Healthy Foodie

Manfaat Temulawak, Tanaman Sehat Asli Indonesia

by Pramawidhi Setiono | March 26, 2020

Manfaat Temulawak, Tanaman Sehat Asli Indonesia
Temulawak merupakan salah satu tanaman khas yang asli berasal dari Indonesia. Memiliki nama yang berbeda di masing-masing daerah, seperti koneng gede dalam bahasa Sunda atau temu labak di Madura, manfaat temulawak dipercaya memiliki khasiat yang sangat baik bagi tubuh manusia. Tanaman kaya nutrisi ini sekarang sudah mulai menyebar ke berbagai negara sahabat Indonesia, seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina. Selain itu, negara sahabat seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat sudah mulai membudidayakan temulawak di negaranya. Nutrisi yang banyak membuat kandungan tanaman kecil ini bisa kalian temukan di lebih dari 900 produk obat nasional dalam daftar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Yuk kenalan sama si kecil kaya nutrisi satu ini!

Beda Temulawak dan Kunyit

Photo source: klikdokter.com

Sebelum lebih jauh lagi membahas tentang manfaat temulawak, mari kita bahas terlebih dulu perbedaan makanan asli Indonesia ini dengan kunyit. Keduanya sering dikatakan memiliki kemiripan dan tidak jarang ada orang yang salah ketika tadinya ingin membeli temulawak tetapi justru membeli kunyit. Perbedaan terbesar terletak pada ukurannya. Meskipun sama-sama memiliki warna cokelat kekuningan di kulit bagian luar, temulawak memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan kunyit. Selain itu, hampir semua temulawak memiliki bentuk yang cenderung bulat, sedangkan kunyit bentuknya lebih lonjong. Perbedaan lain terletak pada warnanya. Kedua tanaman ini memang ketika dikupas kulitnya sekilas memiliki warna kuning yang serupa. Namun, jika lebih diperhatikan lagi, warna kuning pada temulawak lebih lembut dibandingkan warna kuning di kunyit. Karena memiliki warna kuning yang lebih pekat ini membuat kunyit juga sering digunakan sebagai pewarna alami bagi makanan. Yang tidak kalah berbeda adalah aroma dari temulawak dan kunyit. Aroma dari kunyit lebih terasa ketika kalian membuka kulitnya, sedangkan aroma dari temulawak terasa hanya samar-samar. Namun, jika kalian mencoba merasakan makanan yang telah dicampur oleh temulawak, rasa pahit akan sangat kuat terasa. Hal yang berbeda akan kalian temukan di makanan yang dicampur dengan kunyit karena meskipun juga pahit, ada sedikit rasa manis yang terasa di lidah.

Kecil Tapi Kaya Manfaat

Photo source: shutterstock

Bagian rimpang (buah) dari temulawak memang sejak dulu dikenal kayak akan nutrisi yang berguna bagi tubuh manusia. Kandungan utama yang ditemukan pada bagian rimpang ini adalah protein, karbohidrat, dan berbagai minyak atsiri yang terdiri dari kamfer, glukosida, turmerol, dan kurkumin. Berikut beberapa manfaat temulawak yang paling dikenal.

Mengatasi Masalah Pencernaan

Manfaat temulawak yang satu ini merupakan manfaat utama yang sering disebut mampu dihasilkan oleh temulawak. Ini dikarenakan temulawak mampu merangsang produksi cairan empedu. Cairan ini sangat dibutuhkan tubuh manusia untuk membantu melancarkan pencernaan makanan di dalam tubuh. Selain itu, disadur dari Hellosehat, sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology meminta pasien yang mengalami peradangan usus untuk mengonsumsi temulawak setiap harinya. Hasilnya, kelompok pasien tersebut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan kelompok pasien yang tidak mengonsumsi temulawak.

Menyembuhkan Flu

Menyembuhkan flu merupakan salah satu manfaat yang dipercaya dimiliki oleh temulawak. Belum ada penelitian lanjutan yang dilakukan mengenai manfaat ini, tetapi sudah banyak yang meyakininya. Tak heran jika belakangan di tengah merebaknya pandemi COVID-19 temulawak begitu dicari di pasar dan melonjak harganya. Temulawak ini dicari untuk dijadikan sebagai salah satu bahan pembuat empon-empon. Kandungan kurkumin di dalam tanaman satu ini adalah alasan utama begitu banyak orang yang meyakini temulawak dapat membantu menghindari COVID-19. Kurkumin di dalam temulawak ini serupa dengan kandungan yang dimiliki oleh makanan yang mengandung jahe.

Mengubah Lemak Menjadi Energi

manfaat temulawak

Photo source: tagar.id

Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan, manfaat ini adalah manfaat paling nyata yang dimiliki oleh temulawak bagi tubuh manusia. Temulawak memiliki pengaruh yang sangat besar pada metabolisme lemak manusia. Metabolisme lemak sendiri adalah proses penguraian asam lemak untuk menjadi energi bagi tubuh.  Dengan manfaat ini, konsumsi temulawak secara rutin setiap harinya tentu sangat baik untuk diterapkan bagi penderita obesitas atau yang sedang dalam program diet. 

Mengatasi Osteoarthritis

Disadur dari Hellosehat, manfaat temulawak lainnya adalah membantu pasien yang mengalami osteoarthritis. Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif, di mana sendi-sendi menjadi terasa sakit dan kaku. Hal ini juga dibuktikan dalam sebuah jurnal yang diterbitkan di dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine. Jurnal tersebut menunjukkan bahwa efek temulawak hampir sama seperti efek ibuprofen (obat penghilang rasa sakit) yang diberikan kepada pasien osteoarthritis.

Salah Satu Bagian dari Pengobatan Kanker

Hingga saat ini memang belum ditemukan obat yang benar-benar dapat menghilangkan kanker yang menjangkit di tubuh manusia. Namun, penelitian yang dilakukan oleh University of Maryland Medical Center menjelaskan bahwa ada kemungkinan temulawak menjadi salah satu obat herbal yang bisa dimanfaatkan dalam pengobatan kanker. Hal ini dikarenakan tanaman kecil satu ini mengandung antioksidan yang cukup besar di tiap rimpangnya. Kanker yang disebut dapat diobati oleh temulawak di antaranya adalah kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus.

Memiliki Efek Samping yang Tidak Main-main

Photo source: pinterest

Meskipun memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap dan bisa didapat dengan mudah, tetapi ternyata temulawak juga memiliki beberapa efek samping. Tak cuma sekedar efek samping biasa, efek samping dari konsumsi tanaman ini juga cenderung berbahaya bagi kesehatan. Konsumsi temulawak yang melebihi batas waktu maksimal 18 minggu berturut-turut disebut dapat mengakibatkan iritasi perut dan mual. Jika gejala ini sudah mulai muncul, kalian diharap untuk segera melaporkan kepada dokter agar dapat dilakukan langkah-langkah pengobatan. Selain itu, bagi penderita gangguan hati dan kandungan empedu juga sangat disarankan untuk menghindari tanaman satu ini. Ini dikarenakan temulawak mengandung banyak zat yang dapat merangsang produksi cairan empedu yang dapat memperburuk penderita penyakit tersebut. Seperti kebanyakan makanan lainnya, temulawak menyehatkan asal dikonsumsi dalam jumlah yang tepat dan tidak berlebihan. Siap untuk hidup sehat dengan tanaman satu ini?