Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Putramentari.com

Serunya 3 Hari Liburan Eksplor Kuliner Surabaya

November 29, 201915 min readNibble's Guide

Kuliner Surabaya cukup dikenal sebagai kelompok kuliner yang mewakilkan Jawa Timur. Hal ini wajar karena statusnya sebagai ibu kota. Kondisi kotanya juga tak jauh beda dengan Jakarta, kota pahlawan ini cukup padat, sering macet, dan memiliki segudang mal yang sering menjadi pelarian warga lokal di kala weekend.

Tapi jangan biarkan hal-hal tersebut menggugurkan niat kalian untuk berlibur ke Surabaya. Jika kalian berniat untuk bertualang, kami akan membocorkan tempat-tempat wisata serta kuliner Surabaya yang hits banget, bahkan ada beberapa yang belum banyak diketahui orang.

Seperti apa itinerary liburan 3 hari mengeksplor kuliner Surabaya? Check this out guys!

Hari Pertama

Dari Jakarta, kalian hanya butuh waktu 1 jam 30 menit untuk mencapai kota Surabaya dengan pesawat. Lokasi Bandara Juanda sendiri sebenarnya terletak di Kabupaten Sidoarjo, pinggiran Kota Surabaya. Namun, akses ke tengah kota dari Bandara Juanda cukup mudah dan cepat kok karena terdapat tol yang jarang terkena macet.

Bermalam di Artotel Surabaya

Photo source: Artotel Group

Mengingat ada banyak titik kemacetan di Surabaya, kami sangat menyarankan agar kalian bermalam di hotel yang lokasinya berada di tengah kota. Kenapa? Jelas tujuannya agar kalian tidak menghabiskan banyak waktu untuk bermacet-macet ria selama mobile dan bertualang kuliner Surabaya.

Photo source: Tiket

Nah, buat yang mencari hotel fotogenik dengan budget ramah di kantong, Artotel bisa menjadi pilihan yang tepat. Lokasinya cukup strategis, desain interiornya tak perlu diragukan. Sama bagusnya dengan Artotel yang berada di Jakarta namun dengan harga murah meriah. Kalian bisa mendapatkan harga termurah di Agoda, sebesar Rp396,890 per malam.

Lokasi: Jl. Dr. Soetomo No.79-81, Tegalsari, Kota Surabaya.

Sarapan Pakai 'Tinta' di Nasi Cumi Pasar Atom

Photo source: @makandoang

Cari tempat kuliner Surabaya yang buka pagi-pagi banget tidaklah susah. Kalian bisa langsung menuju ke Nasi Cumi Pasar Atom yang buka 24 jam. Tempatnya berada di pinggir jalan dan sangat sederhana. Penampilannya seperti warung nasi kaki lima biasa, tapi menu Nasi Cumi di sini memang ahli membuat orang penasaran.

Kalian yang porsi makannya banyak, kita sangat merekomendasikan paket Nasi Komplet yang terdiri dari nasi hangat, cumi, empal, telur, usus, babat, paru, dan peyek udang. Menurut kami, rasa cuminya memang beda, gurih, dan bikin ketagihan. Tidak heran kalau warung makan ini terus bertahan sejak tahun 1917.

Tenang, meski legendaris, harganya tetap murah meriah kok. Untuk paket nasi yang paling sederhana saja bisa kalian dapatkan mulai dari Rp18.000.

Lokasi: Jl. Waspada No. 2-4, Pabean Cantian, Kota Surabaya.

Ngemil Ote Ote Jumbo Porong Yang Asli

Photo source: @emyming

Kalau masih kurang kenyang makan nasi cumi, kalian bisa menuju ke arah selatan. Sekitar 2,6 km dari Nasi Cumi Pasar Atom, kalian bisa singgah sejenak di Ote Ote Porong Yang Asli. Untuk warga non-Surabaya mungkin bingung dengan makanan ini.

Gorengan berbentuk bulat ini sekilas mirip dengan bakwan sayur khas Jakarta. Tapi kalau kalian menyantapnya, isi ote-ote ini berbeda dari bakwan. Di dalamnya terdapat isian daging dan rumput laut. Nah, varian daging yang ditawarkan, cukup banyak, ada daging sapi, daging ayam, dan daging babi.

Harganya terbilang mahal untuk sebuah gorengan, yaitu sekitar Rp17.000 per buah. Tapi kalian tidak akan menyesal karena ukurannya memang besar dan filling-nya melimpah.

Lokasi: Jl. Makam Peneleh Undaan Peneleh Gg. I No.33, Peneleh, Kec. Genteng, Kota Surabaya.

Piknik di Atlantis Land Sambil Main Air

Photo source: Piknikyok

Setelah puas mengisi perut, ini waktunya untuk berwisata. Hari ini, kami akan mengajak kalian ke Atlantis Land di daerah Kenjeran. Ini adalah surga untuk kalian yang suka main air. Ada banyak wahana yang bisa kalian coba di Atlantis Land, misalnya Boomerang Slide atau Tornado Slide untuk adrenaline junkie.

Kalau nggak suka berbasah-basah ria, kalian bisa mengelilingi Istana Es, Dino Land, Istana Patung Lilin, Misteri Atlantis, Star Dancer, dan masih banyak lagi. Untuk bersenang-senang di sini, siapkan kocek Rp100.000 per orang ya.

Lokasi: Jl. Sukolilo No.100, Bulak, Kota Surabaya.

Mencicipi Nasi Empal Pengampon yang Hits Abis

Photo source: @sbykulinerinfo

Selesai main air, biasanya perut akan keroncongan. Untuk memuaskannya, datanglah ke Nasi Empal Pengampon yang berada kurang lebih 7,3 km dari Atlantis Land. Spot kuliner Surabaya ini terkenal banget dengan daging empal suwir berbumbu yang rasanya juara.

Daging empal ini kemudian akan disajikan dengan nasi hangat, kering tempe kentang, oseng buncis wortel, dan sambal yang super pedas. Menurut kami, bumbu daging empalnya sangat meresap sempurna. Porsinya cukup banyak untuk harga Rp30.000-an.

Lokasi: Pengampon II No.3, Pabean Cantian, Kota Surabaya.

Menilik Sejarah Rokok di House of Sampoerna

Photo source: Afar

Selagi masih siang, kalian bisa melanjutkan perjalanan ke House of Sampoerna. Berada sekitar 4,5 km dari Nasi Empal Pengampon, tempat ini layak masuk daftar kunjungan karena di sini kalian bisa mengenal sejarah rokok kretek di Indonesia. Selain itu, mengelilingi museum ini pun gratis.

Museum ini mendiami sebuah bangunan bernuansa kolonial yang sudah ada sejak tahun 1862. Sama seperti pabrik rokok, begitu kalian menginjakkan kaki di House of Sampoerna, wangi cengkeh langsung tercium. Banyak hal yang akan kalian pelajari di sini, mulai dari alat pemantik rokok, asal mula Sampoerna, dan yang paling seru, kalian bisa melihat proses pembuatan rokok di pabriknya langsung melalui kaca transparan besar yang ada di museum ini.

Lokasi: Taman Sampoerna No.6, Pabean Cantian, Kota Surabaya.

Isi Perut dengan Tahu Campur Kalasan

Photo source: @duniakulinersurabaya

Jalan-jalan di Surabaya tak akan lengkap tanpa mencicipi makanan khasnya yang berupa Tahu Campur. Sesuai dengan namanya, menu ini berbahan dasar tahu dengan tambahan sup daging, mie kuning, tauge, sayuran, dan bumbu petis.

Nah, Tahu Campur Kalasan ini bisa dibilang tempat makan tahu campur paling legendaris di Surabaya. Buka sampai jam setengah 11 malam, rasa tahu campur di sini sangat sedap. Harganya hanya Rp22.000 saja per porsi.

Lokasi: Jl. Kalasan No.22, RT.00/RW.11, Tambaksari, Kota Surbaya.

Makan Tengah Malam di Rawon Setan - Embong Malang

Photo source: @nomnommedan

Untuk menutup wisata kuliner Surabaya di hari pertama, kalian bisa mengisi perut untuk makan malam di Rawon Setan – Embong Malang. Dulunya tempat makan rawon ini buka dari malam sampai subuh, itulah kenapa dinamakan Rawon Setan.

Namun sekarang, jam operasionalnya lebih lama, mulai dari jam 8 pagi sampai jam 11 malam. Di hari-hari tertentu bahkan buka sampai jam 4 pagi. Cita rasa Rawon Setan memang tak ada duanya. Semangkuk kuah sup berwarna hitam dan berisi potongan daging yang cukup besar, serta taburan tauge akan membuat ssiapa saja mendadak kelaparan.

Kalian bisa memesan rawon ini langsung dicampur dengan nasi atau disajikan secara terpisah. Jangan lupa untuk tambah sambal, telur asin, dan tempe goreng agar sensasinya makin nampol. Harga per porsinya sekitar Rp36.000 saja.

Lokasi: Jl. Embong Malang No.78/I, Genteng, Kota Surabaya.

Hari Kedua

Siapkan tenaga untuk mengarungi hari kedua karena kali ini kami akan mengajak kalian berwisata alam di Surabaya dan mampir sejenak ke Pulau Madura. Penasaran keseruannya?

Mencicipi Soto Ayam Lamongan Cak Har

Photo source: @amazingindonesiafood

Bicara tentang Soto Lamongan, kurang afdol rasanya jika tidak mampir ke Soto Ayam Lamongan Cak Har. Dilihat dari segi ukuran, warung soto ini cukup luas dan tak pernah sepi. Menu andalannya sudah pasti Soto Lamongan berkuah kuning dan berisi daging ayam, kulit ayam, soun, dan daun seledri.

Yang membuat Soto Lamongan itu berbeda adalah taburan koyanya.  Di warung soto lain biasanya para pedagang lah yang menentukan jumlah koya yang akan ditaburkan ke soto pesanan kita. Nah, di tempat ini cukup berbeda karena koyanya disajikan di satu toples sendiri dan kalian bisa secara bebas menaburkan koya sepuasnya.

Koya ini ibaratnya intan yang memberikan kenikmatan maksimal pada semangkuk Soto Lamongan. Tak perlu biaya banyak untuk merasakan Soto Ayam di sini, sisihkan saja sekitar Rp21.000 untuk satu porsi.

Lokasi: Jl. Arif Rahman Hakim, Sukolilo, Kota Surabaya.

Hunting Foto di Hutan Bambu Keputih

Photo source: Surabaya Roll Cake

Berjarak 2,5 km dari Soto Ayam Lamongan Cak Har, kalian bisa menikmati kerennya Hutan Bambu Keputih yang sering menjadi spot foto cantik untuk pre-wedding atau hanya sekedar foto seru-seruan.

Siapa sangka, hutan bambu yang cantik ini dulunya adalah sebuah TPA alias tempat pembuangan akhir. Kemudian lahan tersebut disulap menjadi hutan bambu yang asri. Tak perlu bayar mahal untuk berfoto di sini, kalian hanya perlu merogoh kocek sebanyak Rp2.000 untuk parkir motor dan Rp5.000 untuk parkir mobil.

Lokasi: Jl. Raya Marina Asri, Sukolilo, Kota Surabaya.

Ngadem di Mangrove Wonorejo

Photo source: Travelingyuk

Masih searah dengan Hutan Bambu Keputih, sempatkanlah diri untuk mengunjungi Mangrove Wonorejo. Di sini kalian bisa menghirup udara segar di tengah panasnya Kota Surabaya. Kawasan mangrove ini masih sangat terjaga, penuh dengan pohon rimbun dan juga trek untuk mengelilingi area mangrove yang tetap aman meski air sedang pasang.

Kalau mau bertualang lebih seru lagi, kalian bisa menyewa speedboat untuk menyaksikkan indahnya hutan mangrove ini dengan membayar sekitar Rp300.000 untuk biaya sewa. Harga tiket masuk Hutan Mangrove Wonorejo sendiri hanya sekitar Rp25.000. Cukup murah, bukan?

Lokasi: Jl. Raya Wonorejo No. 1, Kec. Rungkut, Kota Surabaya.

Menikmati Bakso Sapi Asli di Bakso Bonnet

Photo source: @sasmitaedo

Sebelum menuju ke Jembatan Suramadu, isi perut dulu yuk di Bakso Bonnet. Kamu bisa menyantap bakso yang terbuat dari 100% daging sapi asli di tempat kuliner Surabaya ini. Tempatnya tidak pernah sepi, maklum kelezatannya memang tiada tara.

Duo maut antara bakso kasar dan bakso halusnya akan membuat kalian ketagihan. Apalagi saat ditambah tahu atau bakwan goreng untuk memaksimalkan cita rasa. Untuk satu porsi bakso, kalian hanya perlu membayar Rp25.000. Kalau mau tambah Es Teler setelah makan, cukup tambah Rp15.000  saja demi kesegaran yang maksimal.

Lokasi: Jl. Manyar Kertoarjo V No.37, RT.007/RW.11, Gubeng, Kota Surabaya.

Menyebrangi Jembatan Suramadu yang Fenomenal

Photo source: Kompasiana

Dari sejak pembangunannya, jembatan Suramadu sudah mendapatkan banyak pujian. Jembatan yang digadang sebagai jembatan terpanjang di Indonesia ini kokoh berdiri di tengah Selat Madura untuk menghubungkan pulau Madura dan Surabaya.

Jembatan sepanjang 5.438 meter ini sebenarnya adalah sebuah jalan tol untuk mobil dan motor yang hendak menuju atau dari Madura. Untuk melewati jembatan ini, kalian harus membayar Rp15.000 untuk mobil dan gratis jika membawa motor. Kondisi angin di sepanjang jembatan ini sangat kencang, tapi pemandangannya luar biasa indah. Rasanya seperti sedang berjalan di tengah lautan.

Lokasi: Jalan Tol Suramadu, Kenjeran, Kota Surabaya.

Makan Siang di Bebek Sinjay yang Legendaris

Photo source: @ig_sbyfoodgram

Kalain pasti pernah dengar bukan kalau Surabaya itu terkenal dengan bebek Madura? Nah, salah satu tempat makan bebek yang paling terkenal adalah Bebek Sinjay. Memang outletnya di Surabaya tersebar cukup banyak. Namun, selagi berada di Pula Madura, kenapa tidak langsung mencicipinya di outlet pertamanya yang berada di Kabupaten Bangkalan, Madura, berjarak sekitar 18,5 km dari Jembatan Suramadu.

Bebek Sinjay pertama kali berdiri sejak tahun 2001. Outletnya yang berada di Bangkalan ini sangatlah besar, cukup memuat sampai 500 orang. Menurut kami, tempatnya memang kurang bersih, tapi percayalah, ketidakpuasan tersebut akan terbayar tuntas saat kalian mencicipi bebek goreng andalan mereka.

Buat kami yang sudah mencoba bebek goreng dari banyak tempat makan terkenal, Bebek Sinjay menjadi salah satu tempat terbaik. Penyajiannya sangat sederhana, satu porsi terdiri dari nasi hangat, bebek goreng dengan ukuran cukup besar, dan sayur lalapan. Bumbu bebek ini sangat meresap, rasanya gurih, dan kehadiran taburan kremes membuat menu ini terasa makin nendang.

Yang paling membuatnya istimewa adalah sambal pencit alias sambal mangga muda yang khas. Pedasnya pas dan segarnya terasa banget. Kenikmatan tersebut bisa kalian dapatkan hanya dengan Rp29.000 saja.

Lokasi: Jl. Raya Ketengan No.45, Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Bertualang ke Bukit Kapur Arosbaya di Pulau Madura

Photo source: Egieligius

Jika masih punya banyak waktu, tak ada salahnya untuk menjelajah Pulau Madura sebentar. Sekitar 19 km dari Bebek Sinjay, kalian bisa berwisata di Bukit Kapur Arosbaya yang pemandangannya instagenic banget.

Untuk masuk ke dalamnya, kalian hanya perlu membayar Rp5.000 saja. Banyak sudut cantik yang bisa menjadi spot OOTD di sini. Bahkan terdapat gua juga yang menarik untuk dijelajahi.

Lokasi: Plalangan Madura, Buduran, Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Cobain Tahu Telor Pak Jayen

Photo source: @duniakulinersurabaya

Saatnya kembali ke Surabaya! Dengan menempuh perjalanan sekitar 1 jam 17 menit dari Bukit Kapur Arosbaya, kalian bisa makan-makan di Tahu Telor Pak Jayen. Spot kuliner ini baru buka pukul 4 sore hingga jam 12 malam.

Tempatnya sederhana, tapi selalu ramai sepanjang malam. Pesanlah seporsi tahu telor seharga kurang lebih Rp15.000. Tahu telornya disajikan dalam keadaan hangat dengan bumbu petis ulek yang menggiurkan.

Lokasi: Jl. Dharmahusada No.112, Gubeng, Kota Surabaya.

Menghangatkan Tubuh dengan Rawon Kalkulator

Photo source: @sbykulinerinfo

Nama yang cukup nyeleneh membuat banyak orang penasaran dengan kedahsyatan Rawon Kalkulator. Ternyata nama tersebut didapatkan dari para pelanggan yang terpana dengan kecepatan berhitung pemilik tempat ini saat ada yang hendak membayar pesanannya. Aksi hitung menghitung ini bahkan sering mengundang gelak tawa pengunjung karena seru sekali.

Bagaimana dengan makanannya? Rasa rawon di sini tak perlu diragukan. Konsistensi rasa rawon yang enak tetap dipertahankan sejak tahun 1975. Potongan daging rawonnya sangat besar dan makin mantap saat disantap bersama telur asin.

Selesai makan rawon, kalian bisa menikmati Taman Bungkul di malam hari karena lokasi tempat makan rawon ini berada di  Sentra PKL Tamam Bungkul.

Lokasi: Sentra PKL Tamam Bungkul, Jl. Raya Darmo, Wonokromo, Kota Surabaya.

Hari Ketiga

Sampailah kita di hari terakhir berburu kuliner Surabaya. Keseruan apa lagi yang akan dirasakan di hari ketiga ini? Simak yuk!

Sarapan dengan Makanan Khas Gresik di Nasi Krawu Bu Tiban

Photo source: @sbykulinerinfo

Sebelum bertualang lebih jauh, kalian bisa sarapan dulu di Nasi Krawu Bu Tiban yang buka 24 jam. Nasi Krawu sebenarnya adalah makanan khas Kota Gresik yang berada tak jauh dari Surabaya. Penampilannya berbeda dari nasi campur karena terdiri dari nasi dan berbagai lauk pauk. Yang menjadi ciri khasnya, nasi krawu ini selalu disajikan di atas daun pisang.

Nasi Krawu Bu Tiban sendiri sudah ada sejak tahun 1979. Nasi yang disajikan sangat punel, lengkap dengan suwiran daging bercita rasa pedas, sambal petis, serta serundeng. Seporsi nasi krawu ini bisa didapatkan dengan harga Rp20.000 saja.

Lokasi: Jl. Kayoon No.33, Embong Kaliasin, Genteng, Kota Surabaya.

Seru-seruan di Ciputra Waterpark

Photo source: Harga Tiket

Kalau dari kemarin kita menjelajah Surabaya Timur dan Utara, kini saatnya mengeksplor Surabaya bagian barat. Dengan menempuh 40 menit perjalanan dari Nasi Krawu Bu Tiban, kalian akan sampai di Ciputra Waterpark.

Waterpark ini bisa dikatakan sebagai tempat wisata primadona di Surabaya. Bagaimana tidak, tempat seluas 5 hektar ini dilengkapi dengan wahana berkelas internasional. Harga masuknya pun tak terlalu mahal, sekitar Rp110.000 saja.

Buat yang liburan bersama anak-anak pasti anaknya akan betah karena wahana Sinbad, Chimera Pool, atau Marina Lagoon akan memuaskan rasa penasaran para jagoan kecil.

Lokasi: Kawasan Waterpark Boulevard Citraland, Sambikerep, Kota Surabaya.

Merasakan Rujak Cingur Achmad Jais yang Terkenal Paling Mahal

Photo source: @cureniawan

Kembali lagi ke pusat Kota Surabaya, kalian bisa menikmati Rujak Cingur ternama sepulang dari Ciputra Waterpark. Adalah Rujak Cingur Achmad Jais yang sudah dikenal sejak tahun 1970. Rujak Cingur di sini terkenal dengan harganya yang sangat mahal, yaitu Rp70.000 untuk satu porsi. Meski begitu, masih banyak sekali lho orang-orang yang mengantre untuk mendapatkannya.

Harga mahal jelas menentukan kualitas rasa yang ditawarkan. Bumbu kacangnya saja spesial menggunakan kacang mede, cingur alias hidung kerbau di dalamnya juga tersaji tanpa aroma amis sedikit pun. Tak heran banyak orang yang berani bayar mahal untuk menikmati itu semua.

Lokasi: Jl. Achmad Jais No.40, Genteng, Kota Surabaya.

Sate Pakai Kelapa? Enak Kok, Cobain Aja Sate Klopo Ondomohen!

Photo source: @duniakulinersurabaya

Tidak jauh dari Rujak Cingur Achmad Jais, sekitar 2,3 km saja, kalian bisa mencicipi Sate Klopo Ondomohen yang kepopulerannya awet sejak 74 tahun yang lalu. Sesuai dengan namanya, sate ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu menggunakan kelapa dalam olahan satenya.

Kelapa tersebut disajikan dalam bentuk kelapa parut yang dibalurkan ke potongan daging sapi sebelum dibakar. Tak hanya itu, saat sate dihidangkan, terdapat pula serundeng yang juga terbuat dari kelapa parut sebagai pelengkap sate klopo ini.

Menurut kami, cita rasanya memang beda dari yang lain, ada sensasi kelapa bakar saat kita mencicipi satenya. Dagingnya pun empuk dan padat dengan bumbu yang sangat meresap. Seporsi sate ini bisa didapatkan dengan harga Rp25.000.

Lokasi: Jl. Walikota Mustajab No.36, Kec. Genteng, Kota Surabaya.

Merasakan Sensasi Berada di Kapal Selam

Photo source: Monkasel

Berjarak 4 menit dari Sate Klopo Ondomohen, berwisatalah sejenak di Monumen Kapal Selam Surabaya. Tidak banyak lho kota yang punya museum yang memamerkan kapal selam sebagai atraksi utamanya. Jadi jangan lewatkan kesempatan berkunjung ke monumen ini saat sedang di Surabaya.

Kalian hanya perlu membayar Rp10.000 untuk mengeksplor area monumen. Kapal selam KRI pasopati 401 nampak gagah berdiri di area ini. Tentu, ini adalah ukuran yang sebenarnya. Di dalamnya, kalian bisa mengetahui bagaimana penampilan kapal selam yang sesungguhnya, lengkap dengan ruang mesin, bahkan ruangan torpedo pun bisa kita jelajahi.

Lokasi: Jl. Pemuda No.39, Genteng, Kota Surabaya.

Makan Ice Cream Jadul di Zangrandi Ice Cream

Photo source: @fatin30

Makan ice cream di sore hari akan terasa menyegarkan saat hunting kuliner Surabaya. Jika tertarik, kalian bisa ke Zangrandi Ice Cream yang hanya berjarak 650 m dari Monumen Kapal Selam. Zangrandi merupakan toko es krim tertua di Surabaya yang sudah ada sejak tahun 1930.

Gerai ice cream ini bergaya italia dan hadir dengan rangkaian menu ice cream tradisional, seperti es krim rasa tutti frutti, macedonia, dan es krim soda. Kalau mau yang lebih modern, kalian bisa mencicipi Noodle Ice Cream, Love Deal, dan Banana Split yang sangat menggoda.

Harganya memang cukup mahal, sekitar Rp50.000 – Rp100.000. Namun, pengalaman makan di restoran bergaya kolonial ini pasti tidak akan kalian lupakan.

Lokasi: Jl. Yos Sudarso No.15, Kec. Genteng, Kota Surabaya.

Pedas-Pedasan dengan Sego Sambal Mak Yeye

Photo source: @kyirfano

Penyuka makanan pedas wajib hukumnya mengunjungi Sego Sambal Mak Yeye. Perlu diingat, tempat kuliner ini hanya buka dari jam 9 malam sampai 4 pagi. Cocok banget buat kalian yang nocturnal dan suka cari makan tengah malam.

Meski hanya buka di malam hari, jangan kira tempat makan ini akan sepi pengunjung. Nyatanya, antrean akan semakin menggila saat malam semakin larut. Semuanya berlomba-lomba untuk membeli seporsi nasi pulen dengan ikan pari, telur, tempe, dan sambal pedasnya yang melegenda. Sederhana sekali, bukan?

Harganya tentu tidak mahal kok, cukup membayar Rp15.000 saja, kalian bisa menikmati panganan pedas dari Sego Sambal Mak Yeye.

Lokasi: Jl. Jagir Wonokromo Wetan No.10, RT.005/RW.06, Wonokromo, Kota Surabaya.

Lengkap sekali bukan itinerary liburan eksplor kuliner Surabaya? Kalau kalian punya banyak waktu menjelajahi Jawa Timur, intip juga Nibble’s Guide Malang, Kota Wisata Batu, dan Banyuwangi.

Related Articles

Connect with Nibble