Foodies Guide To F&B Industry

Photo by NFK

Ketagihan Makanan Pedas Apa Sih Penjelasannya

February 12, 20204 min readInside Stories

Makan makanan pedas menjadi salah satu kebiasaan sebagian besar orang Indonesia. Tapi tak hanya di negara ini saja, orang Thailand, Mexico, China, India, atau Korea juga terbiasa melahap makanan yang membuat lidah terbakar. Dewasa ini, makin menjamur pula restoran-restoran yang menawarkan makanan dengan berbagai level kepedasan.

Padahal jika dipikir-pikir, rasa pedas itu sebenarnya membuat kita sedikit tersiksa. Menyantap makanan pedas membuat lidah terbakar, tenggorokan dan perut panas, hidung berair, keringat bercucuran, dan bahkan ada yang sampai mengeluarkan air mata.

Tapi kenapa ya kita tidak bisa berhenti makan pedas? Justru saat rasa makanan semakin pedas, semakin bertambah pula nafsu makan kita.

Ternyata fenomena ketagihan makanan pedas itu ada penjelasan ilmiahnya lho. Mau tau kenapa? Simak yuk penjelasannya berikut ini.

Ketagihan makanan Pedas Bikin Bahagia

Mungkin banyak di antara kita yang mengira kalau ketagihan makanan pedas merupakan suatu yang berhubungan dengan gen, alias diturunkan atau diwariskan dari orang tua kita. Faktanya, tidak ada satu orang pun yang lahir dengan kondisi suka makanan pedas.

Kecintaan seseorang pada makanan pedas terjadi karena kebiasaan. Saat kita mengonsumsi makanan pedas, zat capcaisin yang terkandung pada cabai membuat lidah terasa terbakar. Reseptor di lidah pun mengirimkan sinyal tersebut ke otak.

Nah, saat otak menganggap tubuh kita sedang berada dalam kesakitan yang berasal dari rasa pedas tersebut, makan otak memproduksi hormon endorphin untuk membuat tubuh mampu mengatasi rasa sakit ini. Endorphin sendiri merupakan hormon yang membuat kita bahagia. Itulah kenapa banyak orang selalu mengasosiasikan makan pedas dengan perasaan bahagia dan akhirnya rasa ketagihan makanan pedas pun muncul.

Makanan Pedas Membuat Adrenalin Terpicu

Selain karena memicu perasaan bahagia, makan makanan pedas juga membuat adrenalin meningkat. Bahkan ada teori yang menyatakan kalau perasaan ketagihan makanan pedas sama seperti saat kita ketagihan melakukan kegiatan ekstrim, misalnya skydiving atau bungee jumping.

Tidak heran jika dalam studi yang dilakukan oleh Paul Rozin dan Deborah Schiller dari University of Pennsylvania menyatakan bahwa penyuka makanan pedas biasanya adalah orang yang suka berpetualang.

Penelitian ini menemukan fakta kalau orang-orang Amerika yang suka makanan pedas biasanya juga memiliki keberanian untuk melakukan kegiatan berisiko tinggi, seperti fast driving, parachuting, atau berenang di dalam es.

Semua kegiatan ini jelas membutuhkan sebuah mental untuk bisa menaklukkan ketakutan yang muncul dari dalam diri. Semakin sering kita melakukannya, semakin pandai juga kita memahami risiko yang akan terjadi, sehingga membuat kita ketagihan untuk mencobanya terus.

Sensasinya sama seperti saat makan makanan pedas. Banyak yang tertarik dan ketagihan makanan pedas karena tertantang untuk bisa menaklukkan tantangan tersebut.

Lakukan Ini Saat Rasa Pedas Terlalu Menyiksa

Berhubung orang yang suka pedas itu suka tantangan, tidak heran jika terkadang penyuka pedas suka melampaui batas. Pasti ada kalanya di mana mereka terlalu banyak makan makanan pedas sehingga membuat rasa terbakar di lidah dan perut sangat menyiksa.

Jika kalian mengalami kondisi ini, air minum pasti menjadi hal yang langsung dicari untuk mendinginkan tubuh. Namun, ternyata kebiasaan ini kurang tepat.

Menurut Jim White, pemilik Jim White Fitness and Nutrition Studios, minum air tidak membantu menghilangkan efek pedasnya capcaisin. Justru, air akan membuat molekul capcaisin tersebar ke seluruh mulut, sehingga rasanya makin menyiksa. Saat kepedasan, sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan yang bisa mengikat molekul, seperti roti, nasi, atau susu.

Bertualang Mencicipi Makanan Pedas di Jakarta

Sudah makin paham kan kenapa ketagihan makanan pedas menjadi sesuatu yang tak terelakkan? Kebiasaan makan pedas tidak salah lho karena kita akan mendapatkan banyak manfaat dari makanan pedas. Yang terpenting, kita tidak berlebihan saat menyantapnya.

Nah, kali ini, kami akan membocorkan beberapa rekomendasi tempat untuk menikmati makanan pedas di Jakarta. Simak yuk!

1. Ayam Gepuk Pak Gembus

Photo source: @andreptamaa

Buat yang ketagihan makanan pedas mungkin sudah tidak asing lagi dengan Ayam Gepuk Pak gembus. Outletnya sudah menjamur di seantero Jakarta karena tempat ini terkenal dengan sambalnya yang super pedas. Sambalnya biasanya disajikan dengan ayam goreng dan nasi uduk. Harganya miring, tapi kenikmatan pedasnya nagih banget.

Lokasi: Jl. Bendungan Hilir No. 58, Bendungan Hilir, Jakarta.

2. Waroeng SS (Spesial Sambal)

Photo source: @foodgallerybdg

Orang Indonesia memang kreatif dalam menciptakan makanan pedas. Kalau nggak percaya, kalian bisa langsung mengunjungi Waroeng SS. Di sini, ada berbagai pilihan sambal yang bisa dicicipi, mulai dari sambal bajak, sambal bawang, sambal cumi, sambal jamur, hingga sambal udang pedas. Level pedasnya ngak usah ditanya, pasti bikin puas kalian yang cinta makanan pedas.

Lokasi: Jl. Bintaro Utama 3, Blok AP No. 57, Sektor 3A, Bintaro, Jakarta.

3. Warung Bu Kris

Photo source: @eatineraryid

Tempat yang satu ini sudah dikenal cukup lama di antara para pecinta pedas. Warung Bu Kris punya spesialisasi penyetan di mana lauk pauk dihidangkan dengan cara dipenyet di atas cobek berisi sambal super pedas. Hasilnya, pasti akan membuat kalian tambah nasi nggak berhenti-berhenti.

Lokasi: Golden Plaza, Blok D No 10, Jl. RS Fatmawati No. 15, Fatmawati, Jakarta.

Bagaimana? Sudah siap untuk merasa lebih bahagia dengan menyantap makanan pedas? Kalian bisa simak rekomendasi beragam makanan paedas yang ada di Nibble.

Related Articles

Connect with Nibble