Tips & Tricks

Diet Flexitarian ala Hamish Daud. Boleh Makan Daging kok

by Kristal Pancarwengi | June 01, 2020

Diet Flexitarian ala Hamish Daud. Boleh Makan Daging kok
Mau coba menerapkan pola hidup sehat sambil nurunin berat badan? Coba diet flexitarian, yuk. Gak seperti diet lain pada umumnya yang pantang makan-makanan tertentu, pelaku diet flexitarian justru dibolehkan mengonsumsi daging, lho. Diet tipe ini jugalah yang jadi pilihan Hamish Daud, aktor yang juga suami dari penyanyi Raisa. Flexitarian adalah jenis diet vegetarian alternatif buat kalian yang ingin punya BB ideal tapi masih sulit meninggalkan daging. Oh ya, diet ini kali pertama dipopulerkan oleh Dawn Jackson Blatner, seorang pakar diet profesional dari AS. Dia mengembangkan diet sehat yang ramah daging karena dirinya sendiri yang gak bisa 100% vegetarian. Tenang saja, diet ini sangat aman dan sudah scientifically proven, kok!

Aturan Diet Flexitarian ala Hamish Daud

Buat kalian yang tertarik mencoba diet flexitarian, ini dia prinsip-prinsip penting yang wajib diingat:
  • Konsumsi lebih banyak sayur, buah-buahan, biji-bijian, serta kacang-kacangan
  • Kurangi makanan olahan pabrik
  • Sebisa mungkin hindari mengonsumsi makanan cepat saji
  • Perbanyak protein nabati daripada protein hewani
  • Batasi konsumsi gula harian
  • Daging boleh dikonsumsi dengan takaran tertentu
Dalam diet flexitarian juga diatur tentang jumlah porsi daging yang boleh dikonsumsi per harinya. Nah, pembagian ini ditentukan menurut level diet kalian.
  • Pemula: Maksimal konsumsi daging adalah 26 ons. Selingi 2 hari tanpa daging per minggunya.
  • Lanjutan: Maksimal daging yang boleh dikonsumsi adalah 18 ons. Lalu dilanjut 3 atau 4 hari tanpa daging.
  • Ahli: Maksimal konsumsi daging adalah 9 ons. Dilanjutkan dengan pola makan tanpa daging selama 5 hari.
Diet flexitarian memang bisa dikerjakan secara bertahap sesuai kemampuan dan kondisi fisik masing-masing orang. Jadi, cocok banget nih buat kalian yang sudah lama bercita-cita langsing tapi selalu gagal berdiet karena alasan ABCD. Hihi...

Apa Saja Sih Manfaat Diet Flexitarian?

Diet semacam flexitarian ini gak cuma bisa membantu menurunkan berat badan, lho. Kalau dilakukan secara konsisten, ada banyak manfaat kesehatan lain yang bisa kalian dapat dari pola diet yang satu ini, yaitu:
  1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Diet ini memungkinkan kita untuk mengonsumsi lebih banyak serat dan lemak baik yang bagus untuk kesehatan organ tubuh, terutama jantung. Nah, pola makan khas vegetarian seperti inilah yang akan membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mengontrol kolesterol dalam tubuh. Hasilnya, kesehatan jantung tetap terjaga.
  1. Mencegah diabetes

Tahu gak? Penyakit diabetes ternyata bisa dipicu oleh kebiasaan mengonsumsi makanan yang gak sehat dan tinggi gula. Nah, dengan pola hidup flexitarian, risiko diabetes bisa dicegah lewat pengurangan asupan gula yang masuk ke tubuh.
  1. Mencegah kanker

Flexitarian juga bisa jadi salah satu usaha untuk mencegah timbulnya penyakit kanker, lho. Ini berkat nutrisi penting dan antioksidan tinggi yang terdapat di dalam kacang-kacangan dan biji-bijian yang jadi menu wajib pelaku diet flexitarian. Antioksidan memang dikenal sebagai zat yang efektif cegah kanker.

Mau Diet Flexitarian? Ini yang Harus Kalian Perhatikan

Pada dasarnya, flexitarian bukan jenis diet yang berat, kok. Apalagi kalian masih boleh mengonsumsi daging. Tapi, tetap saja ini bisa jadi hal yang berat kalau kalian belum terbiasa. Oh ya, perlu diingat nih kalau pelaku diet ini juga rentan banget mengalami kekurangan zat besi. Penyebabnya adalah berkurangnya sumber asupan zat besi yang sebagian besar berasal dari daging. Nah, kamu bisa menggantinya dengan zat besi nabati dari kacang-kacangan dan sayuran. Terakhir, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mulai berdiet ya! Sebab berhasil di orang lain belum tentu berhasil juga di kalian, apalagi kalau kalian punya riwayat kesehatan tertentu. Jangan asal ikut tren tapi akhirnya malah kesehatanmu yang dikorbankan.