Healthy Foodie

Beda Oat dan Gandum yang Sering Bikin Bingung

by Wahyu Panca Handayani | February 03, 2022

Beda Oat dan Gandum yang Sering Bikin Bingung

Nibblers, kamu sudah tahu beda oat dan gandum belum? Selama ini, nggak sedikit orang yang mengira oat adalah nama lain dari gandum. Alasannya, baik oat maupun gandum sama-sama dikenal sebagai sumber karbohidrat yang lebih baik dibandingkan beras. Jadi, banyak orang yang salah kaprah dan menganggap keduanya sebagai jenis bahan pangan yang sama.

Nyatanya, meskipun sama-sama dikategorikan sebagai serelia yang menyehatkan, oat dan gandum cukup berbeda jauh. Nggak cuma dari namanya saja, jenis tanaman dan kandungannya juga sama sekali nggak sama, lho. Nah, biar kamu nggak bingung dan penasaran, yuk simak penjelasan Nibble berikut ini!

Apa Itu Oat?

Source: Freepik

Sebelum mengenal perbedaan di antara keduanya, kamu tentu saja harus mengenal lebih dalam apa sih oat dan apa sih gandum gandum itu. Dengan begitu, kamu bakal bisa lebih mudah membedakan keduanya.

Oat yang disebut Avena sativa dalam Bahasa Latin ini merupakan jenis tanaman berbiji yang sengaja ditanam untuk diambil bijinya. Dalam bahasa Indonesia, kamu bisa mengenalnya dengan nama “havermut”, yang sayangnya masih asing di telinga banyak orang.

Meskipun pertama kali dikonsumsi sebagai bahan pangan pokok oleh orang-orang Barat dan Amerika, tanaman oat ini sebenarnya berasal dari daerah Timur Tengah. Tanaman berbiji yang seperti beras ini akhirnya menyebar ke Eropa dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan. 

Oat ini bisa tumbuh di daerah beriklim sedang dan nggak merluin banyak sinar matahari untuk tumbuh. Bahkan, tanaman pangan ini juga paling tahan di musim penghujan. Jadi, nggak heran kalau saat ini, oat paling banyak dibudidayakan di Rusia dan Kanada.

Apa Itu Gandum

Source: Freepik

Nggak jauh berbeda, gandum yang punya nama latin Triticum Avestivum ini juga jenis rerumputan liar berbiji yang dibudidyakan sebagai sumber karbohidrat utama di banyak negara. Gandum ini sendiri punya banyak jenis, yang bisa dibedain dari tekstur bijinya (kernel), warna kulit biji (bran), dan musim tanamnya.

Gandum ini termasuk salah satu jenis tanaman pangan pertama di dunia. Bahkan, melansir dari Food Struct, para arkeolog memperkirakan gandum ini sudah dibudidayakan sejak tahun 9500 SM. Kemungkinan besar, gandum ini berasal dari daerah sekitar Laut Merah dan Laut Mediterania.

Beda Oat dan Gandum

Nah, sesuai penjelasan di atas, bisa disimpulin kalau gandum dan oat ini berasal dari jenis tanaman yang berbeda. Bahkan, keduanya juga mulai dibudidayakan sebagai bahan pangan di era dan tempat yang berbeda. Selain itu, masih ada banyak hal yang membedakan gandum dan oat ini. Bahkan, tampilan, kandungan nutrisi, cara konsumsi, dan cara pengolahan keduanya juga beda jauh. Yuk kenali perbedaannya berikut ini!

1. Beda Biji Oat dan Biji Gandum

Source: Freepik

Masuk ke dalam suku padi-padian, biji gandum berbentuk oval dan terdiri dari tiga bagian, yaitu kulit (bran) endosperma, dan lembaga (germ). Panjang biji gandum ini sekitar 6 sampai 8 milimeter dengan diameter 2 sampai 3 milimeter.

Sementara gandum terdiri dari banyak bagian, oat dihasilkan dari bulir-bulir biji yang terbuka dan dikonsumsi secara utuh. Berbeda dengan biji gandum yang berkumpul dalam satu cluster, biji oat ini dikenal sebagai biji individual. Bahkan, jarak antara satu biji dengan biji lainnya tergolong cukup jauh.

2. Beda Kandungan Nutrisi Oat dan Gandum

Nggak hanya penampilannya saja, nutrisi yang terkandung di dalam oat dan gandum juga berbeda, lho. Itulah mengapa kedua jenis bahan pangan ini biasanya dikonsumsi untuk kebutuhan yang berbeda.

Nggak perlu diraguin lagi, oat dan gandum ini sama-sama kaya akan karbohidrat. Hanya saja, kalau dibandingkan, karbohidrat di dalam gandum masih lebih banyak dibandingkan yang dikandung di dalam oat.

Meskipun begitu, oat sendiri diklaim lebih sehat karena mengandung lebih banyak kalori, lemak, protein, dan vitamin. Kalori yang terkandung di dalam 100 gram oat ini bisa mencapai 390 kalori, sementara dalam takaran yang sama, gandum hanya mengandung 340 kalori. Lemak yang ada di dalam oat ini juga tiga kali lebih banyak.

Adapun untuk protein, kedua jenis pangan ini ternyata mengandung jenis protein utama yang berbeda. Protein utama yang terkandung dalam oat inni adalah avenalin, sementara gandum mengandung gluten sebagai protein utamanya. Jadi, kalau kamu lagi diet gluten free, ada baiknya kamu menghindari gandum, ya!

Oat juga lebih kaya mineral. Bahkan, kandungan kalsium di dalam oat ini 58.8% lebih banyak dibandingkan gandum. Selain itu, oat juga mengandung lebih banyak iron (34.1%) dan magnesium (22.9%).

Adapun untuk seratnya, gandum mengandung serat 34 kali lebih banyak dibandingkan oat. Melansir dari Suara.com, serat di dalam gandum tersebut tidak larut dan bersifat laksatif yang bisa membantu proses pencernaan. Sementara itu, serat di dalam oat merupakan serat larut yang bagus untuk menurunkan kadar kolestrol LDL.

3. Beda Oat dan Gandum dalam Cara Pengolahan dan Konsumsinya

Source: Freepik

Sebelum dikonsumsi, biji oat ini biasanya digepengkan dulu dengan cara digiling atau ditekan. Setelah itu, oat bisa deh langsung dikonsumsi dalam bentuk oatmeal, muesli, dan granola. Paling, kamu hanya perlu merebusnya atau memangganya di oven agar lebih enak dikonsumsi. Dibandingkan mueseli dan granola, orang Indonesia lebih familier dengan oatmeal yang biasanya dibikin bubur oat dan dicampur dengan buah-buahan atau biji-bijian.

Lain lagi dengan gandum, kamu tidak bisa langsung mengonsumsinya seperti oats. Gandum ini biasanya dijadikan sebagai bahan dasar tepung gandum dan tepung terigu. Setelah berbentuk tepung, gandum ini masih harus diolah lagi menjadi roti gandum ataupun pasta gandum. 

Itulah tadi beda oat dan gandum yang harus kamu ketahui. Nah, karena gandum dan oat ini mengandung persentase nutrisi yang berbeda, manfaat yang didapatkan dari kedua jenis bahan pangan ini tentu saja berbeda. Jadi, jangan sampai salah mengonsumsinya, ya!