Foodies Trends

15 Titik Sarapan di Bandung Paling Ngeunah Euy!

by Pramawidhi Setiono | October 28, 2019

15 Titik Sarapan di Bandung Paling Ngeunah Euy!
Bandung merupakan salah satu Kota yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Pulau Jawa. Udaranya yang sejuk, banyaknya bangunan-bangunan sejarah yang masih bertahan, dan ditambah dengan banyaknya destinasi wisata yang bisa dikunjungi merupakan sebuah paket lengkap untuk liburan sempurna. Kuliner juga merupakan salah satu andalan dari kota yang berada di Tanah Sunda ini. Banyak kuliner yang dijual di kota besar Indonesia sebenarnya berasal dari Kota Bandung.  Mau berlibur atau sedang berada di Kota Bandung dan bingung mencari tempat sarapan di Bandung? Simak rekomendasi kami dalam artikel ini!

Lotek Kalipah Apo 42

Photo source: qraved.com

Banyak yang menyebut bahwa liburan ke Bandung belum sah jika belum mengunjungi salah satu pasar legendaris Bandung, Pasar Baru. Ternyata, selain Pasar Baru, ada juga tempat makanan yang melegenda di dalam Pasar Baru. Dikenal dengan nama Lotek Kalipah Apo, kedai yang satu ini sudah mulai berjualan sejak tahun 1953. Buka dari pukul 09:00, calon pengunjung pasti harus rela mengantre untuk bisa mencicipi lotek di kedai ini. Rasanya yang tidak pernah berubah sejak pertama kali buka merupakan nilai lebih dari Lotek Kalipah Apo 42. Lokasi: Lotek Kalipah Apo 42, Jl. Kalipah Apo No.42, Karanganyar, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung.  

Kupat Tahu Gempol

Photo source: @yankuliner

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pernah mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa Kupat Tahu Gempol adalah salah satu kedai makanan yang harus dikunjungi di Bandung. Apa sih nilai lebih dari Kupat Tahu Gempol dengan kedai kupat tahu lainnya? Buka sejak pukul 06:00, Kupat Tahu Gempol dikenal karena memiliki rasa yang manis dari bumbu kacangnya. Selain itu, kerupuk terasi nan gurih dan renyah yang mereka berikan sebagai pendamping kupat tahu juga merupakan sebuah hal yang cukup unik.  Lokasi: Kupat Tahu Gempol, Jl. Gempol Kulon No.53, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung.

Bubur Ayam Mang H. Oyo

Photo source: detikFood

Mampu menolak seporsi bubur ayam sebagai pilihan sarapan? Jika sedang mencari bubur ayam di Kota Bandung, pasti Bubur Ayam Mang H. Oyo selalu muncul sebagai tempat yang direkomendasikan. Unik adalah satu kata yang menggambarkan bubur ayam yang dijual di kedai satu ini. Bagaimana tidak, jika kalian membalik mangkuk yang berisikan bubur ayam dari kedai ini, pasti bubur tersebut tidak akan tumpah. Ini dikarenakan Mang H. Oyo menggunakan beras yang khusus dipanen dari sawah miliknya sendiri. Lokasi: Bubur Ayam Mang H. Oyo, Jl. Sulanjana No. 30, Tamansari, kota Bandung.

Roti Bakar Gempol

Photo source: bhellabhello.wordpress.com

Masih di kawasan Jalan Gempol, tersedia jenis makanan lain yang juga cocok untuk kalian nikmati sebagai sarapan di Bandung. Jika biasanya kedai roti bakar lain buka pada sore hari, Roti Bakar Gempol sudah mulai berjualan sejak pukul 07:00. Rotinya yang begitu tebal ditambah dengan isian selai atau topping lain yang melimpah sesuai dengan pilihan menjadikan kedai roti bakar yang satu ini begitu dicintai. Porsinya yang besar pastinya akan membuat kalian kenyang hanya dengan 1 porsi roti saja. Selain roti bakar, kedai ini juga menyediakan roti dengan aneka isian yang sangat cocok untuk dimakan saat pagi hari. Lokasi: Gempol Wetan No.14, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung.

Surabi Cihapit

Photo source: myeatandtravelstory.wordpress.com

Bandung dikenal sebagai salah satu kota yang merupakan asal dari surabi sehingga seperti ada yang kurang jika kalian tidak mencicipi surabi di kota asalnya. Jika di Jakarta ada Serabi Enhaii yang masuk ke daftar serabi enak di Jakarta, maka di Bandung ada Surabi Cihapit yang menjadi pilihan. Salah satu kedai surabi yang paling dikenal di Bandung adalah Surabi Cihapit. Sudah mulai berjualan sejak tahun 1991, surabi andalan mereka adalah surabi oncom dan surabi kinca. Tersedia juga topping lain, baik manis atau asin, yang bisa kalian pilih sesuai selera. Kedai Surabi Cihapit sudah mulai buka sejak pukul 06:00. Lokasi: Jalan Cihapit No 65, Cihapit, Kota Bandung.

Batagor Haji Yunus

Photo source: myeatandtravelstory.wordpress.com

Puas menikmati batagor yang bikin ngiler di Jakarta, berarti sudah saatnya berburu batagor yang autentik di daerah asalnya.  Sudah mulai berjualan sejak 56 tahun lalu, Batagor Haji Yunus adalah salah satu kedai batagor paling legendaris di Bandung. Tersedia 2 jenis batagor yang bisa kalian pilih, yaitu batagor kering dengan sambal kacang atau batagor basah dengan kuah kaldu. Untuk pedasnya, kalian bisa memilih sesuai dengan kemampuan kalian dalam menghadapi makanan pedas.  Buka sejak pukul 06:00, Batagor Haji Yunus selalu ramai oleh pengunjung yang bahkan datang dari luar Kota Bandung. Lokasi: Jalan Kopo No. 68, Babakan Asih, Kota Bandun.

Kue Balok Mang Udju Cihapit

Photo source: detikFood

Jajanan jadul yang masih dijual di restoran Jakarta ini hingga kini merupakan salah satu makanan legendaris yang masih dijual bahkan di kota asalnya. Kue Balok Mang Udju di Cihapit adalah salah satunya. Alasan kenapa kue balok yang satu ini begitu dicari adalah karena mereka memiliki kue balok dengan rasa strawberry dan nanas, di luar topping yang memang wajar ditambahkan di atas kue balok. Selain itu kue balok di kedai yang buka sejak dini hari ini memiliki tekstur yang lembut karena menggunakan susu cair dalam adonanannya. Lokasi: Jl. Cihapit No.169, Cihapit, Kota Bandung.

Lomie Kalipah Apoh 61

Photo source: teronggemuk.com

Masuk ke Indonesia karena pedagang asal Tiongkok, mie semakin berkembang setelahnya. Banyak varian mie yang bermunculan di Indonesia, sesuai dengan ciri khas daerahnya. Salah satunya adalah mie khas Bandung, lomie. Mencari lomie yang autentik di Bandung berarti harus datang ke Lomie Kalipah Apoh 61. Lomie adalah mie yang dicampur dengan kuah kental berwarna cokelat. Kuah kental ini diracik menggunakan campuran rebusan kaldu seafood dengan tepung maizena.  Buka sejak pukul 07:00, Lomie Kalipah Apoh 61 selalu dipenuhi pengunjung yang kebanyakan datang dari luar kota. Lokasi: Jl. Kalipah Apo No.73, Kota Bandung.

Nasi Kuning Sumur Bandung

Photo source: jaringanrasa.blogspot.com

Siapa yang bisa menolak jika dihidangkan seporsi nasi kuning sebagai sarapan. Terlebih jika nasi kuningnya memiliki rasa yang gurih seperti Nasi Kuning Sumur Bandung. Nasi kuning yang satu ini menjadi incaran dari anak kuliah untuk sarapan di Bandung karena rasanya yang enak dan ramah di kantong mahasiswa. Buka dari pukul 05:00, biasanya dari pukul 08:00 saja lauk yang tersedia tidak lagi lengkap karena ramainya pengunjung yang datang ke kedai nasi kuning ini. Lokasi: Jl. Sumur Bandung, Lb. Siliwangi, Kota Bandung.

Lotek Mahmud

Photo source: jenzcorner.net

Meskipun memiliki nama Lotek Mahmud, nyata-nya kedai yang satu ini justru lebih dikenal dengan makanan khas Indonesia lainnya, nasi bakmoy. Nasi non-halal ini merupakan perpaduan antara makanan Tiongkok dengan Indonesia. Meskipun nasi bakmoy saat ini juga sudah banyak yang disajikan tanpa menggunakan daging babi, tapi nsai bakmoy di Lotek Mahmud ini masih tetap setia dengan daging babi. Lokasi: Jl. Mahmud IV No.9, Pamoyanan, Kec. Cicendo, Kota Bandung.

Lontong Kari Kebon Karet

Photo source: myeatandtravelstory.wordpress.com

Siapa yang menyangka di dalam sebuah gang yang cukup sempit terdapat sebuah kedai yang menjadi salah satu tempat legenda sarapan di Bandung. Kedai legendaris satu ini sesuai dengan namanya, menjual lontong kari sebagai menu andalan. Sarapan dengan kuah kari yang hangat & kental tentunya akan membuat pagi hari semakin berwarna. Ditambah dengan lontong yang pastinya akan bikin perut kalian begah di pagi hari. Selama 53 tahun berjualan, Lontong Kari Kebon Karet tidak pernah mengubah rasa yang selalu membuat pengunjungnya kembali lagi.  Lokasi: Jl. Otto Iskandar Dinata, Gang Kebon Karet No. 28, Pasir Kaliki, Kota Bandung.

Soto Ojolali

Photo source: ksmtour.com

Nama boleh saja mengambil bahasa Jawa, tetapi kedai yang satu ini menyuguhkan varian soto yang memang ciri khas Kota Bandung, yakni Soto Bandung. Soto Bandung identik dengan kuah bening yang berisi potongan daging sapi, lobak, kacang kedelai, dan daun kemangi. Buka sejak tahun 1940, kedai soto yang ini mampu bertahan sampe 79 tahun lamanya. Meskipun saat ini sudah dikelola oleh keturunan generasi ke-empat, rasa soto Bandung di Soto Ojolali masih sama seperti saat pertama kali dibuka. Lokasi: Jalan Cibadak No. 79, Kota Bandung.

Sate Jando

Photo source: @lamakbanagallery

Terletak tepat di belakang Gedung Sate dan berdekatan dengan Lapangan Gasibu membuat kedai yang satu ini selalu ramai akan pengunjung, terlebih di akhir pekan. Sejak pagi pun pengunjung sudah mengular untuk membeli hidangan yang satu ini. Buka sejak pukul 05:00, kalian bisa menikmati sate sapi, ayam, ataupun kambing di Sate Jando. Dagingnya yang tebal ditambah dengan bumbu yang melimpah membuat pembeli rela mengantre lama hanya untuk mencicipinya. Lokasi: Jl. Hayam Wuruk, Citarum, Kota Bandung.

Kolak Campur Ibu Sari

Photo source: @matkiding

Jika biasanya kolak hanya bisa ditemukan pada momen bulan Ramadan, hal sebaliknya bisa kalian temukan di Bandung. Bahkan, di kedai yang buka mulai pukul 06:00 ini, kolak mampu dikreasikan ke dalam aneka varian. Tak sedikit figur publik Indonesia yang sengaja datang untuk mengunjungi Kolak Campur Ibu Sari guna sarapan di Bandung. Rasa kolaknya yang khas membuat semua orang ketagihan dan ingin terus memakannya. Lokasi: Jl. Karawitan No.17-21, Turangga, Bandung.

Yoghurt Cisangkuy

Photo source: tempatwisatadibandung.info

Lagi pengen sarapan yang ga ngenyangin tapi malah membuat badan sehat? Yuk sarapan yoghurt di Yoghurt Cisangkuy. Kedai yang sudah berdiri sejak tahun 1976 ini sering dijadikan tempat nongkrong favorit keluarga. Buka sejak pukul 08:00, menikmati yoghurt dari Yoghurt Cisangkuy adalah pilihan yang tepat. Yoghurt dikenal sangat bermanfaat bagi pencernaan tubuh kita. Dengan mengonsumsinya di pagi hari, akan membantu tubuh dalam mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan juga membuat badan terasa lebih segar. Lokasi: Jl. Cisangkuy No.66, Kota Bandung. Jadi, sudah siapkah kalian untuk berlibur dan berburu kuliner di Kota Bandung?