Photo source: @dharmaboutiqueroastery
Dharma Boutique Roastery adalah salah satu tempat ngopi hidden gem di Semarang. Lokasinya nyelip di dalam gang kecil. Suasananya tenang dan sejuk karena banyak pepohonan di area outdoor-nya.
Bukan hanya menawarkan racikan kopi berkualitas tinggi, kedai bergaya vintage ini ternyata menyimpan jejak sejarah yang panjang. Bahkan, tempat ini bisa disebut rumah kopi tertua di Semarang.
Terletak di sekitar kawasan Pecinan, Semarang, Dharma Boutique Roastery awalnya merupakan pabrik kopi bernama Margo Redjo dan telah beroperasi sejak 1915. Sejak awal, usaha ini berorientasi pada penyangraian kopi secara tradisional.
Suasananya yang bernuansa vintage mengingatkan kita pada zaman kolonial. Apalagi lokasinya yang masih jadi bagian dari Kota Lama Semarang, kedai kopi ini menghadirkan pengalaman tersendiri bagi para pengunjung.
Sejarah Dharma Boutique Roastery
Saat ini, Dharma Boutique Roastery Semarang dikelola oleh generasi ketiga, yaitu Widayat Basuki Dharmowiyono. Pendirinya Tan Tiong Ie, orang Semarang asli yang merantau ke Cimahi. Tan Tiong Ie mulai berbisnis kopi di Cimahi pada 1915.
Sekitar 9 tahun kemudian, Tan Tiong Ie memutuskan untuk pulang ke Semarang. Ia meneruskan bisnis kopinya di Jl. Dr. Cipto, berbekal semua peralatan yang dibawa dari Cimahi. Karena izin pendirian pabrik nggak kunjung terbit, usahanya dipindahkan ke rumah.
Pada 1928, pabrik kopi bernama Margo Redjo ini akhirnya mendapatkan izin usaha dan sejak saat itu makin berkembang. Mereka bahkan bisa mengekspor kopi ke berbagai negara di Eropa.
Margo Redjo sempat berganti nama menjadi Bona Fortuna. Nama Dharma Boutique Roastery sendiri baru digunakan mulai 2017. Dharma berasal dari nama pemiliknya. Istilah “boutique” mewakili konsep penyajian yang sesuai dengan keinginan pelanggan alias artisan.
Dari tempat untuk menyangrai kopi, Dharma Boutique Roastery menjelma jadi tempat menjual kopi pada 2019. Mereka melayani pelanggan dari Senin hingga Sabtu mulai pukul 09.00 hingga 16.30.
Photo source: @dharmaboutiqueroastery
Memberi Pengalaman Ngopi yang Unik
Daya tarik utama Dharma Boutique Roastery terletak pada proses roasting kopi yang masih mempertahankan cara tradisional. Di tempat ini, biji kopi mentah (green bean) disangrai menggunakan mesin roasting klasik yang telah berusia puluhan tahun.
Proses penyangraian kopi dilakukan dengan penuh ketelitian, mulai dari pengaturan suhu, durasi sangrai, hingga pendinginan biji kopi agar menghasilkan profil rasa yang konsisten.
Menariknya, pengunjung bukan hanya datang untuk menikmati secangkir kopi di Dharma Boutique Roastery. Mereka juga bisa melihat langsung proses penyangraian biji kopi. Pengalaman ini belum tentu bisa didapatkan dari cafe atau coffee shop lain di Semarang.
Photo source: @dharmaboutiqueroastery
Kopi Dharma Boutique Roastery berasal dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Aceh hingga Papua. Masing-masing biji kopi memiliki karakter rasa yang berbeda. Beberapa pilihan yang tersedia di sini antara lain:
1. Solok Radjo
Solok Radjo adalah kopi Arabica yang berasal dari daerah dataran tinggi seperti Nagari Air Dingin dan Lembah Gumanti di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Kopi ini dikenal sebagai salah satu single‑origin specialty coffee dari Indonesia yang punya profil rasa menarik dan diminati juga di pasar internasional. Kopi Solok Radjo menawarkan sensasi asam yang segar, beraroma floral yang kuat, dan terasa smooth saat diminum.
2. Liberica Nusantara Wine
Biji kopi bernama Liberica Nusantara Wine adalah jenis kopi Liberica yang tumbuh di beberapa wilayah Indonesia seperti Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.
Kopi ini meninggalkan aftertaste tropis, dengan aroma dan sensasi buah-buahan seperti nangka, durian, dan pisang. Tingkat acidity-nya juga tipis sehingga mudah dinikmati semua orang.
3. Kopi Gayo
Kopi Gayo adalah kopi Arabica khas Indonesia yang berasal dari Dataran Tinggi Gayo, Aceh. Kopi ini ditanam di dataran tinggi dengan udara sejuk dan menghasilkan rasa bold dan earthy. Biji kopi ini terkenal stabil dan konsisten sehingga banyak digunakan di cafe-cafe.
4. Kopi Kintamani
Kopi Kintamani ditanam di tanah vulkanik pegunungan. Karakter kopinya fresh, ringan, dan fruity. Kopi jenis Arabica ini dikenal memiliki karakteristik rasa asam yang segar dan bersih seperti buah-buahan.
Photo source: @dharmaboutiqueroastery
Suasana di Dharma Boutique Roastery
Menempati bangunan tua dari era kolonial dengan gaya arsitektur Indische klasik, suasananya jadul tapi penuh karakter. Begitu masuk, aroma kopi yang baru disangrai pun langsung memenuhi ruangan sehingga menghadirkan sensasi yang autentik.
Interior yang sederhana tapi nyaman dilengkapi beberapa kursi dan meja kayu untuk bersantai. Ruangan juga dipadati toples-toples berisi kopi dan sejumlah peralatan untuk membuat kopi yang dipajang.
Bagian dalam kedai kopi ini nggak terlalu luas. Area utamanya terdiri atas spot di depan kasir dan tempat menyeduh kopi. Nah, kalau mau lebih leluasa, kamu bisa keluar ke halaman.
Photo source: @dharmaboutiqueroastery
Ada meja dan kursi yang sengaja ditempatkan di bawah pohon rindang. Spot ini terasa teduh, bahkan pada siang hari. Pas buat kamu yang ingin menyeruput kopi sambil ngobrol.
Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi ruangan museum kecil di bagian belakang. Di tempat ini tersimpan sejumlah alat roasting kopi yang sudah kuno. Pada waktu tertentu, pihak kedai mengadakan tur singkat untuk edukasi kopi kepada para pengunjung.
Photo source: @dharmaboutiqueroastery
Selain kopi manual brew, Dharma Boutique Roastery juga menyediakan kopi berbasis espresso. Selain itu, ada minuman non-kopi seperti chocolate, matcha, dan beberapa jenis teh. Harga kopi dan minuman lain di kedai ini sekitar 20-30 ribuan.
Kalau kamu mengaku sebagai pecinta kopi, jangan lewatkan kesempatan untuk berbelanja biji kopi favoritmu buat jadi stok di rumah. Pilihannya banyak banget! Kalau bingung, kamu bisa tanya-tanya dulu ke barista.
Supaya rasa kopi tetap segar walaupun sudah lama, cara terbaik untuk menyimpannya adalah di wadah kedap udara. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni:
- Biji kopi jangan terlalu sering terpapar udara karena aromanya cepat hilang.
- Biji kopi jangan terkena cahaya karena bisa merusak rasa.
- Biji kopi juga nggak boleh dimasukkan ke kulkas karena tempat ini biasanya penuh aroma dan kopi bisa menyerap semuanya.
Nah, buat kamu yang lagi berlibur ke Semarang, yuk mampir ke Dharma Boutique Roastery. Pilih kopi favoritmu, nikmati langsung atau bawa pulang biji kopinya untuk diseduh sendiri di rumah!