Tips & Tricks

Cara Menyimpan Buah Alpukat Biar Rasanya Enak

by Anindita Budhi | August 22, 2022

Cara Menyimpan Buah Alpukat Biar Rasanya Enak

Nibblers, sering menemukan buah alpukat yang sudah dibelah langsung berubah kecoklatan atau malah menghitam? Bisa jadi ada yang salah pada cara penyimpanannya. Supaya kamu tetap bisa menikmati kelezatan buah alpukat untuk waktu lama, yuk simak cara menyimpan buah alpukat berikut ini. 

Memilih Alpukat dengan Cermat

Photo source: Freepik

Sebelum tahu bagaimana cara menyimpan buah alpukat, kenali dulu tingkat kematangan alpukat yang ditandai lewat warna dan tekstur kulitnya. 

Pada alpukat mentah, kulitnya berwarna hijau muda. Biasanya alpukat terasa masih sangat keras dan kulitnya cenderung halus. Alpukat harus diperam dulu dan bisa dinikmati usai 5 hari.

Jika kulit alpukat berwarna hijau kecoklatan, terasa buah agak lunak. Dalam waktu 24 jam, buah ini siap dikonsumsi. 

Sementara, pada buah alpukat dengan kulit coklat muda, daging buah terasa lunak dengan tekstur kulit tidak rata. Langsung dihabiskan akan jauh lebih baik daripada disimpan terlalu lama. 

Terakhir, alpukat berwarna coklat tua akan terasa lembek dan lunak saat ditekan badan buahnya. Ini tanda alpukat sudah kematangan sehingga harus disantap sebelum membusuk. 

Cara Menyimpan Buah Alpukat yang Belum Matang

 

Photo source: Freepik

Kamu sudah tahu tingkat kematangan alpukat berdasarkan warna kulitnya. Kemudian, kamu perlu tahu bagaimana cara menyimpan buah alpukat tersebut berdasarkan kondisi saat dibeli. 

Jika kamu membeli alpukat yang belum matang, ada beberapa cara penyimpanan yang bisa dicoba.

1. Masukkan dalam kantong kertas coklat

Tempatkan alpukat dalam kantong kertas coklat, kemudian lipat sisi atasnya. Biarkan kantong di meja dapur selama 3 sampai 5 hari sampai alpukat lebih empuk. Jika sudah matang, konsumsi alpukat dalam 1 atau 2 hari agar tidak membusuk.

2. Letakkan di dekat jendela

Biarkan buah alpukat di dekat jendela selama 2 hari. Secara hati-hati tekan bagian ujung alpukat untuk memeriksa apakah sudah empuk. Begitu terasa empuk, alpukat siap disantap.

3. Peram dalam beras atau tepung

Trik dapur warisan orang tua emang nggak pernah salah, Nibblers! Ada kebiasaan menaruh buah yang belum matang dalam beras atau tepung untuk mematangkannya lebih cepat. 

Ini juga bisa dilakukan pada alpukat. Bahkan, memeram alpukat dengan tepung bisa menambah kelembutan tekstur dagingnya.

4. Simpan bersama buah lain yang sudah matang

Kamu juga bisa menyimpan alpukat mentah bersama buah lain yang sudah matang, seperti dengan tomat. Cara ini bisa mempercepat kematangan alpukat dalam waktu singkat.

5. Pakai tisu

Setelah alpukat dicuci bersih dan dikeringkan, potong bagian ujung tempat tangkainya tumbuh. Bungkus bagian itu dengan tisu dan simpan alpukat di tempat gelap sekitar 2 hari. 

Sudah Dibelah, tapi Alpukat Belum Matang? 

Photo source: Freepik

Pasti kamu sering ngalamin ini: potong alpukat yang udah diperam, eh ternyata belum matang! Duh, zonk banget ya. Tenang aja, ada trik khusus untuk menyelamatkan alpukat yang sudah telanjur dibelah meski belum matang.

Cara menyimpan buah alpukat yang belum matang saat dibelah bisa dilakukan dengan membungkusnya memakai plastic wrap. Lalu, simpan buah di kulkas sekitar 3 – 5 hari. Sebaiknya tempatkan di rak khusus buah agar tidak tercampur dengan isi kulkas lainnya. 

Jika memungkinkan, coba tangkupkan kembali alpukat ke bentuk aslinya. Setelah itu, bungkus dengan plastic wrap dan simpan di kulkas dengan durasi waktu sama.

Agar Buah Alpukat Matang Tahan Lama

Photo source: Freepik

Idealnya, buah alpukat matang harus segera dikonsumsi supaya rasa dan teksturnya tetap lezat. Namun, kamu bisa coba cara penyimpanan ini agar buah alpukat matang bisa tahan lebih lama. 

1. Tempatkan buah dalam plastik ziplock 

Alpukat utuh bisa kamu masukkan ke dalam plastik ziplock. Saat menutupnya, pastikan udara dari kantong plastik sudah keluar sehingga alpukat terbungkus rapat. Kamu juga bisa memakai plastic wrap sebagai pengganti. 

2. Simpan dalam kulkas

Suhu dingin kulkas bisa membuat proses perubahan warna alpukat sedikit melambat. Namun, jangan kaget kalau nantinya alpukat tampak sedikit kecoklatan saat dibelah. 

Maka, segera konsumsi alpukat matang sebelum buah membusuk. Penyimpanan alpukat matang di kulkas maksimal 3 – 5 hari saja. 

3. Letakkan di area kosong

Taruh plastik ziplock alpukat di laci khusus buah atau rak kosong. Ini penting supaya alpukat tidak menyerap bau makanan yang ada di sekitarnya. 

Perhatikan bahwa alpukat yang telah lunak dan matang harus langsung dimakan. Jika tidak dalam 1 atau 2 hari saja alpukat akan membusuk. 

Cara Agar Alpukat Tidak Menghitam

Photo source: Freepik

Permasalahan berikutnya yang suka bikin gemas pecinta alpukat adalah daging alpukat yang cepat menghitam. Apalagi, jika dibiarkan berada di udara terbuka. 

Ada beberapa cara agar alpukat tidak menghitam begitu saja, antara lain:

1. Diolesi jus lemon

Kamu bisa mengoleskan jus lemon lebih dahulu di permukaan alpukat yang sudah dibuka. Jus lemon bisa meminimalisir timbulnya tanda-tanda kecoklatan pada permukaan alpukat karena kandungan vitamin C atau asam askorbat. 

Vitamin C mampu menghadang enzim yang mengubah alpukat hingga kecokelatan. Sayangnya, hal ini bisa mempengaruhi rasa dan tekstur alpukat menjadi agak lembek. 

2. Gunakan minyak zaitun

Minyak zaitun mengandung asam linoleat yang bisa menghambat proses oksidasi. Cukup oleskan minyak zaitun pada permukaan alpukat dan bungkus dengan plastic wrap. 

Namun, cara ini bisa mengubah tekstur alpukat jadi lebih licin, berminyak, dan agak lembek. Warna dagingnya pun akan cenderung kecoklatan. 

3. Simpan bersama bawang bombay 

Buah-buahan dapat diawetkan dengan suatu senyawa bernama sulfur dioksida. Senyawa ini bisa kamu jumpai pada bawang bombay lho. 

Tempatkan alpukat bersama bombay yang telah dipotong dalam satu wadah. Rapatkan penutup wadahnya dan simpan di kulkas. Cara agar alpukat tidak menghitam ini cukup efektif karena daging buahnya tetap terlihat hijau kekuningan. 

Sekarang Nibblers udah tau kan cara menyimpan buah alpukat yang benar? Coba praktikkan sendiri di rumah, yuk!