Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Istockphoto

Benar Gak Sih Piring Melamin Berbahaya buat Kesehatan?

June 17, 20214 min readInside Stories

Apa benar piring melamin berbahaya, emangnya  apa sih yang kalian bayangkan jika mendengar piring melamin? Umumnya orang akan membayangkan piring warna-warni, gak mudah pecah, serta harganya yang lebih terjangkau.

Karakteristik tersebut pula yang membuat piring dari bahan ini menjadi populer dan banyak digunakan oleh sebagian besar orang. Kalian bisa menemukan penggunaan piring melamin di rumah-rumah makan dan juga digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Pertanyaan lanjutan yang sering muncul adalah apakah piring tersebut aman digunakan? Atau justru penggunaan piring melamin berbahaya bagi kesehatan kita. Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Apa sih Melamin Itu?

piring melamin berbahaya

source: istockphoto

Dikutip dari laman Healthline, melamin adalah senyawa berbasis nitrogen dengan rumus kimia C3H6N6, sering digunakan untuk kebutuhan industri seperti pembuatan peralatan masak, piring, hingga produk plastik lainnya. Bila dikombinasikan dengan senyawa kimia formaldehida dan ditempa dengan suhu panas, akan menghasilkan resin melamin. Resin tersebutlah yang dapat dicetak menjadi berbagai macam bentuk termasuk menjadi peralatan makan.

Campuran melamin ini sangat serbaguna karena ia dikenal tahan panas dan tahan api. Selain itu, jika menjadi produk alat makan, bahan ini dikenal nggak mungkin pecah jika dibandingkan piring keramik.

Temuan Efek Samping Melamin

Reputasi buruk yang melekat pada melamin diawali dari kasus pada tahun 2008, di mana pihak berwenang Tiongkok melaporkan bnyak bayi yang mengalami keracunan masal. Hal tersebut dipicu oleh paparan melamin yang ditambahkan secara ilegal ke susu formula anak-anak. Produsen makanan sengaja menambahkan senyawa tersebut untuk meningkatkan kandungan protein dalam susu secara artifisial.

Insiden lain tahun 2007 juga menemukan matinya ribuan hewan peliharaan karena pada makanan hewan tersebut terkandung melamin. Alhasil, izin penambahan senyawa ini pada makanan, pupuk, dan pestisida resmi dilarang.

Lalu bagaimana jika melamin tersebut digunakan sebagai bahan peralatan makan?

Studi yang dilakukan oleh Journal of the American Medical Association (2013), menunjukkan bahwa paparan melamin dalam alat makan yang terjadi terus menerus, bisa berakibat pada pembentukan batu ginjal dan bagian lain dari saluran kencing. Paling berisiko adalah pada anak-anak dan orang dewasa. Secara garis besar, penggunaan melamin pada alat makan harus juga dijadikan perhatian.

Apakah Melamin Aman Digunakan?

piring melamin berbahaya

source: istockphoto

Jika ditanya apakah penggunaan untuk peralatan makan tersebut aman atau justru benar piring melamin berbahaya bagi tubuh? Jawaban singkatnya adalah, peralatan makan dari melamin masih dalam taraf aman.

FDA (Food and Drug Administration) semacam BPOM-nya Amerika Serikat, telah menetapkan standar bahwa toleransi masuknya zat melamin dalam tubuh adalah sekitar 0,063 miligram. Mereka juga telah mengukur jumlah melamin yang bisa bocor ke dalam makanan ketika berinteraksi dengan panas.

Hasilnya, jumlah melamin yang bisa bocor ke dalam makanan yang kita konsumsi adalah sangat kecil. Bahkan 250 kali lebih kecil dari standar batas aman yang sudah ditetapkan tersebut. Hal itu karena para produsen peralatan makan sudah membuat bahan produksinya dengan dipanaskan di suhu yang sangat tinggi. Sehingga hanya menyisakan sedikit saja melamin yang bisa membahayakan tubuh.

Meskipun penggunaan piring melamin masih dalam kategori aman, namun tetap ada beberapa temuan efek samping di balik penggunaannya. Perhatian utamanya adalah pada kebocoran dan bercampurnya senyawa tersebut dalam makanan.

Bagaimana Tips Aman Menggunakan Barang Berbahan Melamin?

source: freepik

Meskipun kadar melamin dalam peralatan makan sangat sedikit, tapi kalian harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan memasukkan makanan beserta piring melamin langsung ke dalam oven atau micro wave. Sebab, suhu panas micro wave bisa meningkatkan risiko jumlah melamin yang berpindah ke makanan.
  • Gunakan piring melamin untuk makanan-makanan yang bersuhu biasa atau bahkan dingin saja. Suhu paling tinggi dari makanan atau minuman yang dapat ditaruh di wadah melamin gak boleh melebihi 70 derajat celcius.
  • Hindari menyajikan makanan yang bersifat asam di atas piring melamin, seperti mengandung jeruk, lemon, cuka, dan tomat. Zat asam bisa mengikis bahan piring dan menyebabkan kontaminasi.
  • Hindari menggunakan wadah melamin untuk disajikan pada bayi dan balita. Sebab usia mereka masih sangat rentan terkontaminasi dan menyebabkan keracunan serta kerusakan ginjal.

Ciri-ciri yang bisa kalian bisa perhatikan jika keracunan melamin adalah, rasa mual, jantung berdebar, muntah-muntah, dan pendarahan pada air kencing.

Nah itu tadi Nibblers penjelasannya. Jika ditanya apakah piring melamin berbahaya untuk digunakan? Jawabannya masih aman namun tetap harus diperhatikan beberapa syarat seperti yang tertera di atas ya!

Related Articles

Connect with Nibble