Healthy Foodie

6 Makanan Penyebab Alergi Paling Umum. Yuk Hindari!

by Danang Lukmana | August 02, 2021

6 Makanan Penyebab Alergi Paling Umum. Yuk Hindari!
Ada banyak makanan penyebab alergi yang mesti dihindari sebagian orang. ‘Alergi’ adalah kondisi ketika seseorang mengalami reaksi abnormal akibat sesuatu, baik makanan, obat, debu, air, atau suhu dingin. Alergi pada makanan sendiri bisa terjadi karena sistem kekebalan tubuh menganggap protein dalam suatu bahan makanan sebagai ancaman atau musuh. Akibatnya, tubuh akan bereaksi melepaskan senyawa kimia yang memicu alergi. Gak boleh disepelekan, karena bagi beberapa orang reaksi ini bisa sangat fatal akibatnya.

Gejala Alergi pada Makanan

Beberapa orang akan mengalami reaksi alergi yang berbeda-beda, ada yang langsung tiba-tiba muncul setelah makan, tapi ada juga yang menunggu berjam-jam kemudian. Gejalanya bisa ringan hingga berat tergantung pada reaksi imun masing-masing orang.

source: istockphoto

Akan tetapi pada umumnya gejala reaksi alergi bisa dikenali sebagai berikut:
  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Kram perut
  • Sesak bernapas dan jantung berdebar
Selain gejala yang cukup berat tersebut, ada juga beberapa gejala ringan seperti; bersin, hidung tersumbat, gatal-gatal, hingga timbul bengkak-bengkak.

Makanan Penyebab Alergi

Meski bisa dari apa saja, tapi ada sejumlah makanan yang dianggap paling sering untuk jadi biang kerok penyebab timbulnya alergi. Berikut makanan penyebab alergi yang paling umum ditemui, dilansir dari FDA.GOV dan Healthline.

1.      Makanan Laut alias Seafood

Makanan laut alias seafood memang sering kali menjadi penyebab alergi bagi beberapa orang. Contoh makanan laut yang sering jadi pemicu alergi, antara lain udang, kepiting, lobster, tiram, kerang, cumi-cumi, atau hewan laut lainnya. Bagi orang yang super sensitif, menghirup uap dan asap dari proses masak makanan laut ini saja sudah langsung timbul reaksi alergi, apalagi memakannya.

source: freepik

Pemicu paling umum dari alergi makanan laut adalah adanya kandungan protein yang disebut tropomiosin. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal, muntah, hingga diare. Alergi ini kebanyakan gak bisa hilang, jadi bagi penderitanya harus benar-benar menghindari menu seafood dalam kamus hidupnya.

2.      Susu Sapi

Alergi terhadap susu sapi paling sering terjadi pada bayi dan anak-anak, terutama ketika mereka terpapar protein susu sapi sebelum berusia 6 bulan. Sekitar 90% anak-anak akan mengatasi kondisi tersebut pada saat mereka berusia tiga tahun, tapi akan membaik seiring bertambahnya usia. Hal tersebut karena seiring menguatnya sistem kekebalan tubuh.

source: istockphoto

Tapi di kalangan dewasa, alergi susu sapi bisa timbul akibat adanya intoleransi laktosa. Gak semua sistem pencernaan orang bisa mencerna susu dengan baik. Akibatnya bisa menimbulkan reaksi seperti mual, muntah, hingga diare.

3.      Telur

Makan telur adalah penyebab alergi paling umum berikutnya yang sering terjadi pada anak-anak. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal, sulit bernapas, hingga masalah pencernaan. Namun, reaksi ini biasanya akan membaik seiring pertambahan usia.

source: istockphoto

Menariknya, penyebab alergi ini lebih banyak berasal dari putih telurnya dibanding bagian kuningnya. Karena sebagian besar protein yang memicu alergi ditemukan dalam putih telur, sehingga alergi putih telur lebih umum terjadi. Oleh karena itu, memasak telur hingga benar-benar matang bisa dijadikan solusi.

4.      Kacang-Kacangan Pohon

Beberapa jenis kacang-kacangan atau biji-bijian tanaman pohon juga merupakan makanan penyebab alergi yang umum. Beberapa contoh kacang dari pohon tersebut antara lain; pistachio, kacang mete, almond, kacang kenari, dan macadamia. Orang dengan alergi kacang pohon juga akan alergi terhadap produk turunan yang dibuat dari kacang ini, seperti mentega, minyak, dan susu kacang.

source: istockphoto

Meskipun langka, alergi terhadap kacang pohon bisa mengakibatkan reaksi anafilaksis. Reaksi anafilaksis merupakan kondisi gawat darurat yang bisa menyebabkan kematian kalau gak segera ditangani. Perlu segera dibawa ke rumah sakit untuk menanganinya.

5.      Kacang Tanah

Seperti alergi kacang pohon, alergi kacang juga terbilang lebih umum tapi efeknya sama bisa menyebabkan reaksi alergi yang parah dan berpotensi fatal. Mereka yang alergi kacang tanah, pada umumnya juga akan alergi pada kacang pohon. Penyebabnya belum banyak diketahui, tapi kemungkinan karena faktor keturunan.

source: istockphoto

Pencegahannya tentu dengan menghindari kacang dan produk makanan yang mengandung kacang tanah seumur hidup. Beberapa ahli medis coba menyembuhkan alergi ini pada anak-anak dengan memberi secara berkala makanan yang mengandung kacang. Namun, tetap diawasi secara ketat efek keberhasilannya.

6.      Kedelai

Kedelai juga merupakan makanan penyebab alergi yang umumnya dialami oleh anak-anak di bawah tiga tahun, meskipun orang dewasa juga bisa mengalaminya.  Reaksi tersebut dipicu oleh kandungan protein dalam kedelai atau produk turunannya seperti tempe, tahu, dan susu kedelai. Namun, sekitar 70% anak-anak yang alergi kedelai bisa mengatasinya seiring usia.

source: pixabay

Menariknya, sejumlah kecil bayi yang alergi susu sapi juga alergi terhadap kedelai. Gejalanya bisa berkisar dari gatal, mulut kebas, hidung meler hingga ruam kulit dan asma atau kesulitan bernapas. Nah, itu dia 6 di antaranya makanan penyebab alergi yang paling umum ditemui. Alergi ini wajib diwaspadai karena bagi beberapa kalangan bisa menjadi hal yang fatal.