Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Jr.

Gado-gado Bon Bin, Pelestari Makanan Khas di Tanah Betawi

March 5, 20205 min readReviews

Gado-gado menjadi salah satu makanan khas Jakarta yang paling dikenal banyak orang. Mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran bintang lima menyajikan menu satu ini sebagai salah satu pilihan. Banyak yang menjual, tetapi jika kalian mencari gado-gado paling legendaris di Jakarta, pasti nama Gado-gado Bon Bin menempati salah satu urutan teratas.

Gado-gado bon bin merupakan salah satu restoran legendaris di Jakarta yang masih eksis. Sudah mulai berjualan sejak tahun 1960, kedai satu ini selalu menjadi pilihan utama jika kalian mencari gado-gado terbaik di dunia maya.

Apakah Gado-gado Bon Bin memang memiliki rasa gado-gado terbaik di Jakarta? Apakah hanya gado-gado yang dijual di kedainya? Temukan jawabannya dalam artikel berikut ini!

Tempat yang Masih Tetap Terjaga

Kedai gado-gado yang satu ini diberi nama bon bin atau kependekan dari kebun binatang karena dulunya kebun binatang Jakarta terletak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Letaknya hanya berselisih jalan sedikit dengan bekas kebun binatang tersebut.

Rumah-rumah di kawasan Cikini ini memang dikenal tidak banyak mengalami perubahan sejak dulu. Renovasi yang dilakukan pun hanya sebatas agar menjaga rumah tersebut bisa tetap berdiri tanpa mengubah bentuknya. Hal ini juga yang dilakukan oleh Gado-gado Bon Bin.

Gado-gado Bon Bin terletak di sebuah rumah yang jika dilihat dari luar pun sudah tampak cukup lama berdiri. Bagian dalamnya saja seakan membawa kalian ke masa lalu, di mana penggunaan marmer putih di dinding dan marmer merah di bagian lantai menjadi ciri khasnya.

Sekilas, tak banyak perubahan yang bisa kalian temukan di kuliner legendaris satu ini sejak pertama kali dibuka pada tahun 1960. Generasi kedua yang saat ini berjualan di sana tampaknya memang sengaja ingin tetap melestarikan peninggalan orang tua-nya dulu dengan tidak banyak melakukan perubahan.

Selalu Ramai Pengunjung

gado-gado bon bin

Mulai buka sejak pukul 09:00 di pagi hari, kalian harus datang sebelum jam makan siang tiba. Paling tidak, datanglah sekitar pukul 11:00. Jika lewat dari jam tersebut, dijamin kalian akan mendapatkan makanan pesanan kalian dalam waktu yang cukup lama.

Meskipun tidak memiliki kapasitas ruangan yang cukup luas, setiap pengunjung yang datang ke Gado-gado Bon Bin biasanya datang dengan membawa rombongan. Mungkin akan biasa saja jika rombongan yang datang hanya berkisar 2-4 orang, tetapi kebanyakan rombongan yang datang lebih dari 4 orang. 

Rombongan yang datang biasanya adalah pekerja kantoran yang tengah istirahat siang, keluarga besar yang datang untuk mengenang masa lalu, hingga turis asing yang penasaran akan rasa dari salah satu makanan khas Jakarta satu ini.

Keramaian ini akan semakin diperparah dengan antrean ojek daring dan pesanan dibungkus yang seakan tiada habisnya. Setiap pesanan yang dibawa ini pun tidak hanya memesan satu atau dua porsi, ketika kami datang berkunjung bahkan ada yang memesan lebih dari dua puluh porsi.

Di balik keramaian ini, ada satu hal yang sebetulnya sedikit mengusik kami ketika datang berkunjung ke Gado-gado Bon Bin. Pengunjung yang ramai ditambah dengan pesanan dibawa pulang yang melimpah ruah ini hanya dikerjakan oleh satu orang. Ada juga memang kasir yang membantu untuk menyiapkan pesanan yang ada, tapi beliau hanya membantu untuk merapikan makanan, bukan menyiapkan bahan-bahan. 

Ini lah yang membuat antrean mengular panjang seakan tidak ada habisnya. Bahkan, ketika kami berkunjung, beberapa pengunjung yang sebenarnya sudah mendapatkan meja untuk makan akhirnya memutuskan untuk makan di tempat lain karena waktu pembuatan makanan yang cukup lama di jam sibuk. Selain itu, kami juga cukup menyayangkan pembuat gado-gado dan kasir yang terkesan jutek dan menyeramkan ketika ditanya beberapa hal oleh pengunjung.

Seperti Apa Rasa Gado-gado Legendaris?

Sebelum kami berkunjung ke Gado-gado Bon Bin, kami memiliki ekspektasi yang cukup tinggi akan makanan khas Betawi yang satu ini. Kami melihat di dunia maya begitu banyak komentar positif yang ditujukan kepada gado-gado lontong dari salah satu kedai legendaris ini.

Namun, ternyata bagi kami komentar-komentar positif tersebut tidak benar-benar merefleksikan kondisi sebenarnya di kedai.

Gado-gado lontong dari Gado-gado Bon Bin memiliki porsi yang cukup kecil jika kita bandingkan dengan harga Rp36.000 yang dipatoknya. Tak cuma lontong, kentang, dan sayurnya yang sedikit, bumbu kacangnya juga hadir dalam porsi yang cukup kecil. Bahkan, tidak semua bahan-bahan bisa tertutup oleh bumbu kacang ini.

Namun, memang bumbu kacang yang dimiliki oleh kedai legendaris ini sedikit berbeda dibandingkan dengan kedai gado-gado lainnya. Bumbu kacang di Gado-gado Bon Bin lebih kental dan padat dengan kacang. Bahkan, tekstur kasar khas kacang juga masih terasa di beberapa kesempatan.  

Tak Perlu Menunggu Cap Go Meh untuk Menikmati Lontong

gado-gado bon bin

Lontong yang satu ini biasanya hanya ditemukan pada momen Cap Go Meh. Namun, di Gado-gado Bon Bin kalian juga bisa menemukan menu yang satu ini selain gado-gado. Setiap porsinya dijual dengan harga Rp44.000.

Dengan harga yang cukup mahal tersebut, ternyata sama seperti gado-gado, lontong cap go meh juga hadir dalam porsi yang cukup kecil. Lontong cap gomeh a la Gado-gado Bon Bin hadir dengan lontong, ayam, telur, sayur lodeh, dan rendang. Semuanya disajikan dengan potongan yang cukup kecil.

Kuah opor yang memang menjadi bagian utama dari lontong Cap Go Meh memiliki rasa yang bagi kami terlalu asin. Rasa yang pas bisa kalian dapatkan jika kalian mencampurkan sambal 

Rekomendasi Kami

Untuk sebuah gado-gado yang wajar dikenal sebagai salah satu streetfood, harga Rp36.000 untuk setiap porsi gado-gado lontongnya tergolong cukup mahal. Meskipun ada titel legenda, tapi bagi kami tetap saja harga ini tidak sebanding dengan porsi yang didapat setiap porsinya. Apalagi untuk lontong Cap Go Meh-nya yang dihargai Rp44.000 per porsi. 

Meskipun begitu, tidak bisa dipungkiri jika rasa bumbu gado-gado miliki mereka menjadi salah satu yang paling unik di Jakarta. Jika porsinya bisa lebih banyak sedikit saja, kami tentu akan dengan senang hati menyebut harga Rp36.000 worthed untuk kalian keluarkan untuk sebuah gado-gado.

Related Articles

Connect with Nibble