Foodies Guide To F&B Industry

Tips Membuka Restoran yang Fokus pada Delivery

May 23, 20194 min readTips & Tricks

Jika nibblers mengikuti perkembangan tren kuliner belakangan ini, pasti pernah mendengar tentang ghost restaurant. Ghost restaurant merupakan restoran yang hanya berfokus pada delivery saja.

Kepopulerannya semakin meningkat seiring waktu berlalu. Dan semakin banyak pemilik restoran yang memutuskan untuk berganti haluan, dari yang tadinya memiliki restoran dengan lokasi permanen, sekarang membuka restoran yang hanya fokus pada delivery saja.

Jika nibblers ingin mempelajari lebih lanjut mengenai ghost restaurant, bagaimana cara restoran ini beroperasi dan langkah apa yang harus dilakukan untuk membuka restoran ini, nibblers sekalian bisa membaca artikel ini dengan seksama.

Apa Itu Ghost Restaurant?

membuka-restoran-02

Ghost restaurant sering disebut sebagai restoran virtual atau restoran yang hanya berfokus pada delivery saja. Jenis restoran ini hanya menawarkan makanan untuk diantar.

Ghost restaurant tidak memiliki bangunan berbentuk restoran, sehingga nibblers biasanya tidak dapat mengambil makanan pesanan sendiri. Pesanan biasanya akan langsung diantar oleh pihak restoran atau menggunakan jasa pengantaran pihak ketiga.

Makanan yang tersedia di restoran ini biasanya juga hanya dibuat saat ada pesanan saja. Ini membuat restoran jenis ini mampu menawarkan berbagai macam makanan pada daftar menunya.

Lokasi yang Tepat untuk Ghost Restaurant

membuka-restoran-03

Kehadiran restoran merupakan alternatif terbaik saat nibblers ingin membuka restoran namun terbentur biaya karena biaya sewa bangunan di lokasi strategis biasanya sangat tinggi. Nibblers tidak perlu mencari lokasi strategis yang ramai dengan kendaraan dan orang lalu lalang. Kita dapat membuka ghost restaurant di manapun, selama layanan pengiriman makanan tetap mudah dilakukan.

Kelebihan dari Ghost Restaurant

membuka-restoran-04

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dirasakan saat nibblers membuka restoran virtual daripada restoran biasa:

  • Konsep restoran fleksibel. Saat restoran berbasis aplikasi, website, atau sosial media, nibblers dapat mengubah menu kapanpun. Tanpa perlu repot mengganti signage, buku menu, atau materi promosi cetak lainnya.
  • Menu dapat disesuaikan. Saat harga bahan makanan melambung tinggi, nibblers bisa mengganti bahan makanan tersebut dengan bahan yang lebih terjangkau dan mudah didapatkan dari lokasi.
  • Modal lebih kecil. Saat membuka restoran virtual, kita tidak perlu memikirkan biaya untuk dekorasi ruangan, signage, alat makan, dan gaji banyak karyawan.
  • Peluang untuk bereksperimen lebih besar. Ghost restaurant merupakan kesempatan yang besar untuk melakukan eksperimen dan mencoba konsep-konsep baru. Jika ide yang nibblers jalankan tidak cocok, bisa dengan mudah menggantinya dengan yang lain.

Kondisi Dapur Ghost Restaurant

membuka-restoran-05

Pada restoran virtual, dapur merupakan satu-satunya hal yang membutuhkan banyak biaya. Berhubung nibblers tidak perlu memikirkan biaya untuk menata ruang makan, maka kita bisa mengalihkan biaya tersebut untuk membeli peralatan dapur spesialis yang mungkin tidak bisa ditemukan di restoran tradisional pada umumnya.

A. Menggunakan Satu Dapur untuk Beberapa Konsep

Saat membuka restoran virtual, nibblers bisa membuka beberapa jenis restoran virtual sekaligus dan mengoperasikannya di satu dapur yang sama. Apalagi jika bahan makanan yang digunakan untuk konsep-konsep restoran yang dijalankan tersebut tidak terlalu berbeda, nibblers bisa menyiapkan makanan lebih efisien dalam dua konsep terpisah di dalam satu ruang.

B. Menyewa dapur

Banyak restoran virtual yang menggunakan dapur di rumah sendiri untuk mengoperasikan restoran. Namun, jika nibblers memiliki dana lebih, tak ada salahnya untuk menyewa sebuah tempat untuk membangun dapur sendiri.

Bagaimana Cara Mendapatkan Pelanggan Saat Membuka Restoran Virtual?

membuka-restoran-06

Berhubung restoran virtual tidak dapat mengandalkan kepadatan lalu lintas untuk menarik pelanggan, nibblers harus memulai bisnis restoran ini dengan teknik pemasaran yang berbeda. Konsep yang fleksibel dan dapat diakses dengan mudah membuat ghost restaurant sangat diminati anak muda. Apalagi jika restoran menargetkan remaja dan orang dewasa muda sebagai pelanggan, sebaiknya pastikan restoran juga hadir secara online.

A. Bekerja Sama dengan Aplikasi Delivery Service

Banyak restoran virtual yang bekerja sama dengan aplikasi delivery service, seperti Gojek atau Grab untuk menarik pelanggan. Jika menjadi restoran yang di-featured oleh aplikasi ini, akan ada lebih banyak pelanggan yang mengetahui keberadaan restoran. Selain itu, aplikasi ini akan mengatur pengemudinya untuk mengambil dan mengantar pesanan pelanggan. Itu artinya, yang hanya perlu pikirkan adalah menyiapkan pesanan pelanggan saja dan tidak perlu mengkhawatirkan proses pengiriman.

B. Buatlah Iklan Menarik di Social Media atau Situs

Jika di area nibblers tidak ada layanan delivery service pihak ketiga atau jika nibblers lebih suka menangani proses pengantaran makanan sendiri, pastikan restoran virtual memiliki situs yang berkualitas, lengkap dengan form pemesanan online yang fungsional.

Untuk menarik pelanggan nibblers mengunjungi situs restoran, buatlah akun sosial media, tempat di mana calon pelanggan bisa menemukan keberadaan restoran. Buatlah konten dan tayangkan sesering mungkin.

Ajak juga pelanggan untuk membagi foto makanan yang mereka pesan dari restoran Anda, memberi tagar tertentu, dan berinteraksilah dengan mereka. Tanpa kehadiran secara online, restoran virtual yang Anda jalankan tidak akan dikenal oleh masyarakat luas.

Jika nibblers ingin menemukan restoran dengan konsep yang eksperimental, namun tidak yakin untuk berinvestasi dan mengeluarkan biaya besar untuk menyewa bangunan restoran, makan restoran virtual merupakan pilihan terbaik. Jenis restoran ini sangat populer di area metropolitan. Yuk coba membuka restoran jenis ini !

Photos source: Pixabay

Related Articles

Connect with Nibble