Lifestyle

Mengenal Gelatin Sapi, Bahan Pembuat Kenyal pada Makanan

by Danang Lukmana | July 05, 2021

Mengenal Gelatin Sapi, Bahan Pembuat Kenyal pada Makanan
Hai Nibblers, yuk kali ini kita kenalan sama gelatin sapi dan pembuat kenyal makanan lainnya. Kalian sudah pernah mendengar mengenai gelatin belum? Itu lho bahan yang sering digunakan untuk membuat kenyal makanan. Contohnya seperti permen jelly, pudding, es krim, bahkan untuk obat-obatan sebagai bahan pembuat kapsul obat dan kandungan dalam vaksin. Bagi beberapa kalangan, terutama umat muslim, gelatin menjadi perhatian khusus karena banyak dibuat dari produk yang nggak halal. Tapi tenang saja, ada banyak kok jenis yang cukup aman dan halal, contohnya ya gelatin sapi ini. Supaya kita bisa lebih mengenal lagi lebih jauh mengenai gelatin, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Gelatin?

source: pixabay

Gelatin adalah produk yang dibuat dengan memasak kolagen dan hampir seluruhnya terbuat dari protein. Dikutip dari Healthline, kolagen sendiri merupakan protein yang paling banyak ditemukan di bagian kulit, tulang rawan, tendon, dan ligamen hewan. Kolagen tersebut kemudian akan diproses menjadi zat tanpa rasa dan tanpa warna yang disebut gelatin. Nah, jadi gelatin sendiri merupakan ekstrak kolagen yang berasal dari hewan. Pada umumnya yang digunakan adalah bagian tulang, kulit, dan tendon dari hewan babi. Akan tetapi juga bisa berasal dari sapi dan ikan. Bahan ini larut dalam air hangat, dan menghasilkan tekstur seperti jeli ketika tersentuh air dingin. Oleh karena itu, ia digunakan dalam industri makanan sebagai bahan baku pembuatan jeli dan permen yang bercita-rasa kenyal. Selain untuk makanan, juga sering digunakan untuk bahan baku produk kosmetik serta selubuh kapsul obat.

Jenis-Jenis Gelatin

Meskipun berguna dalam beragam industri seperti makanan dan obat-obatan, beberapa kalangan menolak penggunaan gelatin karena alasan agama dan keyakinan. Bagi kalangan Muslim dan Yahudi, pilihan menggunakan gelatin sapi jelas lebih aman dan sesuai dengan aspek keyakinan agama tersebut. Selain dikembangkan juga gelatin yang berasal dari kolagen ikan. Nah, tapi bagaimana dengan penganut vegetarian dan vegan yang gak mengonsumsi produk hewani? Ternyata ada juga lho gelatin yang berasal dari produk nabati sehingga aman bagi mereka. Kira-kira ada 6 pilihan tipe dan jenis-jenis gelatin yang bisa digunakan. Apa saja sih? Yuk simak di bawah ini.

1.      Gelatin Lembaran

source: istockphoto

Gelatin jenis ini merupakan yang paling umum dijumpai dan dijual di pasaran. Seperti penjelasannya sebelum, ia terbuat dari ekstrak kolagen hewan yang dikeringkan lalu dicetak menjadi lembaran. Penggunaan gelatin sapi lembaran pada masakan bisa menghasilkan produk akhir yang lebih bening dan transparan. Sebelum ditambahkan ke adonan, gelatin lembaran harus direndam dengan air hangat terlebih dahulu.

2.      Gelatin Bubuk

source: istockphoto

Gelatin yang berbentuk bubuk juga berasal dari kolagen hewan yang dikeringkan dan dipecah menjadi butiran-butiran halus. Jenis bubuk ini juga merupakan yang paling sering dijumpai di pasaran. Sifat gelatin bubuk mempunyai kelebihan untuk diaplikasikan ke dalam resep masakan, karena lebih mudah menyebar dan tercampur ke dalam adonan. Satu sendok gelatin bubuk itu setara dengan penggunaan empat buah gelatin lembaran.

3.      Isinglass

Jenis ini adalah alternatif dari penggunaan bahan kolagen yang berasal dari hewan darat seperti babi dan sapi. Isinglass adalah sejenis gelatin yang diekstrak dari kantung udara ikan tertentu, terutama ikan sturgeon. Namun, karena budidaya ikan sturgeon cukup sulit dan mahal, sehingga gelatin jenis ini jarang digunakan.

4.      Carrageen

source: istockphoto

Carrageen sering juga dikenal sebagai lumut Irlandia. Gelatin jenis ini merupakan zat pengental agar-agar yang berasal dari rumput laut di lepas pantai Irlandia. Lumut Irlandia juga sering digunakan dalam pembuatan jenis bir homebrews dan meads.

5.      Agar-Agar

source: istockphoto

Agar-Agar Jepang yang sering juga disebut kanten, merupakan semacam rumput laut kering yang dijual dalam bentuk blok, bubuk, dan untaian yang digunakan sebagai zat pengikat. Fungsinya sama seperti gelatin pada makanan, bahkan agar-agar lebih kuat sebagai zat pengikat dibanding gelatin. Jadi, jika ingin digunakan sebagai pengganti gelatin, kalian cukup menggunakannya dalam jumlah sedikit saja. Sama seperti carrageen, agar-agar ini juga merupakan pilihan alternatif bagi gelatin vegan.

6.      Pektin

source: istockphoto

Pektin merupakan zat yang muncul secara alami dari buah-buahan dan sayuran. Pada umumnya digunakan dalam proses pembuatan selai, jeli, dan pengawet. Fungsinya sama kok seperti gelatin yakni untuk mengentalkan, terutama untuk pembuatan selai buah. Jadi kalian bisa gunakan pektin ini untuk proses membuat selai sendiri di rumah. Nah, itu tadi Nibblers pengenalan lebih jauh mengenai gelatin sebagai bahan pengikat dan pembuat kenyal pada makanan. Selain berasal dari babi, untuk kalangan Muslim dan Yahudi juga tersedia kok gelatin sapi dan ikan yang aman dikonsumsi. Selain itu, ada juga variasi dari bahan nabati untuk para penganut vegetarian dan vegan.