Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Istockphoto

Kalian Pilih yang Mana Oat, Muesli atau Granola?

June 3, 20214 min readHealthy Foodie

Halo Nibblers, kalian udah tahu belum nih apa sih bedanya oat, muesli atau granola? Di tengah trend gaya hidup sehat seperti sekarang, ketiganya sering dijadikan rekomendasi buat alternatif karbohidrat selain nasi, roti gandum, dan kentang.

Nah, tapi kalo dilihat secara sekilas kok ketiganya kelihatan sama saja ya bentuknya. Sebetulnya mereka bertiga itu ada bedanya gak sih? Dan apa sih perbedaan antara oat, muesli atau granola? Lalu mana yang lebih sehat?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, yuk simak penjelasan di bawah ini.

  • Oat dan Jenis-jenisnya

Image source: Istockphoto

Sebelum membahas apa itu muesli dan granola, terlebih dulu kalian harus kenal oat beserta jenis-jenisnya. Oat sendiri berbahan dasar biji gandum (Avena sativa) yang dapat digolongkan ke dalam beberapa jenis sesuai tekstur dan cara pembuatannya. Rasa oat yang asli bisa dibilang sangat tawar makanya perlu variasi topping, seperti susu, madu, buah-buahan, atau bahkan garam jika kalian ingin membuatnya asin.

Oat juga bukan merupakan makanan yang bisa langsung dimakan langsung begitu saja. Ia harus dimasak terlebih dulu yang umumnya direbus menggunakan air atau susu hingga bentuknya menjadi mirip bubur yang sering disebut oatmeal.

Oat sendiri dibagi dalam beberapa golongan tergantung jenis pengolahannya antara lain, instant oat, steel cut-oat, dan rolled oat. Jenis oat instan paling sering dijumpai di Indonesia karena praktis tinggal diseduh saja untuk menjadi bubur oatmeal. Kalau steel-cut oat bentuknya masih sangat kasar dan keras karena hanya dipotong langsung saat masih berbentuk biji gandum oat. Sedangkan rolled oat adalah jenis oat yang nantinya jadi bahan baku muesli dan granola, bentuknya sedikit pipih namun gak setipis yang instan.

Menurut American Cancer Society, yang dikutip dari Healthline, oat mengandung serat tak larut yang membantu menghilangkan racun dari tubuh. Selain itu, oatmeal juga memiliki serat larut yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL yang buruk bagi tubuh.

  • Muesli

Image source: Istockphoto

Muesli dikembangkan di Swiss pada awal 1900an. Konon, yang pertama kali mengembangkan muesli adalah seorang dokter dan ahli gizi bernama Bircher-Benner, sebagai suplemen nutrisi bagi pasiennya selama proses penyembuhan di rumah sakit. Hidangan yang ia buat menggabungkan sejumlah rolled oat yang digiling dan dicampur dengan kacang-kacangan, buah kering, dan sereal lainnya.

Rasa muesli dan oat juga relatif sama, hambar sehingga butuh campuran bahan lainnya agar memberikan rasa yang lebih nikmat. Saat ini muesli sering disajikan hanya dengan menambahkan potongan buah segar, susu sapi, plant based milk, yogurt, atau jus buah sesuai selera. Sebagian besar orang kini menikmatinya dengan cara direndam dalam susu semalaman (overnight oat) dan dikonsumsi secara mentah tanpa dimasak terlebih dahulu sebagai menu sarapan praktis.

Manfaat muesli adalah sebagai antioksidan yang baik untuk daya tahan tubuh, serta memperbaiki sistem pencernaan berkat serat unik yang dimiliki. Muesli juga cocok untuk diet karena kandungan seratnya membuatnya lebih lama dicerna dan memberikan rasa kenyang yang lebih awet. Selain itu, rasa hambar muesli juga memastikannya belum dicampur oleh zat pemanis tambahan.

  • Granola yang Lebih Crunchy

Image source: Istockphoto

Granola diciptakan oleh dua orang dokter asal Amerika Serikat yakni, James Caleb dan John Harvey Kellog di tahun 1890an. Sama seperti muesli, tujuan kedua dokter ini menciptakan granola adalah untuk suplemen nutrisi bagi para pasiennya.

Nah, perbedaan granola dan muesli dapat diperhatikan melalui tampilan tekstur luarnya yang crunchy. Meskipun keduanya sama-sama terbuat dari rolled oat, tapi cara pemrosesannya cukup berbeda. Granola adalah rolled oat yang umumnya dicampurkan sirup yang manis atau madu kemudian dipanggang hingga renyah dan berwarna kecoklatan. Rasa manis dengan tekstur renyah ini yang membuat orang semakin berselera.

Cara makan granola juga mirip dengan muesli yakni dicampurkan dengan susu. Ada juga yang membuat cemilan diet dengan nama granola bars, yakni snack berbentuk batangan yang terdiri dari granola, buah kering, rice crispy, dan madu. Manfaat granola juga kurang lebih sama dengan muesli yakni dapat menambah asupan energi, serta pangan yang kaya akan serat dan relatif rendah kalori. Namun, jika kalian sedang berusaha mengontrol asupan gula atau memilih gak mengonsumsinya sama sekali, maka lebih baik menghindari jenis oat satu ini.

---

Secara garis besar sih gak terlalu banyak perbedaan antara oat, muesli atau granola. Ketiganya merupakan makanan sehat yang dapat digunakan sebagai sumber karbohidrat dan serat. Tergantung cara kalian memilih jenis bahan tambahan untuk dinikmati bersama ketiga bahan tersebut.

Tapi jika kalian memilih untuk terbebas dari gula, sebaiknya hindari granola karena menggunakan tambahan pemanis dalam proses pemasakannya. Kalian bisa beralih ke muesli atau oatmeal.

Related Articles

Connect with Nibble