Photo source: Freepik
Setelah hits dengan taro atau talas ungu yang punya rasa manis alami dan berwarna ungu cantik, kini muncul tren lainnya yaitu ube. Sekilas penyebutan ube sangat mirip dengan bahasa Indonesia, ubi, terlebih warnanya pun ungu. Oleh karena itu, banyak yang menyangka bahwa ube adalah sebutan lain dari ubi ungu yang sudah dikenal luas di masyarakat Indonesia.
Padahal, ube dan ubi ungu ini sebetulnya dua jenis varietas yang berbeda lho! Penting nih untuk mengetahui perbedaan ube dan ubi ungu biar gak salah kaprah. Karena ube sekarang jadi populer, banyak orang mulai mencoba membuat dessert manis dengan sebutan ‘ube’, padahal yang dipakai sebetulnya ubi ungu. Sedangkan ube sendiri sebetulnya berasal dari Filipina dan sudah menjadi budaya kuliner di sana bertahun-tahun sebelum menjadi tren saat ini.
Yuk kita berkenalan serta mengetahui perbedaan antara ube dan ubi ungu!
Mengenal Ube Khas Asia Tenggara

Photo source: Istockphoto
Saat ini dunia mengenal ube sebagai salah satu bahan utama yang sering disajikan sebagai dessert khas Filipina. Di negara Asia Tenggara tersebut, ube yang punya warna ungu ini sudah dikenal sebagai bahan pangan sejak ratusan tahun lalu. Sebagai sesama negara Asia Tenggara, Indonesia juga mengenal penyebutan yang mirip, yaitu ‘ubi’ dan familiar juga dengan ubi berwarna ungu. Tetapi ternyata mereka berbeda satu sama lain.
Dilansir dari TastingTable, ube punya nama ilmiah Dioscorea alata dan merupakan jenis yam asli wilayah Oseania dan Asia Tenggara. Ube juga dikenal sebagai purple yam, jenis umbi-umbian ini punya beragam jenis ukuran, tapi umumnya berukuran 12-20an centimeter hingga ada yang lebih besar dan panjang. Bentuknya sendiri oval atau lonjong yang sedikit tidak beraturan dengan kulit yang keras seperti kulit kayu. Karena kulitnya yang keras seperti kayu, orang yang ingin mengonsumsinya harus mengupasnya terlebih dahulu untuk mendapatkan bagian dalamnya.
Bagian daging dalamnya sendiri berwarna ungu muda hingga ungu cerah yang secara alami terlihat cantik. Cita-rasa daging ube sedikit lebih manis dengan rasa yang hampir menyerupai vanila sehingga cocok untuk dessert manis. Filipina sendiri saat ini menjadi produsen ube terbesar baik produk mentah atau sudah menjadi olahan. Rasanya yang manis harum membuat ube sering dibuat menjadi selai (ube halaya), pasta isian roti, isian mochi, pancake, es krim, brownies, hingga dessert tradisional bernama halo-halo.
Mengenal Ubi Ungu

Photo source: Istockphoto
Berbeda dengan ube alias purple yam yang merupakan tanaman asli Oseania, Polinesia, dan Asia Tenggara, ubi ungu justru bukan tanaman asli Asia. Dinamakan Ipomoea batatas, ubi ungu atau purple sweet potato adalah tanaman umbi yang berasal dari wilayah tropis Amerika Tengah dan Selatan serta berkerabat dengan kentang. Masyarakat asli benua Amerika sudah membudidayakan ubi ungu ini sejak 2500 Sebelum Masehi. Dari benua Amerika, kemudian tanaman ini disebarluaskan dan dibudidayakan di banyak negara, termasuk Indonesia hingga mudah ditemukan di pasaran.
Jika ube punya kulit cokelat kasar seperti kayu, maka ubi ungu ini punya kulit berwarna cokelat muda, tipis, dan halus. Karena kulitnya yang tipis dan halus mirip kentang, maka ubi ungu bisa langsung dipanggang atau dikukus langsung tanpa harus dikupas terlebih dahulu. Ubi atau sweet potato sendiri punya banyak varietas, tapi yang umum punya daging berwarna kekuningan hingga oranye. Baru pada perkembangan selanjutnya muncul varietas ubi dengan daging berwarna ungu.
Varietas ubi ungu ini punya daging berwarna ungu cerah yang akan semakin menjadi ungu gelap ketika dimasak. Warna ungu dari ubi ini cenderung lebih gelap dibandingkan warna ungu dari ube khas Filipina. Soal rasa, ubi ungu juga punya rasa manis alami yang lebih pekat dan seimbang. Di Indonesia sendiri, ubi ini disebut juga sebagai ubi jalar karena bentuk tanamannya yang menjalar atau merambat di permukaan tanah dengan bunga yang cukup cantik.
Tekstur Ube Lebih Pekat dan Tebal dari Ubi Ungu

Photo source: Istockphoto
Sebetulnya jika dilihat secara umum, baik ube maupun ubi ungu mempunyai tekstur dan cita-rasa yang sangat mirip dengan sedikit perbedaan. Keduanya pun sama-sama lembut sehingga cocok untuk dihaluskan, selain bisa juga dinikmati secara langsung. Ube dan ubi ungu sering dilumat atau ditumbuk halus untuk dijadikan selai, pasta, atau ubi tumbuk untuk jadi isian kue, roti, pastry, mochi, hingga es krim.
Akan tetapi, buat yang sering mengolah dessert dan mengenal kedua jenih umbi-umbian ini bakalan paham perbedaan serta tak bisa saling menggantikan. Ube yang punya rasa manis seperti vanilli mempunyai tekstur lebih padat dan lembap seperti adonan tepung saat sedang diolah. Cara menghaluskan ube juga umumnya seperti saat memarut keju agar serat-serat alami dagingnya hancur dan lembut.
Sedangkan ubi ungu, teksturnya saat dihaluskan masih seperti kentang yang dibuat menjadi mashed potato. Cara menghaluskan pun gak memerlukan parutan keju, cukup direbus atau kukus, untuk kemudian ditumbuk sampai halus. Tekstur ubi ungu lebih berair, agak basah, dan rasa manisnya lebih sederhana dibandingkan ube yang ada harum-harumnya.
Perbedaan Nutrisi Keduanya

Photo source: Istockphoto
Baik ube dan ubi jalar ungu, sama-sama mempunyai warna ungu alami yang tentunya punya manfaat kesehatan. Warna ungu pekat pada kedua jenis umbi ini berasal dari banyaknya antosianin, jenis antioksidan yang sama yang terdapat pada makanan sehat lainnya seperti blueberry. Dilansir dari Healthline, pigmen alami yang cerah ini sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung, mengurangi risiko kanker dan diabetes, serta meningkatkan fungsi kognitif.
Selain itu, baik ube dan ubi jalar ungu sama-sama punya kandungan kalori, protein, karbohidrat, serat, dan kalsium yang hampir serupa. Akan tetapi beberapa sumber lainnya menyebut bahwa ube mempunyai kandungan kalium dan serat makanan yang jauh lebih banyak daripada ubi jalar ungu. Selain itu, ubi jalar ungu mengandung sedikit lebih banyak gula dibandingkan ube, sehingga untuk yang lagi diet gula bisa memilih ube yang lebih rendah.
Nah itu dia perbedaan antara ube dan ubi ungu. Keduanya ternyata berasal dari jenis tanaman yang berbeda di mana ube merupakan tanaman asli Asia Tenggara dan Oseania, sedangkan ubi jalar ungu berasal dari benua Amerika yang berkerabat dengan kentang. Tetapi keduanya sama-sama punya rasa manis alami yang cukup sehat serta warna ungu cantik yang menggugah selera.