Photo source: @thenekatchef
Jalur Pantura adalah jalur darat yang membentang di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa, menghubungkan Jakarta sampai Surabaya. Dari dulu, jalur ini jadi andalan buat kendaraan pribadi, bus, sampai truk logistik karena melewati banyak kota penting.
Pantura juga dikenal punya warna budaya yang kuat, termasuk urusan kuliner yang menggoda di tiap daerah. Sebagian orang tetap memilih untuk melewati jalur ini, apalagi saat mudik, karena bisa sekalian menikmati perjalanan dan mampir ke berbagai tempat.
Jika bepergian dengan kendaraan pribadi, kamu bebas berhenti kapan aja di jalur Pantura buat nyobain makanan khas sepanjang jalan. Momen ini pasti bikin perjalanan jadi makin seru. Nah, biar nggak bingung, save dulu list kuliner jalur Pantura untuk dicoba saat mudik nanti!
1. Rumbah Darinih
Berdiri sejak 1994, warung makan sederhana bernama Rumbah Darinih ini tetap eksis meski nggak seramai dulu. Menu andalannya adalah rumbah, yaitu rebusan sayuran yang mirip pecel, berisi kangkung, tauge, dan bihun yang disiram dengan sambal terasi atau petis.
Dengan modal 10 ribu, kamu bisa menikmati kelezatan kuliner jalur Pantura Jawa Barat ini. Tekstur sayurnya nggak terlalu lembek. Rasanya sedap dengan level pedas yang bisa dipilih sesuai selera. Nah, biar makin kenyang, pesan menu pendamping berupa tahu, tempe, dan kerupuk.
Photo source: @treeje.315
Lokasi: Jl. Raya Kertawinangun No.19, Eretan Kulon, Kec. Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
2. Empal Gentong H. Apud
Saat lewat di Cirebon, salah satu kuliner jalur Pantura yang wajib kamu coba adalah empal gentong. Ini adalah makanan khas Cirebon berupa sup daging sapi yang dimasak dengan kuah santan berbumbu rempah yang khas.
Empal Gentong H. Apud Pusat adalah salah satu yang terbaik dan ikonik. Jangan kaget kalau datang ke sini pasti selalu ramai pembeli. Dagingnya yang empuk dan kuahnya yang gurih selalu bisa bikin nagih.
Menu ini dimasak dengan gentong tanah liat dan kayu bakar sehingga rasanya super autentik. Paling enak dinikmati saat masih hangat bersama nasi atau lontong.
Photo source: @kresnaabadi
Lokasi: Jl. Raya Kedawung No.24, Battembat, Kec. Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat
3. Sate Blengong Kasturi Rajak
Makanan khas Brebes ini terbuat dari daging blengong, yang merupakan hasil persilangan antara bebek dan mentok. Tekstur dagingnya memang pas buat jadi sate.
Saat melewati Brebes untuk mudik lewat jalur Pantura, kamu wajib mampir ke salah satu warung makan sederhana bernama Sate Blengong Kasturi Rajak. Meski terlihat biasa aja, kuliner jalur Pantura Jawa Tengah ini ternyata jadi favorit banyak orang.
Potongan dagingnya besar dan tebal. Biasanya dinikmati bersama kupat tahu yang lembut, lalu disiram dengan kuah santan yang enak. Tambahan kerupuk mi bikin hidangan ini lebih kaya tekstur.
Photo source: @fajarsastro
Lokasi: Jl. Kh. Hasyim Ashari, Ps. Batang, Kec. Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
4. Grombyang Pak H. Warso
Melewati daerah Pemalang, kamu juga bisa singgah sejenak untuk mencicipi kuliner khasnya bernama nasi grombyang. Sekilas mirip soto atau rawon, tapi disajikan dalam porsi kecil di dalam mangkuk dengan kuah yang banyak sehingga nasinya mengapung. Inilah asal mula sebutan nama kuliner asal Pemalang ini.
Satu porsi nasi grombyang di warung makan Pak H. Warso berisi irisan daging yang tebal campur jeroan. Bisa dinikmati juga bersama aneka sate yang disajikan dengan bumbu serundeng sehingga rasanya makin spesial. Karena porsinya kecil, jangan ragu buat nambah biar lebih puas.
Photo source: @cahaya.903
Lokasi: Jl. R.E. Martadinata No.Kelurahan, Pelutan, Kec. Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
5. Sego Rakyat Mbak Ibah
Berikutnya ada Sego Rakyat Mbak Ibah yang menawarkan sego megono, yaitu kuliner jalur Pantura khas daerah Pekalongan. Sego megono adalah nasi yang dipadukan dengan nangka muda yang dicacah kecil lalu dikukus dan dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu rempah khas Jawa.
Rasa makanan ini cenderung gurih dan sedikit manis dari kelapa. Nasi megono di Sego Rakyat Mbak Ibah juga biasanya disajikan dengan aneka lauk tambahan seperti mendoan, cumi hitam, telur balado, dan tempe orek.
Hidangan ini dikenal sebagai nasi rakyat karena dulu pembelinya kebanyakan kalangan bawah. Sekarang nasi megono jadi menu populer yang nggak boleh dilewatkan saat singgah di Pekalongan.
Photo source: Tiara A./Google Review
Lokasi: Jl. Teratai No.81, Poncol, Kec. Pekalongan Tim., Kota Pekalongan, Jawa Tengah
6. Tahu Gimbal Lumayan Pak Man
Tahu gimbal adalah salah satu kuliner khas Semarang yang umum dikenal sebagai makanan kaki lima. Menu ini terbuat dari tahu goreng yang dipotong-potong, gimbal atau bakwan udang goreng, sayuran seperti tauge dan kol, lontong sebagai karbo, lauk telur, dan kerupuk sebagai pelengkap.
Saat berkunjung atau melewati Semarang, kamu wajib mampir di Tahu Gimbal Lumayan Pak Man. Kuliner jalur Pantura ini disajikan dalam porsi jumbo. Ukuran gimbalnya besar, saus kacangnya lekoh dan masih bergerindil dengan rasa gurih manis. Meski warung ini sederhana, pembeli tetap ramai karena rasanya yang lezat.
Photo source: @ratujajan_
Lokasi: Jl. Plampitan No.54, Bangunharjo, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah
7. Soto Kudus Pak Denuh
Berikutnya, ada Soto Kudus Pak Denuh yang wajib jadi pilihanmu saat melewati daerah Kudus. Tempat makan enak di jalur Pantura ini merupakan salah satu yang legendaris dan menyajikan soto Kudus dengan rasa yang autentik. Aromanya khas, terdiri atas nasi, tauge, seledri, dan potongan ayam kampung yang disiram kuah kekuningan.
Porsi kuliner jalur Pantura ini pas untuk satu orang. Selain soto ayam, tersedia pula pilihan soto kerbau yang rasanya terjamin enak. Sebagai pelengkap, kamu bisa menikmatinya bersama telur asin maupun aneka sate.
Photo source: @faikrifki
Lokasi: Jl. AKBP Agil Kusumadya, Jatikulon Krajan, Jati Kulon, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah
8. Rumah Makan Praukuno
Kalau kamu ingin bersantap di restoran nyaman saat melewati jalur Pantura, ada Rumah Makan Praukuno di daerah Rembang yang bisa disambangi. Rumah makan model joglo ini cukup luas dan ideal buat makan sama keluarga.
Lokasinya juga mudah dijangkau dan fasilitasnya lengkap mulai dari toilet, musala, hingga area parkir. Yang lebih penting, menu yang tersedia di sini lengkap dan beragam. Buat yang seleranya berbeda, restoran ini pasti jadi pilihan tepat. Salah satu menu andalan adalah rawon dengan bumbu rempah dan daging yang lembut.
Photo source: @praukuno
Lokasi: Jl. Jend. Sudirman No.158, Kabongan Lor, Kec. Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah
9. Soto Lamongan Depot Asih Jaya
Berbeda dengan soto Kudus, soto Lamongan identik dengan bumbu koya. Ini adalah bubuk berwarna putih kekuningan yang terbuat dari kerupuk udang dan bawang putih. Koya adalah pendamping wajib soto Lamongan karena memberi cita rasa unik dan khas.
Untuk mencicipi soto dengan rasa yang asli, kamu bisa mampir ke Soto Lamongan Depot Asih Jaya di Lamongan. Kuliner jalur Pantura ini rasanya enak dan gurih, kuahnya juga kental dan segar. Porsinya lumayan besar dengan isian daging. Di restoran ini, kamu pun bisa memilih opsi soto pisah antara nasi dan kuah.
Photo source: @kenangan.makan
Lokasi: Jl. Panglima Sudirman No.84, Dapur Timur, Banjarmendalan, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur
10. Nasi Krawu Buk Tiban
Kuliner khas Gresik bernama nasi krawu ini pas buat kamu yang ingin mengisi perut setelah perjalanan panjang. Ciri khas hidangan ini adalah disajikan dengan alas daun pisang sehingga aromanya lebih menggoda.
Nasi Krawu Buk Tiban adalah salah satu yang populer sebagai kuliner jalur Pantura, khususnya di daerah Gresik. Selain nasi pulen, ada aneka lauk seperti irisan daging sapi, semur daging, jeroan sapi, sambal petis, dan serundeng.
Photo source: @thenekatchef
Lokasi: Jl. Veteran No.118, Gending, Sidomoro, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Ini dia daftar kuliner jalur Pantura yang wajib dicoba selama perjalanan mudik atau balik ke kota usai libur Lebaran. Yuk, jadikan referensi untuk nostalgia kuliner bersama keluarga saat road trip.