Foodies Trends

Cobain Dirty Coffee di Jakarta, Beda dari Caffe Latte Biasa!

by Danang Lukmana | May 29, 2024

Cobain Dirty Coffee di Jakarta, Beda dari Caffe Latte Biasa!

Buat para pencinta kopi, kamu wajib nih cobain racikan dirty coffee di Jakarta. Tren dan ide racikan kopi memang seakan gak ada habisnya. Dari mulai racikan klasik seperti cappuccino, cafe latte, dan lainnya, sampai racikan kekinian dari mulai dalgona sampai dirty coffee ini.

Sekilas tampilan dirty coffee ini memang gak jauh beda dibandingkan dalgona coffee maupun cafe latte, tapi tetap ada keunikan serta perbedaan yang bisa dirasakan. Namanya yang berarti ‘kopi kotor’ juga memberikan daya tarik tersendiri untuk orang-orang mencobanya. Penasaran kan gimana dengan keunikan dirty coffee ini, yuk kita kenalan dulu dengan tren racikan kopi ini!

Apa Itu Dirty Coffee?

Kalau mencari arti secara harfiah, memang akan menganggap bahwa sajian kopi ini kotor atau mungkin kopi bekas. Tapi tenang saja kok, arti dirty dalam sajian kopi terbaru ini bukan secara harfiah menyuruh kita minum kopi yang kotor. Justru secara tampilan dan cara meraciknya, dirty coffee ini menarik banget untuk dicobain.

Secara bahan, dirty coffee ini sebetulnya sama seperti caffe latte yaitu memakai espresso dengan susu, hanya yang membedakannya dari cara peracikan serta penyajiannya. Apabila caffe latte diracik dengan menuangkan terlebih dulu espresso-nya baru ditambahkan susu, maka dirty coffee ini sebaliknya. Dalam meracik dirty coffee, susu harus dituangkan terlebih dahulu untuk selanjutnya ditambahkan espresso.

Hal yang membedakan lainnya adalah susu yang dipakai harus benar-benar dalam keadaan super dingin dan espresso-nya harus dalam keadaan hangat. Perpaduan susu yang dingin dengan espresso yang hangat inilah yang membuat tampilan akhirnya akan sangat unik. Kamu akan melihat espresso hangatnya akan perlahan-lahan turun bercampur dengan susu dinginnya. Ketika espresso-nya perlahan turun maka tampilan cangkirnya seakan-akan kotor sehingga dinamakan dirty coffee.

dirty-coffee-jakarta-02

Photo source: @mean.dcoffee

Cara Menikmati Dirty Coffee

Saat menyajikan dirty coffee, akan lebih baik kalau memakai cangkir yang bening agar terlihat tiap layer-nya. Layer atau lapisan pemisah antara susu dingin dengan espressonya akan semakin jelas terlihat dan sangat cantik. Pemandangan ketika espressonya perlahan-lahan turun ke bawah juga sangat meningkatkan satisfy tersendiri.

Setelah puas menikmati pemandangan ketika espressonya turun perlahan, barulah kamu nikmati minumannya. Selayaknya minuman berbasis espresso, dirty coffee juga akan makin sedap jika dinikmati dengan cara diseruput. Jangan menunggu terlalu lama ya, karena jika sudah terlanjur dingin maka penampilannya sudah gak menarik lagi.

Jika espresso hangat dengan susu dinginnya sudah menjadi bersuhu ruangan, maka secangkir dirty coffee akan benar-benar menjadi “dirty” atau keruh. Warna layernya pun akan pudar dan jadi kurang sedap dipandang.

Cita Rasa Dirty Coffee

Soal cita rasa dirty coffee sebetulnya gak terlalu jauh berbeda kok dari sajian caffe latte karena bahan bakunya yang sama dari espresso dengan susu. Kamu bisa merasakan aroma khas sedikit smokey, agak pahit, dan harum dari espresso shot-nya yang tertinggal di lidah. Ditambah bagian bawahnya yang terdiri dari susu dingin, membuat rasanya jadi lebih seimbang dan nyaman meluncur di lidah.

Menikmati Dirty Coffee di Jakarta

Biarpun dirty coffee ini termasuk racikan kopi terbaru tapi kamu bisa juga kok menemukannya di Jakarta. Belum banyak memang, tapi ada kok beberapa cafe atau coffee shop yang menyajikan dirty coffee ini untuk kamu nikmati di Jakarta. Berikut ini tempat untuk menikmati dirty coffee yang unik dan trend kekinian di Jakarta!

1. Bakerman

Pilihan untuk menikmati dirty coffee enak di Jakarta yang pertama ada di cafe bernama Bakerman yang hits ini. Sejak tahun lalu, Bakerman mengenalkan menu baru racikan kopi mereka yang bermana dirty coffee ini. Dirty coffee ala Bakerman ini dijamin sangat menggugah selera karena tampilannya yang mencolok dan cantik menampilkan paduan tiap layernya.

Bakerman memang selalu punya gaya khas mereka tersendiri dalam penyajiannya, salah satunya teknik shake ala barista untuk sajian dirty coffee-nya. Jika standar dirty coffee memakai espresso shot hangat biasa, maka di sini espresso-nya akan dikocok atau shake terlebih dahulu. Espresso shot yang dikocok ini akan menghasilkan tekstur berbuih dan suhunya jadi gak terlalu panas. Saat espresso berbuih ini dituangkan ke atas susu dingin akan menghasilkan perpaduan yang cantik dan makin menggiurkan.

dirty-coffee-jakarta-03

Photo source: @coffee___o.clock

Keunggulan lainnya dari dirty coffee ini adalah mereka menyajikan sampai 6 varian yang semuanya berkelas. Berikut 6 varian dirty coffee dari Bakerman yang terbaik di Jakarta;

  1. Dirty Coffee Original: Pertama tentu saja yang original, namun dengan espresso yang terlebih dahulu dikocok sampai membentuk buih dan berpadu cantik dengan susu dingin.
  2. Dirty Coffee Gula Aren: Varian selanjutnya adalah extra gula aren di mana buih espresso akan ditambahkan extra rasa manis alami dari gula aren. Penambahan gula aren juga membuat tampilannya makin cantik seperti marmer cokelat dan rasanya makin sedap.
  3. Dirty Coffee Rooibos: Penasaran dengan kopi espresso yang dikocok bersama tambahan teh rooibos? Coba deh varian ini yang dijamin memberikan keunikan rasa tersendiri.
  4. Dirty Coffee Tiramisu: Buat yang ingin merasakan dirty coffee dengan rasa manis yang khas, maka varian tiramisu ini bisa dicoba. Dengan tambahan rasa manis khas tiramisu, rasa dirty coffee-nya akan semakin menarik.
  5. Dirty Coffee Matcha: Matcha atau bubuk teh hijau Jepang memang bisa dikombinasikan dengan minuman apapun. Dalam racikan ini, espresso shake-nya akan dibubuhi di atas matcha latte sehingga menghasilkan perpaduan warna cokelat dan hijau yang cantik.
  6. Dirty Coffee Coconut: Ini menu yang juga sangat unik dan berbeda. Jika dirty coffee memakai susu, maka di varian ini akan digantikan dengan air kelapa. Buih dari espresso kocoknya akan ditaruh di atas air kelapa yang bening.

Nah itu dia varian rasa dirty coffee terbaik di Jakarta yang ditawarkan oleh Bakerman. Kamu bisa menemukan gerai Bakerman ini dari mulai di ASHTA District 8, OneSatrio Kuningan, dan juga PIM3.

dirty-coffee-jakarta-04

Photo source: @mean.dcoffee

Lokasi: ASHTA District 8, Lantai Ground, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52 - 53, SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

2. Stuja Coffee

Selanjutnya rekomendasi cafe untuk menikmati dirty coffee enak di Jakarta adalah di Stuja Coffee. Cabang Jakarta sendiri bisa kamu temukan di kawasan Cipete Fatmawati Jakarta Selatan yang berkonsep teduh asri. Bagian depan cafenya terdapat bangunan joglo tradisional yang unik dengan terdapat area outdoor teduh dan indoor yang nyaman.

Untuk teman nongkrong, kamu bisa mencicipi aneka menu perkopian mereka, salah satunya adalah dirty coffee-nya. Dirty coffee di sini memang bergaya original dengan susu dingin yang ditambahkan espresso shot hangat di atasnya. Akan sangat pas dinikmati untuk menemani istirahat siang di tengah teriknya udara Jakarta.

dirty-coffee-jakarta-05

Photo source: @stujacoffee

Lokasi: Jl. Cipete Raya No.18 6, RT.8/RW.3, Cipete Raya, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan.

3. The Morning Person

Bergeser sedikit ke Gading Serpong, ada cafe baru yang juga punya menu dirty coffee enak, namanya The Morning Person. Cafe yang memang pas untuk para morning person ini merupakan bagian dari Dumdum Group. Berlokasi di area Downtown Drive Summarecon, tempatnya pun kece dengan paduan warna hijaunya yang bikin adem.

Aneka minuman kopi di sini diracik dengan pas sehingga bisa dinikmati kapan pun baik untuk sarapan pagi maupun booster energy saat siang. Karena menyediakan aneka racikan kopi yang unik-unik, kamupun bisa menikmati dirty coffee yang uniknya disajikan dalam cup besar. Selain itu ada kopi unik lainnya yaitu iced pineapple shakepresso yang kopinya dishake dengan ekstrak buah nanas.

dirty-coffee-jakarta-06

Photo source: @sliceofdave

Lokasi: Downtown Drive Summarecon Serpong, Jl. Medang Lestari, Gading Serpong, Serpong, Tangerang.

Nah itu dia beberapa spot menikmati dirty coffee yang ada di Jakarta. Bila kamu bosan dengan racikan kopi klasik, bisa nih cobain varian dirty coffee yang unik ini. Biarpun base-nya dari espresso dan susu, tapi dijamin memberi sensasi rasa yang berbeda deh!