Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Pexel & Okonomikitche

5 Perbedaan Kimbap dan Sushi yang Harus Kalian Tahu

January 24, 20204 min readInside Stories

Layaknya Indonesia yang punya kemiripan makanan dengan beberapa negara tetangga, begitu pula Jepang dan Korea. Lokasi kedua negara ini terbilang sangat dekat, sehingga wajar jika ada beberapa menu yang tampilannya sama, meski namanya berbeda. Salah satunya adalah kimbap dan sushi.

Kira-kira di mana ya letak perbedaan kimbap dan sushi? Cari tahu yuk di sini.

1. Cerita Asal Usul

Photo source: bendlanguageinstitute

Sushi

Istilah sushi berasal dari dialek Jepang kuno yang saat ini sudah tidak lagi digunakan. Kata sushi sendiri miliki arti ‘rasa asam’ yang merujuk pada proses fermentasi untuk mengawetkan ikan yang digunakan pada menu tersebut. Seiring dengan perubahan jaman, teknik memasak sushi pun ikut berubah. Pembuat sushi biasanya menggunakan cuka sebagai campuran beras dan juga sebagai bagian dari bumbu ikan. Di jaman sekarang, sushi juga selalu disajikan dalam keadaan segar, sehingga proses fermentasi tidak lagi dibutuhkan.

Kimbap

Kimbap yang juga sering disebut sebagai gimbap menyimpan cerita asal-usul menarik yang harus kalian tahu. Banyak orang yang menganggap kalau kimbap merupakan menu sushi yang di ‘localize’ oleh masyarakat Korea. Namun, banyak juga yang menganggap kalau keberadaan kimbap bukanlah sebagai peniru sushi. Kata gimbap berasal dari kata ‘gim’ yang artinya rumput laut dan ‘bap’ yang artinya beras. Ini berkaitan erat dengan tradisi masyarakat Korea yang suka menyantap nasi yang dibungkus di dalam rumput laut.

2. Bahan Pembuat

Photo source: pizazzmt

Sushi

Berbagai variasi sushi biasanya berasal dari beras khusus yang berukuran pendek (short grain). Beras tersebut kemudian dibumbui dengan cuka, gula, dan garam. Setelah tekstur nasi berubah menjadi lebih lengket, para pembuat sushi akan menambahkan bahan lain sesuai selera, misalnya potongan salmon dan tuna mentah, udang, tofu, atau tamago (telur). Kombinasi bahan-bahan tersebut kemudian dibungkus di dalam nori dan dihidangkan dalam keadaan mentah serta bersuhu dingin.

Kimbap

Jenis nasi yang digunakan pada kimbap tidak lebih beragam. Kalian bisa menggunakan beras short grain, beras merah, ataupun beras coklat. Bahan pendampingnya juga lebih meriah. Kalian bisa dengan bebas memasukkan makanan favorit kalian sebagai filling kimbap, sebut saja keju, daging, seafood, sayuran, atau telur.

Perbedaan kimbap dan sushi juga bisa terlihat dari cara masaknya. Biasanya kimbap akan dipanggang atau diolesi minyak wijen dan diberi taburan biji wijen di atasnya. Fillingnya pun ditumis terlebih dahulu. Jadi kimbap selalu disajikan dalam keadaan matang.

3. Rasa

Photo source: thespruceeats

Sushi

Bisa ditebak, tidak semua orang langsung berani saat hendak mencicipi sushi karena bahan pembuatnya dihidangkan mentah-mentah. Padahal jika dirasakan, cita rasa ikan mentah dalam sushi tidak mendominasi. Jika disajikan dengan cara yang benar, kalian tidak akan mencium bau amis sama sekali. Kenikmatan sushi akan semakin lengkap saat kita menyantapnya dengan kondimen khas sushi, seperti soy sauce, wasabii, atau mayonnaise.

Kimbap

Yang membuat kimbap dan sushi sering dibilang sama sebenarnya hanya karena adanya nasi dan nori sebagai bahan utama kedua menu ini. Jika diperhatikan lebih jauh, perbedaan kimbap dan sushi semakin nyata dalam rasanya lho. Kimbap menggunakan minyak wijen sebagai penyedap rasa, tidak seperti sushi yang menggunakan cuka. Filling kimbap juga tidak selalu ikan, banyak juga yang menggunakan beef, pork, ham, atau kepiting. Banyak juga kimbap yang ramah vegetarian lho karena hanya menggunakan filling lobak, mentimun, daun perilla, dan sayuran lainnya.

4. Tekstur

Photo source: seaweedmarket

Sushi

Tak bisa disangkal, sushi merupakan hidangan unik buat warga dunia. Berbagai tekstur bercampur jadi satu dalam satu roll sushi. Di gigitan pertama, kalian akan merasakan dsuhu dinginnya. Lalu, nasinya pun terasa lengket untuk mencegah bentuknya berubah dan berantakan.  Ukuran sushi biasanya bite-size dan selalu dimakan dalam satu suapan. Bagian ikan mentahnya sendiri terasa kenyal, sedangkan tekstur rumput lautnya seperti ‘kertas’ yang bisa dimakan. Tampaknya sulit untuk menemukan menu lain yang menawarkan kombinasi berbagai tekstur yang terasa sempurna, seperti pada sushi.

Kimbap

Berhubung jenis kimbap ada banyak sekali, sebenarnya agak susah untuk menjelaskan tekstur kimbap secara keseluruhan. Ada kimbap yang fillingnya ditumis, ada pula kimbap berisi sayuran. Potongan sayurannya pun bisa berbeda-beda, ada yang diiris tipis dan ada juga yang dipotong besar. Tekstur nasinya sendiri tidak lengket karena hanya dibumbui dengan minyak wijen saja. Singkatnya, tekstur kimbap sangat bervariasi, tergantung pada jenis kimbap yang kalian santap.

5. Cara Penyajian

Photo source: wanderingravens

Sushi

Di Jepang, sushi merupakan hidangan berkelas yang disajikan pada momen-momen tertentu saja. Warga Jepang jarang sekali membuat sushi sendiri. Biasanya mereka pergi ke restoran untuk menikmati hidangan spesial ini langsung dari buatan tangan chef sushi yang handal.

Kimbap

Perbedaan kimbap dan sushi juga terletak pada cara penyajiannya. Kimbap merupakan makanan casual yang bisa disantap sebagai bekal atau makanan kaki lima.

Itu dia tadi penjelasan mengenai perbedaan kimbap dan sushi. Kalian sendiri lebih suka menyantap kimbap atau sushi?

Related Articles

Connect with Nibble