Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Jr.

Nyobain Lezatnya Alam Sunda Tanah Abang

January 23, 20206 min readReviews

Jika kalian sedang berbelanja di kawasan Pasar Tanah Abang, khususnya di sekitaran Blok B dan C, pasti kalian akan melihat sebuah “warung” di pinggir jalan yang selalu dipenuhi oleh pengunjung. Tak jarang kalian akan melihat antrean yang mengular untuk menunggu kursi kosong guna bisa menikmati makanan di Warung Nasi Alam Sunda Tanah Abang.

Sudah dibuka sejak tahun 2004, warung ini awalnya justru berjualan di pinggir jalan. Lama kelamaan akhirnya banyak orang yang mengetahui kenikmatan dari masakan sunda milik warung ini. Ini membuat Warung Nasi Alam Sunda akhirnya memutuskan untuk berjualan di sebuah kios yang berukuran cukup besar agar bisa mengakomodir animo dari para pengunjung.

Memiliki beberapa cabang di wilayah Jawa Barat, tidak banyak yang tahu jika Warung Nasi Alam Sunda Tanah Abang adalah pusat dari warung ini. Banyak yang mengira jika warung ini pertama kali dibuka di Cianjur, Jawa Barat.

Meskipun sudah berjualan di sebuah kios yang berukuran luas, tempat makan di Tanah Abang ini tidak mau dipanggil dengan sebutan restoran. Bahkan, keengganan mereka ini sampai dituliskan di box menu take away yang mereka miliki. Ini dikarenakan mereka memiliki anggapan bahwa dengan nama “warung nasi” mereka bisa dinikmati oleh semua kalangan dengan harga makanan khas kaki lima.

Ambiance

Nuansa yang sunda banget akan langsung terasa sesaat ketika kalian masuk ke dalam warung ini. Kalian akan disambut dengan lagu-lagu berbahasa sunda yang diputar oleh pengelola warung ini. Begitupun dengan dinding warung yang dihias dengan beragam pernak pernik khas Sunda. Semua pekerja di warung ini juga saling mengobrol dengan bahasa sunda.

Warung nasi di Tanah Abang ini sudah mulai dibuka pada pukul 09:00. Jika kalian berkunjung pada jam awal buka, kalian masih bisa menikmati semua lauknya dengan lengkap, termasuk sayur dan sambal. Lain ceritanya jika kalian datang berkunjung lewat dari tengah hari, niscaya banyak lauk yang sudah habis.

Sejak pukul 10:00 warung nasi ini sudah mulai dipenuhi oleh pengunjung. Kebanyakan pengunjungnya adalah ibu-ibu yang selesai berbelanja atau justru baru akan berbelanja di Pasar Tanah Abang. Wajar jika selesai berbelanja warung ini dijadikan tempat melepas lelah, yang unik, tidak jarang tempat ini dijadikan sebagai tempat janjian dari ibu-ibu sebelum berbelanja. Ini dikarenakan letak dari Alam Sunda Tanah Abang yang strategis sehingga dapat dengan mudah ditemukan.

Ketika pengunjung sudah mulai memadati tempat ini, jangan heran jika kalian tidak akan bisa duduk dengan tenang jika mendapatkan tempat duduk di dekat pintu ataupun tengah warung. Hampir dapat dipastikan pengunjung yang duduk di dua tempat tadi akan terganggu dengan lalu lalang pengunjung lainnya. Tak jarang kalian akan tertabrak dengan barang belanjaan yang jumlahnya tidak sedikit.

Tak usah takut tidak akan mendapatkan tempat duduk jika berkunjung ke warung satu ini. Perputaran pengunjung di tempat ini begitu cepat. Bahkan, selama kami berada di sini, kami tidak melihat adanya pengunjung yang mengobrol setelah menghabiskan makanan yang mereka pilih. Mereka memilih untuk langsung meninggalkan tempat duduk agar tempat duduknya bisa dipakai oleh pengunjung lainnya. Pegawai Alam Sunda juga aktif untuk memberi tahu bangku mana yang kosong sehingga antrean tidak akan terlalu mengular.

Cara Pemesanan yang Unik

Selain ambiance sunda yang begitu kental, hal unik lain yang bisa kalian temukan di warung nasi Tanah Abang ini adalah cara pemesanan yang unik. Untuk memesan lauk di Alam Sunda Tanah Abang kalian harus mendatangi 3 stand besar makanan.

Sebelum kalian masuk ke dalam area makan, kalian akan disambut dengan stand makanan pertama, yaitu makanan yang telah digoreng sebelumnya. Di stand ini terdapat menu seperti ayam goreng kampung, bebek goreng, ikan nila, ikan gurame, udang, tahu, dan tempe. Stand ini juga menyediakan kremesan yang sayang untuk kalian lewatkan karena rasanya yang gurih.

Stand kedua adalah lauk yang harus dipilih terlebih dahulu sebelum nantinya lauk ini diolah lebih lanjut. Tempat ini memiliki menu seperti ayam, ikan, aneka pepes, empal, dan ati. Sedangkan yang terakhir adalah stand yang menyajikan makanan berkuah seperti soto betawi, sop iga, dan sop ayam.

Menu lauk utama ini memiliki harga yang bervariasi, mulai dari Rp12.000 hingga Rp40.000.

Setelah kalian selesai memilih menu yang ingin disantap, baru lah kalian menuju tempat duduk yang telah disediakan. Di setiap meja nantinya sudah tersedia aneka menu sampingan lain yang bisa kalian pilih sesuai dengan selera. Menu sayuran ini di antaranya adalah karedok, aneka teri,  jamur, jengkol, oncom, dan urap. Semua menu kecil ini bisa diambil sepuasnya cukup dengan membayar Rp5.000 per orang per menu.

Jika mencari nasi, setiap kalian duduk di meja yang disediakan kalian akan langsung disuguhkan oleh sebakul nasi hangat. Nasi ini bisa kalian makan sepuasnya hanya dengan membayar Rp6.000 per orang.

Juaranya Ayam Kampung & Sambal Dower

alam sunda tanah abang

Warung Nasi Alam Sunda di Jakarta ini memiliki 2 menu andalan yang selalu dipromosikan melalui tulisan dan gambar di warungnya. Kedua menu ini adalah ayam kampung dan sambal dower. Kami pun berkesempatan mencoba kedua menu ini dalam kunjungan kami ke sana.

Untuk mencoba ayam kampung ini kami mengambil lauk ayam goreng kampung kremes. Kami sangat menyukai ayam yang satu ini. Bicara mengenai ukuran, tidak ada yang membedakan ayam kampung ini dengan ayam kampung di tempat lain. Namun, ketika kalian menggigit daging dari ayam ini, kalian pasti tidak akan percaya jika ini adalah ayam kampung. Tekstur dari dagingnya begitu lembut dan mudah untuk dikunyah, mirip dengan ayam negeri. Bumbunya pun terasa hingga ke daging bagian paling dalam. Top!

Bicara tentang sambal dower, sambal yang satu ini begitu nyelekit. Pertama kali masuk ke mulut pun di lidah kalian akan terasa pedasnya. Sambal satu ini tidak direkomendasikan bagi kalian yang tidak menyukai pedas. Namun, bagi pecinta sambal, kalian harus banget nyobain sambal ini paling gak sekali seumur hidup!

Jika sambal dower terasa terlalu menyebalkan bagi lidah kalian, masih tersedia 2 sambal lain untuk menemani lauk yang kalian pilih. Kedua sambal ini adalah sambal terasi dan sambal cabai hijau. Sambal terasi khas sunda dari warung di Tanah Abang ini memiliki rasa yang cenderung manis. Sedangkan sambal hijaunya memang memiliki rasa pedas, tetapi masih jauh dibandingkan level pedas dari sambal dower.

Rekomendasi Kami

Menurut kami, Warung Nasi Alam Sunda Tanah Abang ini merupakan salah satu tempat yang harus kalian datangi jika sedang rindu akan makanan sunda yang autentik. Hampir semua menunya memiliki rasa khas sunda yang jarang bisa didapat di Jakarta. Harganya yang cukup murah pun tidak akan memberatkan kalian saat dompet mulai tipis!

Related Articles

Connect with Nibble