Foodies Trends

9 Camilan Jepang yang Entah Enak atau Unik

by Atalya Anggraini | July 12, 2019

9 Camilan Jepang yang Entah Enak atau Unik
Sudah bukan rahasia lagi, Jepang merupakan negara yang paling jago membuat kita terkejut dengan segala inovasinya. Tak terkecuali hingga soal camilan mereka. Inovasi camilan Jepang banyak yang bisa dikatakan gila, karena seakan-akan mereka tak mengenal batas untuk kata inovasi. Jadi jangan heran kalau kalian menemukan bir rasa wasabi atau ice cream rasa daging saat berkunjung ke Jepang. Mau tahu seaneh dan seunik apa camilan khas Jepang? Yuk intip sedikit  beberapa camilan Jepang yang mungkin akan membuat kalian geleng-geleng.  

1. Wasabi Beer

02 - jpninfo.com

Photo source: @jpninfo.com

Kalau biasanya kalian mengonsumsi wasabi sebagai pendamping saat makan sushi, sekarang ada bir rasa wasabi yang bisa bikin penasaran walau sudah terbayang seperti apa rasa yang akan didapatkan. Menurut orang-orang yang sudah mencicipi, rasa bir ini cukup ringan, namun ada sensasi rasa wasabi yang pedas terasa di mulut. Meskipun aneh, wasabi beer ini sangat populer di Jepang dan wajib kalian coba saat sedang berlibur ke sana.  

2. Natto/Fermented Soybean

03 - wikiHow

Photo source: wikiHow

Untuk orang Indonesia, natto mungkin salah satu makanan yang aneh. Makanan yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai memang memiliki aroma menyengat yang ingin membuat kita menjauh. Tapi siapa sangka, makanan ini cukup digmeari di Jepang. Natto bisa dihidangkan menjadi natto sushi, tapi ada juga natto segar dalam kemasan yang bisa dimakan langsung setelah dicampur dengan bumbu yang tersedia dalam kemasannya. Tidak cukup sampai di situ, jika kalian mampir di toserba Jepang, kalian juga akan menemukan aneka snack yang berbahan dasar natto, seperti dried natto yang hadir dalam versi kering, namun tetap sehat dan menyengat.  

3. Senbei

04 - livejapan

Photo source: livejapan

Camilan yang satu ini sebenarnya tidak terlalu aneh, tapi sangat identik dengan negara Jepang. Terbuat dari tepung beras dan berbentuk bundar, makanan ini memiliki tekstur seperti kerupuk khas Indonesia, tapi lebih padat isinya. Crackers ini merupakan snack tradisional Jepang yang sudah dinikmati selama berabad-abad. Senbei biasanya hadir dalam berbagai pilihan rasa. Yang paling umum ditemukan di Jepang adalah rasa soy sauce dan sugar. Namun di era modern ini, varian senbei makin beragam, ada nure-senbei yang bertekstur basah, dan juga mentaiko senbei yang terbuat dari campuran telur ikan yang terasa pedas.  

4. Ikayaki

05 - Asian Inspirations

Photo source: Asian Inspirations

Jalan-jalan ke Jepang tak akan lengkap tanpa mencicipi street food-nya. Adalah ikayaki yang menjadi salah satu street food andalan negeri sakura ini. Bentuknya seperti sate, hanya saja daging ayam yang biasa ditemukan pada sate digantikan oleh cumi-cumi utuh yang dipanggang. Ikayaki tidak membutuhkan banyak bumbu, hanya diberi topping soy sauce untuk menambah cita rasa. Snack yang satu ini bisa menjadi snack sempurna pendamping sebotol sake dingin.  

5. Nankotsu

06 - The Hungry Ox

Photo source: The Hungry Ox

Kalau biasanya kalian selalu menyisihkan tulang rawan dari daging ayam saat menyantapnya, lain halnya dengan yang dilakukan orang Jepang. Tulang rawan ayam bisa disulap menjadi snack spesial di izakaya alias kedai sake khas Jepang. Hidangan ini disebut dengan istilah nankotsu. Sebelum disajikan, tulang rawan ayam sudah digoreng terlebih dahulu. Kemudian ditumpuk menjadi satu di sebatang bambu layaknya sate. Teksturnya tidak terlalu keras dan crunchy, khas tulang rawan. Banyak yang menyukai nankotsu karena memiliki kandungan kolagen berlimpah yang konon bisa membuat kita jadi awet muda.  

6. Cheese Drink

07 - Eater

Photo source: Eater

Jika kita napak tilas ke lima tahun yang lalu, minuman dengan campuran keju mungkin terdengar tidak masuk akal. Tapi siapa sangka minuman keju, termasuk cheese tea, kini sangat populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Ternyata asal-usul jenis minuman ini berasal dari Jepang. Yang pertama kali memperkenalkan minuman keju adalah NEEDS, sebuah brand keju asal Hokkaido. Sebenarnya, tujuan mereka adalah mengubah kodrat keju menjadi jenis minuman baru adalah untuk mengedukasi anak-anak Jepang. Percaya atau tidak sebagian besar anak-anak di Hokkaido tidak pernah melihat dan mengenal keju secara langsung. Menariknya, kepopuleran minuman ini akhirnya menjamur di berbagai belahan dunia.  

7. Roasted Baby Crabs/Tamagogani

08 - TheSmartLocal

Photo source: TheSmartLocal

Amerika punya potato chips, sedangkan Jepang punya roasted baby crabs. Kalau melihat penampilannya, hati kecilmu mungkin terenyuh melihat sajian bayi kepiting yang dipanggang dan dimarinasi ini. Namun, saat dicicipi, rasanya yang umami akan membuat kalian tak bisa berhenti mengemil snack tinggi protein yang satu ini. Teksturnya sangat crunchy seperti chips, tapi ada sensasi berpasir saat kalian mengunyah bagian cangkang kepiting. Cukup aneh?  

8. Hachinoko

09 - artandkitchen

Photo source: artandkitchen

Urusan camilan yang berbahan dasar serangga biasanya identik dengan negara Thailand. Ternyata Jepang juga punya camilan aneh dari serangga, namanya hachinoko. Hachinoko ini terbuat dari larva lebah yang digoreng. Tradisi memakan serangga ini sudah lama dipraktekkan di perfektur Gifu dan Nagano. Area ini berada di pegunungan, di mana sulit sekali untuk mendapatkan hidangan laut. Meskipun terlihat aneh, hachinoko kaya akan kandungan protein dan vitamin B.  

9. Arare

10 - Snack Hawaii

Photo source: Snack Hawaii

Buat kalian yang sweet tooth pasti akan suka dengan arare. Arare merupakan camilan Jepang yang terbuat dari beras ketan. Biasanya dibentuk kotak kecil dan diolah dengan cara digoreng atau dipanggang. Yang membuatnya makin spesial, camilan Jepang ini biasanya diberi bumbu soy sauce sehingga terasa manis. Saat ini, arare tak hanya tersedia dalam rasa manis saja. Ada juga arare yang asin atau dibungkus dengan nori. Bagaimana menurut kalian? camilan-camilan khas Jepang kira-kira masuk dalam kategori camilan yang enak atau unik? Untuk kami sendiri sih, bisa dibilang rasa enak sering kali ditemukan dari inovasi-inovasi unik, ya kan?   Cover photo: Unsplash