Masakan Ayam Goreng merupakan menu makanan paling laris di Indonesia. Menu makanan ini paling dicari di restoran dan jadi menu favorit sebagai masakan rumahan. Masakan Ayam Goreng terkenal dengan teksturnya yang renyah di bagian luar dan empuk di bagian dalam. Hal ini bisa didapatkan saat Anda menggoreng Ayam Goreng di dalam minyak panas. Dalam artikel ini, kami akan membeberkan segala hal yang harus Anda pertimbangkan saat memilih minyak untuk masakan Ayam Goreng. Kami juga punya tips agar Ayam yang Anda buat bisa terasa sangat lezat dan crispy.
Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda menghasilkan ayam goreng yang terbaik:
Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Minyak untuk Masakan Ayam Goreng

- Transfer Rasa: Transfer rasa menggambarkan rasa dari makanan yang Anda goreng bisa ditransfer ke dalam minyak, lalu rasa tersebut dapat ditransfer kembali ke makanan berikutnya yang akan Anda goreng. Saat memilih minyak untuk masakan ayam goreng, Anda harus memilih minyak yang dapat mencegah terjadinya transfer rasa, sehingga ayam yang Anda goreng rasanya tetap seperti ayam goreng, tidak beraroma seperti ikan atau mozzarella stick hanya karena sebelum menggoreng Ayam, Anda sudah menggunakan minyak untuk menggoreng bahan makanan lain.
- Titik Asap: Saat minyak mencapai suhu tertentu, minyak akan mulai mengeluarkan asap dan berbau tengik. Tapi suhu ini dipengaruhi pada jenis minyak. Ketika kita menggoreng ayam, kita butuh suhu yang sangat tinggi, jadi pastikan Anda memilih minyak yang memiliki titik asap tinggi sehingga minyak tersebut tidak mengeluarkan asap dan mempengaruhi rasa masakan ayam goreng Anda.
- Rasa Minyak: Beberapa jenis minyak memiliki rasa yang kuat dan ketika kita menggunakannya, itu dapat mempengaruhi rasa makanan. Saat menggoreng ayam, Anda pasti ingin rasa ayam dan bumbunya terasa saat dimakan, jadi pastikan Anda memilih minyak goreng yang memiliki rasa yang netral.
Jenis Minyak Terbaik untuk Masakan Ayam Goreng

1. Vegetable Shortening
Titik Asap: 182°C Keuntungan: Lemak padat ini akan meleleh saat dipanaskan. Ini sering dijadikan sebagai alternatif pengganti minyak di Amerika Selatan.2. Lard
Titik Asap: 187°C Keuntungan: Sama seperti vegetable shortening, lard merupakan jenis minyak tradisional yang sering digunakan di Amerika Selatan. Lard menjadi salah satu minyak terbaik untuk menggoreng ayam karena memberikan cita rasa yang sangat enak dan kerenyahan yang tak tertandingi.3. Peanut Oil
Titik Asap: 232°C Keuntungan: Peanut oil memiliki titik asap tinggi yang membuatnya ideal untuk memasak ayam goreng. Ditambah lagi, peanut oil mencegah terjadinya transfer rasa, sehingga ini cocok untuk digunakan untuk menggoreng berbagai jenis makanan.4. Canola Oil
Titik Asap: 204°C Keuntungan: Dengan titik asap yang tinggi dan rasa yang netral, canola oil juga menjadi pilihan terbaik untuk menggoreng ayam. Nilai plusnya, minyak ini memiliki kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang membuatnya menjadi pilihan yang lebih sehat dibanding jenis minyak lainnya.5. Coconut Oil
Titik Asap: 232°C Keuntungan: Jenis minyak ini memiliki kandungan lemak sehat yang tinggi. Ini membuat coconut oil jauh lebih sehat dibanding yang lainnya. Jenis minyak ini juga tidak berbau dan memiliki rasa netral sehingga mampu melindungi rasa masakan ayam goreng dan bisa mencegah terjadinya transfer rasa.Suhu untuk Menggoreng Ayam

Suhu Minyak untuk Menggoreng Sayap Ayam

Tips untuk Menggoreng Ayam
Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda menghasilkan ayam goreng yang terbaik:
- Tepuk ayam Anda dengan paper towel sebelum mencampurnya dengan adonan tepung agar teksturnya bisa renyah setelah digoreng.
- Tempatkan ayam Anda dalam suhu kamar sebelum diolah dan digoreng. Jika Anda langsung menggoreng ayam yang baru keluar dari kulkas, suhu ayam akan terasa dingin sehingga bisa mengurangi suhu minyak dan menghasilkan kematangan yang tidak merata.
- Diamkan ayam sejenak setelah Anda menggorengnya agar sisa minyak berlebih di ayam bisa menghilang dan bagian kulitnya bisa terasa lebih renyah.
- Setelah digoreng, dinginkan masakan ayam goreng Anda di wire rack dan sebaiknya jangan menggunakan alas paper towel agar minyak berlebih di ayam bisa menghilang.