Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Freepik

Jangan Tertukar, Ini Beda Daging Sapi dan Daging Babi

June 10, 20213 min readTips & Tricks

Berdasarkan kategorisasinya, baik daging sapi dan daging babi sama digolongkan ke dalam jenis daging merah. Sepintas yang namanya daging, terutama yang mentah, terlihat memiliki tampilan yang mirip satu sama lain. Hal ini kadang membingungkan bagi orang yang masih awam.

Persoalan membedakan kedua jenis daging tersebut juga terkait dengan aspek religius atau agama. Ada beberapa agama yang menetapkan aturan mengenai pilihan jenis daging untuk dikonsumsi. Seperti pada kalangan Muslim, Yahudi, dan Kristen Advent yang melarang mengonsumsi daging babi. Lalu kalangan Hindu India dan Sikh yang umumnya tidak mengonsumsi daging sapi.

Oleh karena itu, pengetahuan mengenai cara membedakan antara daging sapi dan daging babi menjadi penting. Agar semua kalangan dapat tetap menyantap makanannya dengan nyaman tanpa kuatir melanggar ajaran agama yang dianutnya.

Yuk, kita simak perbedaan antara daging sapi dan daging babi berikut ini:

1.      Warna Daging Berbeda

daging-sapi-dan-daging-babi-02

source: istockphoto

Dari segi warna, kedua daging nampak sangat berbeda lho. Daging sapi memiliki warna merah yang khas dan cerah. Sedangkan daging babi warnanya cenderung merah pucat, bahkan cenderung menyerupai warna daging unggas seperti ayam dan kalkun.

Dikutip dari Healthline, warna pucat dari daging babi tersebut karena kandungan mioglobin (myoglobin) di dalamnya lebih sedikit dibanding daging merah lain.  Mioglobin sendiri merupakan protein dalam jaringan otot yang mengikat oksigen sehingga dapat digunakan untuk energi.

Meskipun menyerupai daging unggas, tapi daging babi tetap tergolong daging merah karena mioglobinnya tetap lebih tinggi dibanding ayam, kalkun, dan sejenisnya.

2.      Tekstur Daging Sapi Lebih Padat

source: freepik

Daging sapi memiliki protein pada jaringan otot (mioglobin) yang lebih tinggi dibandingkan daging babi. Oleh karena itu, tekstur daging sapi lebih padat, keras, dan liat seperti umumnya daging merah. Sedangkan daging babi teksturnya cenderung lebih lembek dan mudah diregangkan.

Serat dalam daging sapi juga lebih kasar dan terlihat jelas. Guratan garis serat tersebut akan semakin mudah dilihat saat diregangkan.

3.      Penampakan Lemak Dagingnya Berbeda

source: istockphoto

Daging babi punya lapisan lemak yang lebih banyak dan tebal serta tekstur lemaknya elastis. Ketika dimasak, jaringan lemak pada babi akan lebih cepat lumer. Penampakan lemak pada babi akan lebih terlihat di bagian perut (pork belly) di mana antara daging dengan lemaknya membentuk lapisan-lapisan yang khas.

Sedangkan pada daging sapi, lemaknya akan lebih kaku serta kasar jika dipegang. Lemak sapi juga tidak mudah lumer ketika dimasak. Secara garis besar daging terlalu terlihat berlemak, namun ada juga beberapa jenis seperti kobe dan wagyu yang lemak dagingnya membentuk motif yang khas seperti marmer (marbling).

4.      Kedua Daging Memiliki Aroma Khas

source: istockphoto

Jika kalian masih ragu membedakan kedua jenis daging, cara berikutnya yang bisa kalian gunakan adalah dengan menciumnya. Kedua daging sama-sama punya aroma khasnya masing-masing. Daging babi memiliki aroma amis khas yang langsung dapat dideteksi ketika menciumnya. Sedangkan daging sapi aromanya lebih menyerupai aroma anyir darah yang bercampur dengan daging.

Akan tetapi cara membedakan berdasarkan aroma ini cukup sulit dilakukan buat mereka yang belum terbiasa mencium aroma masing-masing daging.

5.      Hasil Setelah Dimasak akan Berbeda

source: istockphoto

Penampakan kedua daging setelah dimasak akan terlihat jauh berbeda lho. Sedikit mengulang pada ciri yang pertama, karena kandungan mioglobin dalam daging babi lebih rendah, maka warnanya dagingnya setelah dimasak akan lebih putih. Tekstur daging babi masak yang diiris-iris mirip dengan daging ayam dan kalkun pada bagian breast atau dada.

Sedangkan pada daging sapi, warnanya akan cenderung berubah menjadi coklat dengan aksen warna merah daging di dalamnya. Daging sapi setelah dimasak juga lebih cenderung kering dan tidak terlalu terlihat basah berlemak.

Nah, itu tadi Nibblers sedikit tips membedakan antara daging sapi dan daging babi. Bagi kalian penganut keyakinan yang melarang mengonsumsi salah satu dari dua jenis daging tersebut, semoga panduan singkat ini dapat membantu ya!

Related Articles

Connect with Nibble