Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Pixabay

Mengenal Golden Garlic: Si Bawang Putih Istimewa

August 4, 20213 min readHealthy Foodie

Sering kali, di dalam satu umbi bawang putih terdapat dua atau tiga siung yang berbeda yang dikenal dengan sebutan golden  garlic. Teksturnya sedikit lembek dengan warna kuning keemasan, beda dengan bawang putih segar yang bertekstur renyah dan berwarna putih.

Dengan tekstur yang lembek itu, golden garlic sering dikira sudah nggak layak pakai.  Padahal, khasiatnya bahkan sama dengan bawang putih yang sengaja difermentasi seperti black garlic, lho.

Terjadi karena Perubahan Fisiologis

Photo source: International Produce Training 

Bawang putih yang berubah menjadi golden garlic ini memiliki warna kuning keemasan sedikit transparan, dengan tekstur lembek cenderung lengket. Namun, kulit bawang tetap utuh dan kering seperti biasanya. Dalam bahasa Inggris, kondisi ini dikenal juga dengan waxy breakdown garlic. Sebab, proses pembentukannya lebih banyak karena perubahan fisiologis bawang putih.

Menurut sebuah artikel dari Oregon State University Plant Clinic, bawang putih bisa mengalami kondisi waxy breakdown karena tingginya temperatur dan kurangnya oksigen saat tanaman bawang putih tumbuh. Hal ini sering terjadi di musim panas dengan perubahan suhu yang ekstrem. Makanya, nggak jarang petani bawang putih menemukan hampir semua panennya berubah menjadi lembek dan lengket saat musim panas.

Karena merupakan perubahan fisik dari dalam karena kondisi tumbuh, fermentasi pada bawah putih ini terjadi secara alami tanpa bantuan mikroorganisme dari luar. Ini yang membuat golden garlic masih aman untuk dikonsumsi. Kamu boleh menggunakannya untuk masakan, minyak masak, atau dimakan langsung.

Menyimpan Bawang Putih Golden

Photo source: Pixabay

Sebaiknya jangan simpan bawang putih jenis ini terlalu lama setelah ada di dapur. Bisa saja terjadi kontaminasi silang dan bawang putih malah jadi berjamur dan nggak bagus lagi untuk dimakan.

Kalau kamu mau menyimpannya, simpan dalam wadah kedap udara dan masukkan ke dalam freezer supaya proses pembusukannya nggak berlanjut. Kalau sudah menuju ke kondisi busuk, tentu saja bawang putih udah nggak boleh dikonsumsi dengan cara apa pun.

Perbedaan dengan Black Garlic

Photo source: Flickr

Pada dasarnya, golden garlic atau waxy breakdown garlic terbentuk secara alami, beda dengan black garlic yang memang sengaja dibuat. Sesuai namanya, black garlic memiliki tampilan berwarna hitam yang sering kali membuat orang ragu untuk memakannya.

Padahal, karena difermentasi pada suhu hangat dalam waktu yang lama, kandungan dalam bawang putih hitam lebih terkonsentrasi sehingga rasanya lebih manis. Cara membuatnya adalah difermentasi lalu disimpan pada wadah tertutup dengan suhu kurang lebih 70 derajat Celcius selama satu hingga tiga bulan.

Meski beberapa vitamin hilang dalam prosesnya, kandungan mineral seperti kalium, zat besi, magnesium, dan kalsiumnya meningkat. Inilah yang membuat bawang putih jadi berkhasiat buat tubuh. Dengan kandungannya tersebut, bawang putih hitam dipercaya bisa mencegah kanker, memelihara jantung, menjaga kesehatan otak, dan masih banyak lainnya.

Photo source: Instagram/dapurmami_ok

Nah, dengan kandungan yang kurang lebih sama, golden garlic juga memiliki khasiat yang mirip. Namun, rasanya mungkin nggak seenak black garlic kalau mau dimakan langsung. Maka dari itu, banyak orang memilih untuk menggunakannya sebagai bumbu masakan seperti biasa. Rasanya lebih kencang sehingga memberikan aroma yang lebih nikmat pada makanan.

Bagaimana cara mendapatkannya? Karena terjadi secara alami, nggak banyak yang bisa dilakukan untuk bisa membuat golden garlic ini. Bahkan, sebagian orang merasa menemukan "harta karun" kalau melihat ada bawang putih yang berbeda warna. Tapi ingat, segera gunakan atau simpan di freezer kalau kamu menemukan bawang putih jenis ini di dapur, ya.

Related Articles

Connect with Nibble