takaran bumbu segar ke bumbu kering, Anda bisa mengikuti rumus berikut ini:

  • Rasio 3:1 untuk bumbu segar : bumbu kering
  • 1 sendok makan bumbu masakan segar = 1 sendok teh bumbu masakan kering

Bumbu kering memiliki rasa yang lebih pekat dan kuat dibandingkan bumbu yang segar, itulah kenapa Anda hanya butuh menambahkan sedikit bumbu kering ke dalam masakan.

D. Konversi Bumbu Segar ke Bumbu Kering Bubuk

bumbu-masakan-06

Jika Anda sering menggunakan bumbu kering yang ditumbuk halus, Anda bisa menggunakan konversi sebagai berikut:

  • Rasio 4:1 untuk bumbu segar : bumbu kering bubuk atau 1 sendok makan bumbu segar = ¾ sendok teh bumbu kering bubuk
  • Rasio 6:1 untuk bumbu rempah daun kering : bumbu rempah bubuk atau 1 sendok makan bumbu rempah daun kering : ½ sendok teh bumbu rempah bubuk

Bumbu rempah yang ditumbuk halus jauh lebih pekat dari bumbu yang berupa daun kering. Itulah kenapa jumlah yang digunakan lebih sedikit.

2. Bumbu Rempah Utuh vs Bumbu Rempah Bubuk

bumbu-masakan-07

Rasa bumbu rempah bubuk biasanya akan memudar seiring dengan berjalannya waktu.  Untuk mengakalinya, Anda bisa menggiling bumbu rempah utuh menjadi bentuk bubuk kapan pun yang Anda mau agar rasanya tetap segar dan kuat. Bumbu rempah akan terasa lebih segar dan kuat jika digunakan saat bumbu tersebut baru saja dihaluskan. Jadi sebaiknya simpanlah bumbu rempah dalam keadaan utuh agar rasa makan Anda semakin mantap.

Cara Mengkonversi Bumbu Utuh Menjadi Bumbu Bubuk

bumbu-masakan-08

Jika resep masakan Anda membutuhkan bumbu rempah bubuk sedangkan Anda hanya memiliki bumbu rempah utuh, Anda bisa menggunakan tabel konversi berikut ini.

Bumbu Masakan Bumbu Utuh Bumbu Bubuk
Lada Hitam 1 sdt 1 ½ sdt
Cinnamon 1 stick ( 1 ½ inch) 1 sdt
Cengkeh 1 sdt ¾ sdt
Ketumbar 1 sdt 1 ¼ sdt
Jintem 1 sdt 1 ¼ sdt
Adas 1 sdt 1 ¼ sdt
Jahe 1 sdm jahe segar ¼ - ½ sdt
Pala ½ pala 1 sdt
Kunyit 1 sdm kunyit segar I sdt

Dengan tabel konversi ini, kini Anda akan semakin mudah menakar bumbu rempah. Anda tidak akan menakarnya terlalu berlebihan dan Anda juga masih bisa tetap menyimpan bumbu rempah dalam bentuk utuh agar rasanya tetap terjaga.

Penggunaan bumbu masakan dalam setiap makanan tidak boleh diremehkan. Coba saja bayangkan segarnya daun basil dalam pizza, atau segarnya aroma rosemary di ayam panggang, banyak makanan yang rasanya tidak akan sempurna tanpa adanya bumbu rempah. Alam membuat Anda semakin kreatif dalam menciptakan masakan yang luar biasa.

Cover photo source: Pixabay

Related Articles

Connect with Nibble