Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Jr.

Lavva Lounge, Karaoke Bar yang Dibeking Chef Michelin Star

November 6, 20195 min readReviews

Berada di salah satu kawasan sibuk Jakarta, Lavva Lounge bisa menjadi pilihan untuk melepas penat setelah lelah seharian bekerja. Tempatnya yang luas membuat kalian leluasa untuk menikmati kebebasan dari berbagai deadline ketat.

Yang masih jarang diketahui banyak orang adalah ternyata Lavva juga memiliki menu makanan berat. Menggandeng seorang Chef yang pernah bekerja di salah satu restoran ternama di Italia, Lavva mencoba menghadirkan menu yang bisa menjadi alternatif bagi kalian.

Bagaimana makanannya? Simak dalam review berikut ini!

Karaoke Eksklusif dan Lounge Mewah

Tidak bisa dipungkiri, suasana lounge mewah akan langsung terasa ketika kita masuk ke dalam Lavva. Di meja resepsionis kita langsung menemukan meja resepsionis yang akan memandu dan memberikan 2 pilihan.

Pilihan pertama, yaitu mengambil arah kanan dan menikmati salah satu dari Lavva Lounge, Karaoke TV Suites. Lavva memiliki tiga pilihan KTV yang dibedakan berdasarkan kapasitas, mulai dari 10 orang per ruangan hingga 30 orang per ruangan.

Setiap ruangan memiliki minimum order yang harus dipenuhi sebelum kalian bisa memesannya. Minimum order ini pun bervariasi, mulai dari Rp4.000.000 hingga Rp10.000.000. Namun, tenang saja, harga tersebut sudah termasuk dengan makanan dan minuman.

Lounge Istimewa di Pusat Jakarta

lavva lounge

Untuk pilihan kedua, yaitu mengambil arah kiri dari resepsionis, kalian akan masuk ke dalam lounge. Sebelum masuk ke dalam lounge, mata kalian akan dimanjakan dengan beragam koleksi alkohol yang dimiliki oleh Lavva Lounge. 

Lounge dari Lavva sendiri terasa berenergi. Memiliki TV LED 4K yang berukuran cukup besar membuat lounge ini semarak. Pencahayaan yang temaram makin menambah keinginan untuk bersantai sembari menikmati minuman dan makanan yang kalian pesan.

Live music dan DJ performance adalah nyawa di lounge hingga pukul 01:00 WIB. Bocorannya nih, dalam waktu dekat Lavva juga akan mengundang salah satu DJ internasional untuk unjuk tampil di sini.

Kembali berbicara mengenai alkohol yang dimiliki Lavva, selain cocktails signature, mereka juga memiliki koleksi gin, vodka, rum, tequilla, serta beragam minuman beralkohol lainnya. Selain itu, Lavva juga memiliki banya wiski yang berusia tua, mulai dari 8 hingga 35 tahun.

Makanan dari Chef Takashi Ohkawa

Saat ini Lavva hanya dikenal sebagai sebuah tempat yang memiliki lounge besar, padahal sebenarnya Lavva juga memiliki lini makanan berat yang bisa kalian nikmati. Bahkan, Head Chef Lavva, Takashi Ohkawa, merupakan seorang Chef yang pernah bekerja di salah satu restoran yang memperoleh Michelin Star.

Kebanyakan menu-menu makanan utama di Lavva Lounge merupakan ide dari Takashi Ohkawa. Untuk menu makanan Indonesia, Takashi berembuk dengan timnya untuk menemukan resep yang paling pas. Hal ini dilakukan karena ia mengakui bahwa selera masyarakat Indonesia cukup berbeda dengannya sehingga dirinya membutuhkan opini lokal.

Yang tidak banyak diketahui banyak orang juga adalah Lavva sudah buka sejak 11 siang, sehingga dapat dijadikan tempat alternatif untuk lunch. Bahkan mereka juga memiliki paket makan siang dengan harga Rp135.000. Paket ini sudah termasuk dengan free flow teh atau air mineral.

Fresh Tuna Tartar Finger Sand

lavva lounge

Tuna tartar yang dibalut dengan finger sand ini menjadi menu pembuka selama kami berada di Lavva. Sebagai sebuah starter, makanan yang satu ini cukup cocok untuk kalian nikmati. 

Finger sand-nya cukup renyah dan menjadi paduan yang sesuai dengan tuna yang menjadi isian. Bahkan, saking renyahnya finger sand ini membuat mereka rentan untuk patah. Tuna-nya sendiri terasa cukup segar karena memang disajikan mentah. Rasa dari tuna ini juga terasa lumayan kuat. 

Namun, sayangnya porsi tuna sebagai isian masih kurang banyak sehingga kurang terasa jika kalian langsung melahap satu finger sand. 

Salmon and Potato Croquette

Untuk menu kedua, kami masih mencoba lini appetizer lain dari Lavva Lounge. Kali ini kami masih mencoba seafood lain dari Lavva, yaitu salmon and potato croquette.

Jika dilihat dari luar tidak ada yang membedakan makanan yang satu ini dengan croquette. Bentuknya pun sama persis. Hanya isiannya yang mungkin masih jarang kalian temukan di croquette lain, yaitu salmon.

Sama seperti tuna tartar, isian salmonnya juga kurang terasa. Jika kalian menggigitnya pun rasa kentang akan lebih dominan. Beruntung rasa croquette-nya sendiri cukup berkarakter. Lama memasaknya pun pas sehingga croquette memiliki tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam.

Selain itu, truffle mayo yang dijadikan sebagai saus pelengkap juga memiliki rasa yang cukup menawan. 

Linguine Alla Boscaiola

lavva lounge

Masuk ke main course, kami terlebih dulu mencoba salah satu pasta dari Lavva Lounge. Sebagai seorang Chef yang pernah bekerja di salah satu restoran dengan Michelin Star di Italia, tentu pasta merupakan salah satu menu andalan dari Chef Takashi.

Menu yang kami coba menggunakan linguine sebagai pasta-nya. Linguine ini mirip dengan fettucine, tetapi dengan bentuk yang tidak selebar dan datar seperti fettucine.

Linguine alla boscaiola dari Lavva memiliki saus yang sangat creamy. Sausnya sendiri menggunakan porcini cream sebagai bahan utama, terasa begitu pas melengkapi linguine.

Hadirnya champignon sebagai pelengkap memberikan nilai lebih untuk menu ini. Champignon atau yang lebih dikenal sebagai jamur kancing ini mampu menambah variasi rasa yang dihadirkan dalam seporsi linguine alla boscaiola.

Nakabara Steak

Menu nakabara steak adalah menu utama dan pamungkas yang kami coba selama berada di Lavva. Steak yang berasal dari bagian rusuk ini merupakan salah satu signature menu dari Lavva.

Dalam menu ini daging dimasak hingga tingkat kematangan medium well dan dibumbui juga dengan garam dan merica sehingga memiliki rasa yang cukup asin. Dagingnya memiliki tekstur yang juicy. Saus ponzu yang digunakan mendorong rasa daging steak menjadi lebih kuat.

Nakabara steak juga disajikan dengan beberapa sayuran segar, yaitu berupa asparagus dan wortel. Keduanya juga dimasak dengan tingkat kematangan yang pas sehingga tidak keras.

Rekomendasi Kami

Sebagai alternatif tempat makan, Lavva sangat mungkin untuk dikunjungi. Menunya terasa yummy dan kalau kalian suka alkohol, kami sangat rekomen kalian mencoba beragam liqueur di sini. Lain cerita untuk kalian yang ingin suasana makan lebih tenang, bisa saja Lavva bukan pilihan utama. 

Bicara tentang makanannya, kami rasa Lavva masih bisa terus berkembang, terutama dalam sajian appetizer. Namun begitu, untuk main course dan pasta, Lavva mampu menyajikan makanan yang bisa mengimbangi aura mewahnya.

Lokasi: Plaza Senayan P4, Jl. Asia Afrika No.8, Jakarta Pusat.

Related Articles

Connect with Nibble