Lifestyle

Mengenal Profesi Keren ‘Food Critic’ di Industri Kuliner

by Kristal Pancarwengi | May 19, 2021

Mengenal Profesi Keren ‘Food Critic’ di Industri Kuliner
Pernah mendengar tentang food critic? Food critic atau kritikus makanan adalah salah satu profesi yang punya peran penting di industri kuliner. Seperti namanya, seorang food critic bertugas mencoba beragam kuliner yang dikonsumsinya, untuk kemudian menulis ulasannya di media massa maupun internet.

Apa Tugas Food Critic?

Beberapa orang menyebut profesi ini sebagai food writer atau restaurant critic. Yup, seorang kritikus makanan memang berkelana dari resto satu ke resto lainnya untuk memberikan review atas menu yang dihidangkan dalam tempat makan tersebut. Seorang food writer bisa bekerja sendiri maupun “dipekerjakan”. Kadang-kadang mereka melakukan review mandiri dengan mencoba makanan di sebuah resto, lalu mengulasnya. Tapi gak jarang juga lho mereka diundang oleh pihak resto untuk melakukan review terhadap makanan yang disajikan di resto tersebut. Food critic juga biasanya akan diundang untuk icip-icip menu baru sebelum resmi dirilis ke konsumen. Dengan begitu, pihak resto atau perusahaan bisa berbenah nih mana yang kurang, apa yang perlu ditambah, dll. dari makanan tersebut.

Image: Getmyuni

Tugas lain dari seorang kritikus makanan adalah melakukan review terhadap pelayanan, cara penyajian makanan, dan atmosfer sebuah resto. Kadang-kadang mereka juga mengadakan diskusi, menulis opini, atau memberikan perbandingan atas makanan yang direview-nya. Setelah selesai mengulas makanan, mereka akan memberikan semacam rating yang bisa dijadikan acuan oleh konsumen untuk menentukan mau makan di sebuah resto atau tidak. Wah, kelihatannya seru juga ya profesi ini? Oh ya, sebagian orang menganggap kalau food critic itu cuma bertugas cari-cari ‘kesalahan’ makanan saja. Padahal gak juga, kok. Kalau memang makanan yang dicicipi punya cita rasa yang lezat, pas, dan sempurna, food writer pasti juga gak bakal segan-segan kasih pujian.

Kenapa Kita Butuh Kritikus Makanan?

Industri kuliner butuh banget kehadiran seorang food critic. Tujuannya supaya standar dan kualitas makanan maupun layanan sebuah resto tetap terjaga. Jadi, kepuasan pelanggan gak jadi korban. Oh iya, melansir Career Explorer, kritikus makanan menjadi posisi yang sentral karena tugasnya meliputi:
  • Mengevaluasi standar dan kualitas makanan/layanan resto secara berkala
  • Menulis review (copy) tentang makanan untuk diterbitkan di majalah, koran, atau website
  • Menyediakan fotografi makanan sebuah resto
  • Melakukan wawancara terhadap pimpinan resto atau perusahaan soal makanan
  • Menulis review makanan dengan detail, padat, dan netral.
Food writer ini tergolong profesi yang menjanjikan, lho. Di luar negeri, gaji atau bayaran seorang kritikus makanan gak main-main jumlahnya. Sayangnya, profesi yang satu ini belum terlalu populer di Indonesia. Padahal Indonesia adalah surganya kuliner. Pasti besar banget peluang untuk menekuni pekerjaan yang satu ini.

Mau Jadi Food Critic? Pastikan Kamu Punya Bekal Ini

Namanya juga kritikus makanan, pastinya bekal utama yang harus kamu punya untuk menjadi seorang food critic adalah pengetahuan yang mendalam seputar dunia kuliner. Mulai dari cita rasa makanan, metode persiapan makanan, proses memasak, bumbu dan bahan, serta aneka ragam kuliner—baik dalam maupun luar negeri. Pengetahuan mendalam ini bertujuan supaya kritik yang kamu sampaikan benar-benar berbobot dan gak dangkal. Dengan begitu, pihak restoran bisa melakukan evaluasi secara tepat berbekal hasil review darimu. Bayangkan kalau review dari kritikus saja asal-asalan, gimana kualitas makanan nantinya? Selain itu, seorang food writer juga dituntut untuk bisa menulis secara rapi, detail, dan terstruktur. Kritikan semestinya ditulis dengan bahasa yang menarik, engaging, dan punya tone atau ciri khas tersendiri. Nah, bagaimana. Kamu siap menjadi seorang food critic?