Tips & Tricks

8 Modal Penting untuk Membuka Toko Es Krim

by Atalya Anggraini | July 29, 2019

8 Modal Penting untuk Membuka Toko Es Krim
Membuka toko es krim di tengah teriknya Jakarta mungkin menjadi salah satu ide terbaik yang pernah ada. Pasti banyak yang tak segan membeli es krim demi mendapatkan kesegaran instan. Es krim juga sudah menjadi dessert yang disukai anak-anak sampai orang dewasa. Namun, apakah proses menjalankan toko es krim juga instan dan mudah? Modal suka es krim saja tak cukup untuk menjalankan bisnis ini. Ada begitu banyak aspek bisnis yang harus dipertimbangkan sebelum membuka toko es krim. Tapi jangan menyerah dulu! Buat yang lagi penasaran dan ingin mencoba memulai bisnis toko es krim, simak dulu yuk modal penting yang sebaiknya kalian miliki.  

Pahami Bisnis Es Krim

toko-es-krim-02

Photo source: Pixabay

Cara terbaik untuk belajar sesuatu yang baru adalah dengan melakukannya sendiri. Memang, kita bisa dengan mudah membaca buku tentang cara membuka toko es krim yang sukses, tapi kita tidak akan sepenuhnya mengerti seluk beluk toko es krim jika tidak terjun langsung di dalamnya. Cobalah cari pengalaman terlebih dahulu untuk bekerja di toko es krim. Pelajari alur dari semua bagian, mulai dari staff, marketing, inventory, pemesanan, dan sebagainya. Pelaku bisnis toko es krim yang sudah menjalankan usahanya bertahun-tahun bisa menjadi guru terbaik kita. Kita tidak perlu berlama-lama bekerja untuk orang lain. Maksimalkanlah waktu kita selama bekerja di sana, banyak bertanya, dan jangan ragu untuk memikul tanggung jawab sebanyak mungkin. Jangan lupa juga untuk membangun kedekatan dengan pelanggan. Cari tahu apa yang membuat mereka suka beli es krim di toko tempat kita bekerja. Minta juga saran dari pelanggan. Semua informasi yang kita dapat tersebut bisa kita jadikan modal utama sebelum membuka toko es krim sendiri.  

Siapkan Plan

toko-es-krim-03

Photo source: Pixabay

Banyak toko es krim yang akhirnya gulung tikar karena kurang matangnya rencana bisnis yang mereka buat. Kita pasti tidak mau menjadi salah satunya, bukan? Oleh karena itu, luangkan lebih banyak waktu, usaha, dan pikiran untuk melakukan penelitian mendalam sehingga business plan kita bisa sangat mendalam. Saat membuat business plan, ini adalah waktu di mana kita memutuskan mau membuka toko es krim seperti apa? Apakah toko es krim franchise atau artisan? Mau dijual di truck atau buka gerai di mall-mall besar? Bagaimana dengan target marketnya? Rasa dan topping ice cream seperti apa yang akan kita tawarkan? Itu merupakan sebagian kecil pertanyaan yang harus kita jawab di business plan. Jika kita bisa memetakan setiap keputusan, budget, dan harapan secara mendetail, kita akan menghemat lebih banyak waktu dan tenaga di masa mendatang.  

Siapkan Budget

toko-es-krim-04

Photo source: Pixabay

Kira-kira berapa ya modal yang dibutuhkan untuk membuka toko es krim? Well, itu tergantung pada keputusan kita. Apakah kita akan menjual es krim di food truck atau toko permanen? Jika memilih dijual di food truck jelas jauh lebih murah. Jangan hanya memikirkan biaya tempat, biaya lain seperti ijin, sertifikat dari badan pengawas makanan, perlengkapan toko, hingga biaya marketing juga tak kalah penting. Tapi untungnya, sekarang sudah banyak sekali lembaga yang menawarkan pinjaman dana bagi para pelaku bisnis. Kita juga bisa meminimalisir pengeluaran dengan cara sederhana, seperti selalu menutup pintu kulkas saat tidak digunakan, hindari menyimpan bahan makanan secara berlebihan, atau bisa juga menggunakan perlengkapan toko bekas pakai yang masih berkualitas.  

Pilih Produk Es Krim

toko-es-krim-05

Photo source: Pixabay

Ini pasti menjadi bagian yang paling ditunggu-tunggu. Tapi hati-hati, jika salah mengambil keputusan, ini bisa mengganggu jalannya bisnis kita. Pikirkan baik-baik, toko es krim seperti apa yang mau kita buka? Apakah toko es krim high-end, artisanal shop, frozen yogurt shop, creamery, atau lainnya? Jangan sampai rasa bingung membuat kita akhirnya memilih untuk menyediakan segala jenis es krim. Hal ini memang akan menjadi daya tarik utama bagi pelanggan, tapi itu juga berarti kita harus menyiapkan lebih banyak perlengkapan pembuat es krim. Kita juga harus memikirkan berapa harga untuk setiap porsi es krim yang ditawarkan. Sebagian besar pemilik toko es krim menaikkan harga 25% sampai 30% dari harga bahan baku. Ini perlu dilakukan untuk menutupi biaya operasional lainnya.  

Tentukan Lokasi

toko-es-krim-06

Photo source: Pixabay

Yang satu ini juga tergantung pada model bisnis yang kita pilih. Kalau kita berencana berkeliling dengan ice cream truck, kita bisa mengunjungi taman, venue acara olahraga, dan perumahan untuk mencari pelanggan. Jika kita lebih suka membuka toko permanen, carilah lokasi yang strategis, ramai, mudah dilihat, mudah diakses, dan punya tempat parkir.  

Cari Supplier

toko-es-krim-07

Photo source: Pixabay

Ada banyak sekali perlengkapan yang harus kita miliki saat mau membuka toko es krim. Di antaranya adalah etalase display, cone holder, freezer, rak penyimpanan, dan masih banyak lagi. Agar lebih mudah, kamu bisa mencari produk-produk yang kamu butuhkan di RestoDepot.id.  

Promote

toko-es-krim-08

Photo source: Pixabay

Seenak-enaknya es krim yang kita tawarkan, itu tidak akan berarti jika kita tidak punya  pelanggan. Tapi bagaimana ya caranya mempromosikan bisnis baru? Well, ada dua cara yang bisa kita pilih, yaitu cara konvensional dan cara modern. Keduanya sama pentingnya. Sebagai contoh, untuk cara konvensional, kita perlu signage yang menunjukkan keberadaan toko kita. Tak ada salahnya juga untuk membagikan voucher spesial agar orang makin tertarik untuk datang. Sedangkan dengan cara modern, kita bisa memaksimalkan kehadiran internet. Buatlah website yang mencakup informasi penting tentang toko es krim kita, seperti menu, alamat, dan jam operasional. Jangan lupa juga untuk membuat akun media sosial di Instagram atau Facebook agar bisa berhubungan langsung dengan pelanggan.  

Style dan Design

toko-es-krim-09

Photo source: Pixabay

Mencari ide desain yang mewakili brand toko es krim kita tentu menjadi hal yang sangat menantang. Kita bisa bekerja sama dengan graphic designer untuk pembuatan logo. Selain itu, carilah inspirasi sebanyak mungkin dari toko es krim yang sudah ada untuk mendapatkan nama yang tepat. Membuka toko es krim memang membutuhkan banyak usaha, waktu, dan uang. Tapi, jika kita berhasil melakukannya, ini akan menjadi bisnis yang menyenangkan.   Cover photo source: Pixabay