Foodies Guide To F&B Industry

Photo by unsplash

9 Jenis Roti Dunia yang Masih Jarang Diketahui

February 17, 20206 min readInside Stories

Roti saat ini sudah menjadi sebuah makanan utama yang bisa menjadi pengganti nasi. Bahkan, di kala sarapan, roti menjadi pilihan utama dari banyak orang karena tidak terlalu mengenyangkan tetapi tetap mengandung karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh. Jenis roti dunia yang cukup beragam juga membuat setiap orang memiliki banyak pilihan ketika menyantap roti.

Roti yang paling dikenal di dunia adalah croissant, garlic bread, white bread, maupun wheat bread. Namun, tahukah kalian jika masih banyak ragam roti lain di seluruh dunia yang masih jarang diketahui?

Bosan sarapan dengan varian roti yang itu-itu saja? Tenang, kami punya daftar jenis roti di dunia yang masih jarang diketahui oleh banyak orang. Simak dalam artikel berikut ini!

Focaccia

jenis roti dunia

Photo source: bakefromscratch.com

Focaccia berasal dari Italia dan merupakan salah satu bahan dasar pembuatan sandwich di sana. Roti ini dibuat tanpa menggunakan gula dan mentega. Salah satu bahan pembuatannya adalah rosemary yang membuat sajian satu ini memiliki bau yang sangat harum setelah dipanggang.

Adonannya dari focaccia mirip dengan adonan pizza. Teksturnya cukup kering dan renyah di bagian kulit, tetapi empuk dan lembab di bagian dalam.  Focaccia biasa disantap sebagai pengganjal perut karena cukup mengenyangkan. Bentuk focaccia mirip dengan bantal karena cukup lebar dan tebal.

Pita

Photo source: rouxbe.com

Varian roti yang satu ini berasal dari Timur Tengah, tepatnya dari Yordania. Selain pita, nama lain dari roti ini adalah roti Arab atau roti Syria. Ada bukti yang menunjukkan bahwa roti pita sudah mulai dibuat pada 14.500 tahun lalu di zaman batu. Pada zaman batu ini, orang-orang membuat roti yang berbentuk flat dari berbagai biji-bijian liar. Nama pita sendiri disebutkan merupakan istilah dari Barat untuk menyeragamkan istilah-istilah roti ini di berbagai negara.

Roti pita merupakan salah satu jenis roti dunia yang dibuat tanpa fermentasi. Sajian satu ini dimasak dengan cara dipanggang di dalam tungku, sehingga memberi warna kecokelatan di beberapa bagian luar roti. Rasa dari roti pita ini sedikit renyah dibagian luarnya, tetapi tetap lembut pada bagian dalamnya. 

Tiger Bread

Photo source: myfussyeater.com

Nama roti yang satu ini berasal dari teksturnya yang kasar karena retakan dari kulit roti. Retakan ini menyerupai pola dari macan tutul. Retakan ini muncul karena tiger bread dihiasi dengan pasta nasi di bagian atasnya. Tiger bread dibuat dengan bahan yang sama dengan roti kebanyakan, tetapi ditambah dengan minyak wijen sehingga menambah aroma menyengat ketika dipanggang.

Bagian luar dari Tiger bread memiliki tekstur agak keras, tetapi lembut di dalam. Roti ini biasanya dijadikan sebagai pasangan yang sempurna untuk cream soup. Menariknya, tiger bread yang berasal dari Belanda sejak tahun 1970 ini memiliki nama yang berbeda di negara lain. Di Amerika Serikat nama roti Marco Polo lebih dikenal untuk varian yang satu ini. Sedangkan di Inggris, nama giraffe bread lebih populer dibandingkan tiger bread.

Pumpernickel

Photo source: thefreshloaf.com

Berbeda dengan kebanyakan roti lain yang memiliki warna putih atau agak kecokelatan, pumpernickel memiliki warna yang jauh lebih gelap. Dipercaya jika jenis roti dunia satu ini berasal dari Jerman dan sudah ada sejak tahun 1450. Pumpernickel kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Benua Eropa dan memiliki nama yang berbeda. Di Belanda ia dikenal dengan nama roggebrood sedangkan di Denmark nama rugbrød lebih sering disebutkan.

Pumpernickel memiliki tekstur yang padat dan memiliki rasa yang cenderung asam. Rasa asam ini dihasilkan dari bahan dasar roti ini, yaitu gula cair, tepung rye, dan gandum. Belakangan, demi kepentingan komersial, bahan-bahan yang sebelumnya disebutkan diganti dengan ragi dan citric acid atau lactic acid.

Pugliese

jenis roti dunia

Photo source: makebakecomo.com

Sesuai namanya, roti yang satu ini berasal dari kota Puglia, sebuah kota kecil yang berada di Italia bagian selatan. Biasanya, jenis roti yang satu ini juga sering digunakan sebagai bahan dasar dari pizza Italia. Tapi, kebanyakan orang menggunakan roti ini sebagai bahan dasar sandwich atau dimakan langsung dengan minyak zaitun.

Pugliese memiliki tekstur bagian luar yang keras. Tingkat hidrasinya bahkan mencapai 65% sehingga memiliki permukaan yang kasar. Mirip dengan ciabatta, tetapi pugliese biasanya dipanggang dalam bentuk bulat sempurna. Pugliese dibuat dari campuran durum dan tepung terigu.

Pau Duce

jenis roti dunia

Photo source: rumahmesin.com

Pau duce merupakan salah satu jenis roti yang berasal dari Portugal. Bahkan, di Indonesia roti yang satu ini juga dikenal dengan nama roti manis Portugal. Sama seperti roti lainnya, pau duce terbuat dari tepung terigu, susu, gula, telur, ragi dan ditambah dengan telur rebus. Di Portugal, roti ini biasanya dihidangkan pada saat perayaan paskah.

Jika dilihat sepintas, pau duce memiliki bentuk yang mirip dengan roti sobek di Indonesia. Memiliki rasa yang manis dan tekstur yang empuk, roti ini digulung menjadi tujuh bagian ketika akan dipanggang. Pau duce juga sangat cocok untuk dijadikan sebagai bahan dasar dari French toast.

Limpa

Photo source: thespruceeats.com

Roti yang satu ini dikenal berasal dari Swedia. Tidak ada yang tahu pasti kapan roti ini ditemukan, tetapi resep roti ini sudah berubah seiring perkembangan zaman. Roti ini mulai dikenal setelah dibawa oleh para imigran. 

Saat ini roti limpa memiliki rasa yang manis karena memiliki campuran gula cair di dalamnya. Selain itu, rasa asam dari kismis juga langsung muncul ketika menggigit roti yang satu ini. Ini sangat berbeda di masa lalu, di mana roti limpa memiliki rasa yang lebih pahit. Pada zaman dahulu, roti limpa dibuat dari ekstrak bir yang dikenal dengan nama wort. Wort ini dicampur dengan jeruk, anis, dan fennel.

Ciabatta

Photo source: John Kirkwood @youtube.com

Ciabatta merupakan sebuah roti berwarna putih yang berasal dari Italia. Ditemukan pada tahun 1982 di Verona, ada cerita unik di balik ragam roti yang satu ini. Roti ini dihadirkan karena hype dari roti baguettes asal Prancis di Italia. Untuk menghentikan tren ini, Arnaldo Cavallari dan beberapa ahli roti asal Italia akhirnya bereksperimen untuk menghasilkan sebuah roti baru yang bisa digunakan dalam sandwich. Ciabatta akhirnya lahir setelah percobaan selama beberapa minggu menggunakan berbagai resep tradisional.

Bahan dasar dari ciabatta adalah tepung terigu, air, olive oil, garam, dan ragi. Namun, dalam perkembangannya ciabatta memiliki beberapa varian yang berbeda di tiap wilayah. Ciri khas utama dari ciabatta adalah bentuknya yang datar, kulit yang tebal, dan memiliki bagian dalam yang padat.

Crumpet

Photo source: thespruceeats.com

Crumpet merupakan salah satu jenis roti yang memiliki bentuk seperti muffin. Roti yang satu ini dipercaya berasal dari Wales dan merupakan salah satu makanan yang dinikmati sehari-hari. Meskipun belum diketahui pasti kapan crumpet mulai dikenal luas, tetapi resep pertamanya beredar pada tahun 1769.

Crumpet memiliki bentuk yang mirip dengan muffin. Yang membedakannya dengan muffin adalah crumpet memiliki tekstur yang lebih lembab. Biasanya crumpet disajikan dengan diolesi krim, mentega, atau madu di bagian atasnya. Sebelum dihidangkan, biasanya jenis roti satu ini dipanggang ataupun dibakar terlebih dahulu.

Jadi pengen sarapan roti besok pagi? Tenang, kalian bisa mendapatkan jenis roti dunia ini di 12 bakery Jakarta paling enak ini.

Related Articles

Connect with Nibble