Food

Warnanya Sama, Ternyata Ini Beda Taro dan Ubi Ungu

by Danang Lukmana | December 07, 2021

Warnanya Sama, Ternyata Ini Beda Taro dan Ubi Ungu

Banyak yang masih belum mengetahui secara jelas apa sih beda taro dan ubi ungu yang sering digunakan dalam makanan. Warna ungu yang jadi ciri khas kedua jenis umbi ini seringkali membuat orang susah membedakannya jika sudah diolah jadi makanan. Meskipun sama-sama berbentuk umbi dengan warna ungu, kedua jenis bahan makanan ini berbeda lho.

Ubi ungu yang memang merupakan jenis ubi dengan warna ungu gelap alami memang sudah lebih akrab dikenal masyarakat Indonesia. Warna ungunya sering digunakan untuk mempercantik warna dan menambah rasa nikmat adonan kue. Resep ubi ungu sering ditemui dalam menu roti, pastry, bakpao, hingga cookies.

beda-taro-dan-ubi-ungu-02.jpg

Source: Istockphoto

Sedangkan taro merupakan penyebutan bahasa Inggris untuk talas. Penggunaan taro ungu dalam makanan sebelumnya sangat populer di Jepang, Hawaii, dan Taiwan. Gak heran kalau tren minuman kekinian seperti boba dan kopi susu juga banyak menambahkan cita rasa serta warna khas taro ini.

Nah, supaya kalian bisa lebih mengetahui beda antara taro dan ubi ungu. Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Perbedaan antara Taro dan Ubi Ungu

Dirangkum dari Cuisinevault dan Liputan6, ini dia perbedaan taro dan ubi ungu yang harus kamu ketahui.

1. Bentuk dan Warna

Karena ubi ungu dan taro terdiri dari dua jenis umbi yang berbeda, maka bentuk dan warnanya pun pasti berbeda. Ubi ungu yang punya nama latin Dioscorea alata, punya bentuk yang lonjong dengan bagian ujung yang meruncing. Sedangkan taro alias talas, berbentuk sama-sama agak lonjong tapi unjungnya tidak meruncing.

beda-taro-dan-ubi-ungu-03.jpg

Source: Istockphoto

Soal warna ungu yang dimiliki keduanya, ternyata juga ada sedikit perbedaan yang bisa dengan mudah dilihat. Saat dipanen, taro mempunyai rona ungu abu-abu hampir putih yang saat sudah diolah akan menghasilkan warna ungu muda. Sementara ubi ungu dikenal punya warna ungu yang kuat dan gelap, sehingga saat diolah pun akan memberi aksen ungu yang kental.

2. Cita-Rasa

Soal cita-rasa, ubi ungu punya karakter rasa manis alami yang lebih kuat dibandingkan taro. Rasa manis dari ubi ungu ini berasal dari kandungan gula alaminya yang cukup tinggi. Hal ini membuatnya cocok untuk dijadikan bahan campuran kue atau dessert yang bercita rasa manis.

beda-taro-dan-ubi-ungu-04.jpg

Source: Istockphoto

Sementara itu, taro mempunyai cita-rasa yang lebih hambar, bahkan cenderung mirip singkong atau kentang. Rasa taro cenderung nutty atau mirip kacang dengan perpaduan rasa sedikit manis dan gurih. Saat diolah, taro juga akan memberikan rasa manis namun gak sekuat ubi ungu.

3. Tekstur

Selain bentuk, warna, dan cita-rasanya, kedua jenis umbi ini juga punya tekstur daging buah yang berbeda. Selain rasanya lebih manis, daging ubi ungu juga mempunyai tekstur yang lebih lunak dibandingkan dengan taro. Saat dimasak, daging ubi ungu akan jauh lebih lembek dibandingkan taro yang lebih padat.

beda-taro-dan-ubi-ungu-05.jpg

Source: Istockphoto

Bahkan sebelum diolah pun daging ubi ungu lebih mulus dibandingkan dengan taro. Permukaan kulit keduanya pun juga sangat berbeda. Kulit ubi ungu jauh lebih halus sementara taro lebih kasar dan berserat.

4. Pengolahan Keduanya Berbeda

Cara pengolahan kedua jenis umbi ini juga berbeda. Taro alias talas dikenal punya getah yang membuat kulit gatal, sehingga harus dikupas dan dibersihkan dengan sarung tangan sampai benar-benar bersih. Bagian atas batang juga harus dibuang sebelum dikukus atau direbus.

beda-taro-dan-ubi-ungu-06.jpg

Source: Istockphoto

Perlu diingat juga bahwa Talas mentah mengandung protease dan oksalat yang bisa menimbulkan sensasi menyengat atau terbakar di mulut. Jadi pastikan talas benar-benar termasak sempurna dan tak ada lagi bagian yang mentah. Dengan dimasak sempurna maka senyawa-senyawa ini akan dinonaktifkan.

Sementara itu pengolahan ubi ungu jauh lebih mudah dibandingkan taro. Cukup dibersihkan kulitnya dari sisa tanah dan kotoran, ubi ungu sudah bisa langsung dikukus atau rebus. Dagingnya yang lunak membuatnya bisa langsung dikonsumsi atau dilumat untuk campuran bahan makanan.

5. Penggunaan

Dengan cita-rasa manis yang kuat, ubi ungu lebih cocok dijadikan olahan berbagai kue serta dessert manis. Selain dimakan dengan dikukus, sering juga warna ungu manisnya digunakan dalam pembuatan cake, mochi, klepon, bola ubi, hingga pudding. Penambahan ubi ungu akan menambah rasa manis lembut yang khas.

beda-taro-dan-ubi-ungu-07.jpg

Source: Istockphoto

Sedangkan talas yang gak begitu manis, tetap cocok dikombinasikan jadi beragam olahan. Dalam makanan penutup, taro bisa diolah menjadi adonan lembut sebagai isian pangsit dan bakpao. Olahan lain yang paling terkenal adalah ragam minuman seperti smoothie, es krim, hingga bubble tea alias boba.

Nah, itu dia lima perbedaan antara ubi ungu dan taro yang harus kamu ketahui. Meskipun sama-sama mempercantik makanan dengan warna ungunya, tapi mereka sangat berbeda. Jadi jangan salah lagi untuk membedakan dan mengolah kedua jenis umbi-umbian ini ya!