Tips & Tricks

Warna pada Segel Roti Tawar, Apa Artinya?

by Danang Lukmana | July 01, 2021

Warna pada Segel Roti Tawar, Apa Artinya?
Kalau kalian lagi berbelanja roti, sering nggak nih memperhatikan segel penjepit bungkus roti tawar yang berwarna-warni? Segel roti tawar atau bread clip sendiri gak cuma memiliki fungsi untuk menahan kantong kemasan, tapi juga memberikan tanda kapan roti akan kedaluwarsa. Dan siapa sangka, warna bread clip ini juga bisa jadi pertanda kapan roti dalam kemasan tersebut diproduksi, lho. Warna-warni tersebut sebenarnya adalah kode penanda tersendiri untuk menunjukkan hari dibuatnya roti. Dengan memperhatikan kode tersebut, kalian bisa memperkirakan kesegaran dan kapan roti tersebut akan kadaluarsa.

Arti dari Warna pada Segel Pembungkus Roti Tawar

segel pada bungkus roti tawar

source: istockphoto

Emangnya apa saja sih arti di balik warna-warni pada segel roti tawar tersebut? Dilansir WiseBread, berikut penjelasannya:

1.      Biru

Warna biru menandakan bahwa roti tersebut dibuat di hari Senin. Oleh karena itu, kalau kalian mau membeli roti yang baru alias fresh from the oven, usahakan pilih yang penjepit kemasannya berwarna biru ya!

2.      Hijau

Nah kalau kalian ingin membeli roti di hari Selasa dan masih segar, pilihlah roti yang dijepit stiker atau segel yang bertanda hijau. Warna ini menandakan kalau roti tersebut dibuat di hari Selasa. Pemilihan roti di hari Rabu juga bisa kok menggunakan patokan kemasan roti bertanda hijau ini. Hal itu karena beberapa pabrik roti melakukan libur alias nggak memproduksi roti mereka di hari Rabu.

source: istockphoto

3.      Merah

Roti dengan stiker atau segel penjepit berwarna merah artinya diproduksi pada hari Kamis. Kalau kalian ingin membeli roti yang masih segar pada pertengahan pekan, maka kalian bisa mencari kemasan roti yang bertanda merah ini.

4.      Putih

Roti tawar yang diproduksi pada hari Jumat memiliki tanda penjepit berwarna putih. Selain melihat warna stiker atau penjepitnya, kalian juga bisa melihat tanggal kedaluarsa yang tertera pada kemasan roti atau penjepitnya itu. Tapi perlu diingat, kalau tanggal tersebut merupakan hari pendistribusian roti alias tanggal di mana roti tersebut mulai dijual di pasaran. Kalau kalian mau tahu tanggal produksi secara pasti, lebih baik tanyakan langsung kepada penjaga tokonya. Gak ada salahnya memastikan hal tersebut sebelum kalian membeli roti yang diinginkan.

source: istockphoto

5.      Kuning

Waktunya berbelanja roti di akhir pekan! Saat membeli roti di akhir pekan pilihlah yang kemasannya tersegel dengan warna kuning. Warna ini menandakan bahwa roti dibuat pada hari Sabtu. Sama halnya untuk hari Minggu, kalian bisa memilih roti yang bertanda kuning tersebut karena terkadang beberapa pabrik juga melakukan libur produksi di hari tersebut.

Bukan Standar Baku

source: wise bread

Sejauh ini belum bisa benar-benar dipastikan kalau kode warna pada segel roti tawar tersebut benar-benar merupakan standar yang baku. Beberapa pabrik produsen roti bahkan nggak mengikuti standar warna ini. Bahkan ada juga yang mempunyai standar kode warna tersendiri. Untuk memastikan roti yang kalian beli dan nikmati itu benar-benar masih layak, kalian bisa mengecek tanggal kadaluarsa yang tertera. Atau bisa dapatkan langsung dari produsennya saat masih baru matang.

Membuat Sendiri Roti Tawar di Rumah

source: istockphoto

Kalau nggak mau repot-repot menghafal kode warna atau selalu mengecek tanggal kadaluwarsanya, kalian bisa lho membuat sendiri roti tawar di rumah. Membuat roti sendiri juga memastikan bahan yang digunakan aman dan bisa kalian kontrol sendiri. Cukup mudah kok membuat roti sendiri, begini resepnya. Bahan-bahan:
  • 250 gr tepung terigu protein tinggi
  • 5,5 gr yeast atau ragi instan
  • 10 gr susu bubuk
  • 1 butir telur ayam, ukuran sedang
  • 90 ml susu UHT
  • 30 ml air dingin
  • 25 gr gula
  • 20 gr butter
  • 2,5 gr garam
Cara membuat roti tawar:
  1. Campur bahan-bahan kering (terigu, gula pasir, ragi instan, dan susu bubuk) hingga rata.
  2. Tambahkan kuning telur dan susu UHT. Masukkan juga air dingin sedikit demi sedikit.
  3. Aduk dan uleni adonan roti tawar hingga setengah kalis.
  4. Masukkan butter, lalu terus aduk atau uleni. Sembari tambahkan garam secukupnya.
  5. Uleni terus hingga benar-benar kalis yang ditandai dengan adonan roti sudah benar-benar tercampur. Jika diambil sedikit dan dibentangkan maka adonan akan seperti lapisan halus serta tipis yang nggak gampang putus.
  6. Istirahatkan adonan roti tawar selama sekitar 10 menit.
  7. Potong adonan menjadi 2 bagian sesuai ukuran loyang roti tawar (@ 235 gram).
  8. Pipihkan adonan, lalu gulung dan letakkan dalam loyang roti tawar ( ukuran 20x8x6,5 cm)
  9. Biarkan adonan mengembang, sekitar 60 menit, bergantung pada cuaca, suhu ruangan dan kelembaban.
  10. Panggang adonan roti tawar dengan suhu 200 °C selama 20 menit, hingga berwarna coklat keemasan.
  11. Roti tawar siap. Tinggal dinginkan dan potong per-slice sesuai selera.