Nibble'S Guide

Melihat Megahnya Cappadocia, dari Wisata Kuno sampai Kulinernya

by Finna Zephyrine | December 31, 2021

Melihat Megahnya Cappadocia, dari Wisata Kuno sampai Kulinernya

"Kamu bawa dia ke Cappadocia, it's my dream! Not hers. My dream, Mas." Pastinya belakangan kalimat itu lagi banyak kamu lihat di media sosial bahkan meme. Ya, dialog dalam seri Layangan Putus jadi fenomenal karena adegannya bikin jengkel semua orang. Tapi sebenarnya, seindah apa, ya, Cappadocia?

Daerah yang ada di negara Turki tersebut merupakan situs bersejarah yang masuk ke dalam daftar World Heritage Sites dari UNESCO. Melansir dari Turkey Tourism, sebagian besar area merupakan ngarai dan lembah yang terbentuk dengan formasi unik.

Lekukan unik bebatuan di lembah di Cappadocia ini terbentuk selama jutaan tahun dan merupakan hasil akumulasi dari terpaan angin dan hujan. Saat ini, daerah wisata ini juga terkenal akan wisata balon udaranya yang menarik banyak turis dari dalam dan luar negeri.

Sisa Abu Vulkanik dengan Pemukiman di Bawahnya

cappadocia-02.jpg

Photo source: Pixabay

Formasi bebatuan yang ada di Cappadocia terpengaruh oleh gunung berapi yang ada di sekitarnya. Sisa abu vulkanik selama jutaan tahun menumpuk dan menjadi batu yang cukup lunak. Inilah mengapa pada zaman dahulu, penduduk di sini memahat dan mengeruk bagian bawah dan tengah bebatuan menjadi tempat tinggal.

Jendela dan pintu serta ruangan-ruangan yang tertanam di dalam menjadi pemandangan yang unik. Banyak dari rumah-rumah dalam formasi batu dan lereng ini terhubung satu dengan yang lain, membentuk kumpulan rumah yang menjadi kota pada masanya.

Salah satu yang paling besar adalah Derinkuyu, kota bawah tanah dengan infrastruktur lengkap dan kompleks. Hingga saat ini, belum semua bagian Derinkuyu tergali, tapi sebagian besar sudah dibuka untuk umum dan para wisatawan.

Berwisata Balon Udara di Pagi Hari

cappadocia-03.jpg

Photo source: Pixabay

Yang bikin Cappadocia menarik buat banyak turis mancanegara adalah wisata balon udaranya. Memang, nggak banyak destinasi wisata yang khusus menawarkan pengalaman seperti ini.

Melansir dari Planetware.com, ada sekitar 20 perusahaan yang menyediakan layanan balon udara di sekitar Cappadocia. Perusahaan-perusahaan tersebut menerbangkan setidaknya 250 balon udara setiap harinya.

Kegiatan naik balon udara ini dimulai dari dini hari, sebelum matahari terbit. Para turis akan dijemput dari tempat penginapan, diajak melihat persiapan balon udara, kemudian mengarungi ngarai Cappadocia dengan pemandangan panorama yang indah.

Begitu matahari mulai muncul, keindahannya akan menjadi sesuatu yang nggak terlupakan. Dari kejauhan, ratusan balon udara yang berangkat berbarengan menambah megah pemandangan.

Mencicip Kuliner Turki di Cappadocia

cappadocia-06.jpg

Photo source: Pixabay

Nah, nggak lengkap kalau bicara suatu tempat tanpa bahas kulinernya. Masakan yang ada di Cappadocia tentunya nggak jauh beda sama makanan Turki yang ada di daerah lainnya. Tapi yang jelas, beberapa masakan cuma bisa kamu temuin di negara ini.

Dari mulai makanan sarapan, utama, hingga camilan, masakan Turki punya cita rasanya tersendiri. Di bawah ini, Nibble punya ulasan buat beberapa masakan yang wajib kamu coba kalau kamu lagi di Cappadocia, Turki.

1. Menemen

cappadocia-04.jpg

Photo source: Pixabay

Kalau kamu berkesempatan makan di warung makan lokal di Cappadocia, jangan lupa cobain menemen. Menemen adalah makanan sarapan tradisional di daerah sini. Makanan ini terbuat dari telur yang diorak-arik bersama irisan tomat, bawang, garam, dan merica.

Minyak yang digunakan untuk orak-arik adalah minyak zaitun, jadi cukup sehat dibandingkan minyak goreng biasa. Sering kali, ditambahkan juga sosis di dalamnya.

Walaupun terdengar sederhana, masakan ini cukup jarang ditemukan. Jadi kalau kamu bisa mencicipi menemen, kamu bisa dibilang beruntung. Biasanya, masakan ini dimakan bersama roti chapati yang merupakan roti tanpa ragi yang dimasak di atas wajan datar bernama tava.

2. Testi Kebap

cappadocia-08.jpg

Photo source: Pixabay

Kamu pasti udah nggak asing lagi dengan kebab. Makanan yang terbuat dari roti pita yang diisi sayuran dan daging ini biasanya kita temukan digulung dan dipanggang lagi hingga rotinya sedikit kecokelatan.

Satu lagi variasi kebab ada shish kebab, yaitu daging dan sayuran yang ditusuk dengan tusukan besi sehingga mirip dengan sate. Nah, kalau lagi di Cappadocia, kamu nggak boleh lewatin satu lagi kebab yang namanya testi kebap.

Testi kebap menggunakan bahan-bahan yang sama yaitu daging dan sayuran, tapi dimasak di dalam wadah tanah liat. Bahkan, ketika disajikan di atas meja, wadah tanah liatnya ikut disajikan di atas piring. Yang unik, di beberapa restoran, testi kebap ini disajikan dengan wadah tanah liat sekali pakai.

Jadi, kamu akan diberikan sebuah palu kecil untuk memukul wadah tanah liat hingga pecah dan menuang isinya ke atas piring atau hotplate.

Nggak jarang juga, wadah tanah liatnya berupa mangkok dan ditutup dengan adonan roti. Sekilas, seperti konsep zuppa soup, ya. Restoran di Cappadocia yang biasa menyajikan testi kebap biasanya udah menyediakan beberapa porsi hangat sebelum jam makan siang, jadi tamu yang datang bisa langsung makan tanpa menunggu lama. Soalnya, kalau dibuat dari nol, waktu masaknya bisa mencapai 90 menit.

3. Baklava

cappadocia-05.jpg

Photo source: Pixabay

Kenikmatan baklava sebagai camilan atau dessert emang nggak diragukan lagi. Makanan ini dibuat dari lapisan tipis pastry yang dikenal sebagai filo. Lapisan filo diisi dengan kacang pistachio atau kacang lain, kemudian disiram dengan campuran gula, butter, madu, dan sedikit kayumanis.

Hasil akhirnya adalah penganan yang renyah, legit, dan manis. Baklava cukup mudah ditemukan di berbagai tempat oleh-oleh di Cappadocia dan daerah lain di Turki. Jadi, bisa banget kamu beli buat dibawa pulang ke Indonesia.

Menikmati Sisi Romantis Turki di Cappadocia

cappadocia-07.jpg

Photo source: Pixabay

Turki memang jadi salah satu tujuan wisata yang indah. Soalnya, kawasan Turki berada di antara wilayah Eropa dan Asia, memberikan negara ini cuaca yang cukup sejuk. Selain itu, banyak banget situs bersejarah yang ada di Turki dari mulai Hagia Sofia, Pamukkale, dan Hippodrome Square.

Kalau kamu cuma berkunjung beberapa hari aja di Turki, maka Cappadocia adalah tempat yang tepat. Selain padat dengan sejarah, Cappadocia juga punya banyak spot untuk kegiatan. Bukan cuma balon udara yang romantis, kamu juga bisa menjelajah kota bawah tanah dan naik kuda di sekitar daerah ini.

Karena sudah lama menjadi tujuan wisata, kamu akan menemukan keramahan khas Asia di sini. Pokoknya, berkunjung ke sini bakal bikin liburan kamu menyenangkan untuk dikenang, deh. Sampai jumpa di Cappadocia, ya!