Food

Jenis-Jenis Sate Khas Indonesia. Mana Favorit Kalian?

by Danang Lukmana | June 10, 2021

Jenis-Jenis Sate Khas Indonesia. Mana Favorit Kalian?
Nibblers, kalian tahu nggak nih kalau sate termasuk salah satu makanan Indonesia yang mendunia lho. Menu ini bahkan pernah jadi salah satu makanan terenak di dunia menurut survei CNN. Sate merupakan sajian menu daging bakar yang khas dan populer di Indonesia. Bahan baku dagingnya bisa dari daging apa saja seperti ayam, kambing, domba, sapi, babi, kuda, hingga kerang. Daging-daging tersebut akan dipotong kecil-kecil lalu dibumbui dan dirangkai menggunakan tusukan kayu yang khas. Ada banyak teori yang mengatakan tentang asal-usul sate di Indonesia, namun dalam Encyclopedia of Chinese & Oriental Cookery (1988) yang dikutip dari Tirto, sate telah ada sejak abad 15 di Pulau Jawa. Selanjutnya oleh para pedagang, menu ini dibawa ke seluruh Nusantara dan menghasilkan banyak ragam jenis sate sesuai daerah masing-masing.

Jenis-Jenis Sate di Indonesia

Kepopuleran menu daging bakar ini telah menyebar jauh ke seluruh daerah di Nusantara. Bahkan sampai ke negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Brunei. Terkhusus di Indonesia sendiri, banyak daerah yang mengembangkan sendiri jenis-jenis sate sesuai selera dan ciri khas budayanya masing-masing. Nah, agar kalian lebih mengenal jenis-jenis sate apa saja yang ada di negara tercinta Indonesia. Yuk simak di bawah ini,

1.      Sate Madura dari Pulau Madura

jenis-jenis sate madura

source: istockphoto

Pulau Madura yang terletak di seberang laut kota Surabaya ini menghasilkan jenis sate yang paling terkenal di Indonesia. Lapak dagangan sate Madura nyaris bisa ditemukan di mana-mana. Sate ini menggunakan bahan dasar daging ayam dan kambing. Ciri paling khas dari sate ini ada pada bumbu kacangnya yang gurih dan manis membuat banyak orang suka.

2.      Sate Padang dari Sumatera Barat

jenis-jenis sate padang

source: istockphoto

Selain rendang dan ayam pop, Sumatera Barat juga menghasilkan menu sate yang enak dan terkenal. Sate ini umumnya menggunakan bahan utama daging sapi lengkap dengan lidah dan jeroannya. Kuahnya kental karena ditambah tepung beras dan dimakan bersama ketupat. Di tanah asalnya sendiri sate ini terbagi menjadi tiga jenis yakni, sate darek dari Padang Panjang yang berkuah kuning cerah dengan cita rasa gurih, kedua sate Pariaman yang memiliki warna lebih kemerahan yang pedas, dan ketiga sate Padang Danguang-Danguang yang kuahnya berwarna tapi nggak se pedas Pariaman.

3.      Sate Maranggi dari Purwakarta

jenis-jenis sate maranggi

source: istockphoto

Daerah Purwakarta di Jawa Barat juga memiliki sate khasnya sendiri yaitu maranggi. Sate maranggi biasanya terbuat dari daging sapi, namun ada juga yang terbuat dari daging kambing. Hal yang membedakan sate ini dengan sate yang lain adalah pada proses marinasi dagingnya ke dalam bumbu sebelum dibakar. Proses marinasi tersebut membuat sate ini nggak memerlukan saus pendamping karena bumbu sudah meresap ke dalam dagingnya. Cita rasa sate ini mirip dendeng.

4.      Sate Buntel dari Solo

jenis-jenis sate buntel solo

source: istockphoto

Sate buntel terbuat dari bahan utama daging kambing. Perbedaan dari sate kambing pada umumnya adalah daging yang digunakan telah lebih dicincang hingga halus. Daging kambing cincang tersebut dibumbui dan dipadatkan dengan dibungkus lapisan lemak kambingnya hingga padat dan membuntal. Konon sate ini dibawa oleh para pedagang keturunan Arab di kota Solo, oleh karena itu bentuknya mirip menu Kofta di hidangan Timur Tengah.

5.      Sate Klathak dari Jogja

source: istockphoto

Menu sate klathak berasal dari Jogjakarta dan menggunakan bahan utama daging kambing. Meskipun dari daging kambing, tapi bumbu yang digunakan sangat minimalis hanya campuran garam dan bawang putih. Ciri khas lainnya adalah penggunaan besi jeruji sepeda untuk tusukannya. Sate klathak dihidangkan dengan dilengkapi kuah gulai kambing.

6.      Sate Kambing Tegal dari Tegal

source: kumparan

Dari namanya tentu sudah tahu kalau sate ini berasal dari kota Tegal, Jawa Tengah dan menggunakan daging kambing. Akan tetapi daging kambing yang digunakan harus yang berusia muda sekitar usia lima bulan alias kambing balibul (dibawah lima bulan). Penggunaan daging kambing muda dimaksudkan supaya dagingnya belum alot atau keras dan aromanya pun nggak prengus seperti bau kambing tua.

7.      Sate Lilit dari Bali

source: istockphoto

Dilihat dari penampilannya, sate khas pulau Dewata ini nampak begitu berbeda dari jenis sate lainnya di Indonesia. Sate lilit nggak menggunakan kayu tajam untuk tusukannya, melainkan menggunakan batang serai agar mengeluarkan aroma yang harum. Daging yang gunakan adalah daging ikan yang dihaluskan dan dibumbui dengan kelapa dan bumbu khas Bali lainnya. Sekarang banyak juga yang buat versi daging ayam cincang. Menu sate lilit biasanya disajikan satu set dengan makanan khas Bali lainnya dan dilengkapi sambal matah sebagai bumbu pelengkap.

8.      Sate Rembiga

source: tripadvisor

Lombok pulau cantik di sebelah timur Bali ini nggak hanya memiliki kuliner khas ayam taliwang saja, tapi juga ada menu sate khas yakni sate rembiga. Sate rembiga atau rembige ini terbuat dari daging sapi. Seperti umumnya cita rasa masakan Lombok, sate ini juga memiliki hantaman rasa pedas di lidah karena memasukkan cabai dalam bumbu marinasinya.

9.      Sate Ragey dari Sulawesi Utara

source: @fajarsatritama

Sate ini berasal dari daerah Sulawesi Utara dan menggunakan bahan utama daging babi. Ragey sendiri memiliki ciri khas yakni potongan daging yang digunakannya besar-besar, bahkan lebih besar dari sate babi lainnya. Ragey bisa dengan mudah ditemukan di daerah Tomohon dan Kawangkoan, karena di sinilah kekayaan kuliner asli masyarakat Minahasa bisa didapat.

10.  Sate Taichan dari Jakarta Selatan

source: istockphoto

Sate taichan dipopulerkan oleh para pedagang sate di daerah Senayan, Jakarta Selatan. Ciri khas menu ini ada di penggunaan daging ayam yang dibakar polos dan hanya diberi sedikit tambahan garam serta perasan jeruk nipis. Konon kisah awal sate taichan berasal dari seorang pria Jepang yang meracik sendiri menu sate ayam pesanannya di pedagang sate Madura sekitaran Senayan. Saat ini sate taichan bisa ditemukan di mana-mana terlebih di sekitaran Jakarta. Nah, itu tadi deretan jenis-jenis sate yang khas Indonesia. Sate mana saja nih yang jadi favorit kalian?