Foodies Guide To F&B Industry

Photo by NFK

Yuk Kenalan Dengan Berbagai Kue Kering Khas Natal!

December 17, 20194 min readInside Stories

Natal akan segera tiba dalam hitungan hari. Banyak orang yang sudah mulai menyiapkan berbagai pernik pemanisnya. Mulai dari pohon, hadiah, hingga kue kering khas Natal mulai bisa ditemukan. Kebiasaan yang pada awalnya berkembang di Benua Eropa ini menjalar ke Indonesia sejak masa penjajahan Belanda.

Menjelang momen natal ini, The Harris Poll, sebuah lembaga survei asal Inggris, mengeluarkan sebuah hasil studi yang diberi nama “State of Snacking”. Survei ini mengungkapkan kebisaan ngemil masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Fakta unik terkait dengan kebiasaan masyarakat Indonesia terungkap dalam survei ini. Ternyata, hampir seluruh masyarakat Indonesia menganggap camilan adalah media terbaik dalam bersosialisasi.

Camilan Sebagai Media Bersosialisasi

Survei “State of Snacking” dilakukan The Harris Poll di 12 negara. Jumlah partisipan yang ikut serta berjumlah 6068 orang. Indonesia sendiri memiliki 504 partisipan yang ambil bagian dalam survei ini. Hasil survei menunjukkan bahwa 86% dari 504 orang responden asal Indonesia merasa camilan adalah media untuk terhubung dengan orang lain. Nilai ini 23% lebih besar dari nilai global.

Salah satu momen yang paling tepat untuk terhubung ini adalah momen hari besar. Melalui kue kering khas Natal mereka dapat lebih berbagi dan bercengkrama dengan orang lain. Hal ini juga yang mendasari 83% dari responden Indonesia menyatakan bahwa dirinya merasa terhubung dengan budaya melalui camilan.

Aneka Kue Kering Pemanis Natal

Kue Jahe

Kue jahe merupakan salah satu kue natal yang berumur paling tua. Berdasarkan data sejarah, kue jahe sudah mulai muncul pada abad 15 dan mulai populer di Eropa pada abad ke-18. Lebih dikenal di seluruh dunia dengan nama gingerbread, kue jahe terbuat dari campuran tepung terigu, soda kue, bubuk jahe, bubuk kayu manis, mentega, gula bubuk, gula palem, madu, hingga telur ayam.

Salah satu bentuk yang paling dikenal dari kue jahe adalah gingerbread man. Karakter ini mulai terkenal setelah menjadi salah satu sajian yang selalu diberikan oleh Ratu Elizabeth I untuk para pejabat asing. Memiliki bentuk yang menyerupai manusia, gingerbread man dengan cepat menjadi idola baru di zamannya.

Putri Salju

Banyak yang tidak mengetahui cerita di balik bentuk bulan sabit yang terdapat di putri salju. Berdasarkan legenda, bentuk bulan sabit ini terinspirasi dari bendera Kekaisaran Ottoman yang berhasil ditaklukkan oleh pasukan Hongaria ketika mencoba memasuki kota Wina.

Diceritakan bahwa pada hari penyerangan ada seorang penjual roti yang bangun di pagi hari dan melihat adanya pasukan Turki yang datang. Ia kemudian langsung menyalakan alarm yang akhirnya menjadi penyelamat kota Wina. Guna menghormati kota Wina, akhirnya kipferl, sejenis croissant, mulai dibuat dengan bentuk bulan sabit dan bertransformasi menjadi putri salju.

Nastar

Nanas ternyata pada awalnya bukan merupakan isian dari kue kering khas natal berbentuk bulat ini. Raspberry dan blueberry lah sebenarnya yang menjadi isian dari nastar. Namun, kedua varian berry tersebut sulit didapatkan di Indonesia sehingga pada akhirnya digantikan oleh nanas. Belakangan, muncul varian nastar yang menggunakan isian lain selain nanas, seperti stroberi dan blueberry. Ciri khas lainnya dari nastar adalah penggunaan cengkeh atau keju di atas kue.

Nastar sendiri dipercaya berasal dari Belanda. Nama nastar diambil dari istilah ananas dan taart dari bahasa Belanda yang memiliki arti kue nanas. Meskipun Indonesia sering disebut sebagai negara di Asia pertama yang menyebarkan nastar, tetapi di beberapa negara Asia dikenal kue bernama pineapple taart yang memiliki bentuk mirip dengan nastar.

Kaastengels

Seperti nastar, kaastengels juga merupakan kue khas Belanda yang masuk ke Indonesia ketika masa penjajahan. Uniknya, ada cerita sedih di balik tren kaastengels di Indonesia. Di Belanda, kaastengels berukuran cukup besar, yaitu memiliki panjang hingga 30 cm. Namun, karena di masa penjajahan di Indonesia belum tersedia oven dengan ukuran sebesar itu, akhirnya ukuran kaastengels dikecilkan ke ukuran yang dikenal sekarang.

Kaastengels sendiri berasal dari bahasa Belanda kaast dan stengels yang memiliki arti kue balok keju. Seperti namanya, ciri khas utama dari kaastengels adalah bentuknya yang seperti balok. Selain itu, kaastengels ditaburi keju di bagian atas dan memiliki rasa yang gurih.

Kue Jempol

Kue kering khas natal yang paling populer lainnya adalah kue jempol. Kue jempol atau dikenal dengan nama thumbprint cookies di Eropa pada dasarnya bersaudara dengan nastar. Ini dikarenakan bahan yang digunakan mirip satu dengan lainnya.

Kue jempol sendiri dipercaya berasal dari Swedia sejak tahun 1800-an. Pada sekitar tahun itu, sebuah perkumpulan pecinta kopi yang kerap dikenal dengan nama kafferep selalu menyajikan hallongrotta dalam setiap perjamuannya.

Itu dia siapa saja kue kering khas Natal yang ternyata punya cerita  lebih rumit dibandingkan cara makannya. Bagaimana, kue kering apa saja yang menjadi favorit kalian?

Related Articles

Connect with Nibble