Photo source: Pexels
Buat yang menggemari dunia baking, tentunya sudah mengenal dong apa itu focaccia bread? Roti ini termasuk jenis roti pipih atau flatbread yang asalnya dari Italia. Ada banyak jenis roti yang berasal dari Italia, dari mulai ciabatta hingga pizza yang kadang sering disebut juga mirip focaccia.
Bentuknya yang pipih, membuat tekstur focaccia ini cukup lembut dengan harum aroma rempah Italia yang bikin sedap saat disantap. Jenis roti ini bisa dinikmati langsung ataupun diberi topping hingga dijadikan roti lapis isi.
Lebih uniknya lagi, roti ini termasuk jenis roti tertua yang ada di Italia lho. Yuk kenalan lebih dalam tentang apa itu roti focaccia yang lembut gurih ini!
Mengenal Apa Itu Focaccia

Photo source: Istockphoto
Seperti sudah disebutkan sebelumnya, focaccia adalah jenis roti pipih alias flatbread yang populer berasal dari Italia. Akan tetapi, dibandingkan jenis roti pipih lainnya, seperti pizza neapolitan contohnya, focaccia cenderung agak lebih tebal serta teksturnya lebih lembut dan agak fluffy atau pulen. Bentuknya pun bisa bulat melingkar ataupun melebar persegi panjang tergantung selera pembuatnya.
Selain itu, permukaan roti ini punya bentuk yang agak berlubang-lubang hasil pemijatan memakai jari tangan sebelum adonannya dipanggang. Terlebih buatmu yang menyukai minyak zaitun, pastinya bakalan suka nih roti ini karena adonannya memakai minyak zaitun yang membuatnya lembut serta harum sekaligus membedakannya dengan jenis roti lainnya. Semakin harum lagi, adonan focaccia sering juga ditambah aneka Italian herbs (rempah-rempah), garam kasar, hingga bawang putih untuk membuat rasanya semakin kaya serta gurih.
Sejarah Terciptanya Focaccia

Photo source: Istockphoto
Setelah mengenal secara singkat apa itu focaccia, saatnya membahas sejarah asal-usul terciptanya roti pipih tapi fluffy pulen ini. Dilansir dari TastingTable dan Bake.co.id, roti pipih fluffy ternyata sudah ada sejak zaman kuno lho, bahkan dipercaya lebih tua usianya daripada pizza. Peradaban Mediterania Kuno seperti Yunani klasik hingga Romawi disebut sudah mencatat resep roti pipih yang jadi cikal bakal focaccia.
Roti pipih ini mempunyai asal-usul yang sama dengan banyak bangsa kuno Mediterania, dari mulai Etruria atau Etruscan yang hidup di Italia Utara, Yunani hingga Mesir dan suku-suku di Levant. Asal-usul nama focaccia sendiri konon berasal dari bahasa Latin berupa “Panis focacius” yang berarti “roti perapian” atau “roti dari api unggun”. Diyakini, masyarakat Mediterania kuno sudah punya kebiasaan memanggang langsung adonan roti pipihnya di atas abu panas dekat dengan perapian hingga matang.
Banyak pengamat sejarah kuliner meyakini bahwa adonan roti pipih ini awalnya hanya sederhana, berupa tepung, air, ragi, dan garam. Dari mulai rasanya yang polos, lambat laun berkembang menjadi banyak varian rasa hingga aroma tambahan untuk membuatnya makin berselera. Ditambah lagi ekspansi peradaban Romawi turut membawa resep roti pipih ini melintasi beragam wilayah atau negara sehingga makin tersebar luas.
Lebih lanjut dilansir dari laman DeliciousItaly, focaccia modern saat ini kemungkinan besar dikembangkan di kota Genoa, pesisir Utara wilayah Italia. Di ibukota wilayah Liguria ini, nama “fugassa” mulai populer untuk merujuk pada sajian roti yang berkembang abad ke-13 Masehi. Fugassa tersebut memang dibuat dari bahan tepung, air, ragi bir, lalu dimasak dengan minyak zaitun yang mirip dengan focaccia modern yang kita kenal saat ini.
Evolusi Focaccia Modern

Photo source: Istockphoto
Asal-usul sejarah dan focaccia memang sangat panjang ditelusuri dari terciptanya teknik flatbread kuno. Akan tetapi apa itu yang membuat focaccia menjadi sangat populer dan terkenal dengan beragam versi modernnya saat ini. Hal tersebut gak terlepas dari gelombang migrasi warga Italia ke benua Amerika seperti Amerika Latin dan Amerika Serikat.
Para imigran ini turut membawa resep masakan asal tanah leluhur mereka, seperti pasta, pizza, hingga roti focaccia ini. Focaccia yang awalnya sederhana hanya dengan minyak zaitun dan garam, mulai ditambah inovasi beragam tambahan topping lainnya. Ada yang menambahkan aneka Italian herbs seperti rosemary dan oregano, bawang bombay, bawang putih, keju, hingga tomat ceri, serta bahan manis seperti madu, dan buah-buahan kering.
Focaccia pun semakin fleksibel yang bukan cuma sebagai camilan atau makanan pendamping saja. Jenis roti pipih ini bahkan bisa dinikmati seperti sandwich dengan diiris bagian tengahnya, lalu diberi isian daging ham, sayur, atau keju. Banyak juga resto atau cafe yang menyuguhkan roti ini sebagai menu pembuka atau appetizer, makanan utama, hingga dessert manis tergantung kreativitas masing-masing.
Jenis-Jenis Focaccia
Setelah mengetahui apa itu focaccia beserta sejarah panjangnya, kini saatnya mengenal jenis-jenis roti pipih ini. Focaccia ini juga berkembang sesuai bahan-bahan lokal serta tradisi daerah asalnya. Berikut ini beberapa jenis focaccia yang bisa kamu kenali;
1. Focaccia Genovese/Ligure

Photo source: Istockphoto
Jenis ini yang disebut sebagai versi asli focaccia modern yang kita kenal saat ini. Berasal dari Genoa wilayah Liguria, oleh karenanya ia dinamakan Foccacia alla Genovese atau juga disebut Focaccia Ligure maupun Focaccia Classica. Rasanya sangat sederhana, berbahan tambahan garam laut kasar dengan minyak zaitun saja untuk memperkuat rasanya.
Jenis focaccia ini umumnya berbentuk persegi panjang datar, mengikuti bentuk loyang pemanggannya. Bahan utamanya pun sederhana, berupa tepung, air, ragi, garam, dan minyak zaitun. Proses pembuatannya yaitu dengan memanggang adonan di dalam oven hingga warnanya berubah menjadi cokelat keemasan dan tekstur yang renyah.
2. Foccacia Messinese

Photo source: Istockphoto
Dari wilayah Selatan Italia terdapat Pulau Sicillia yang juga menghasilkan varian focaccia sendiri bernama Focaccia Messinese. Varian ini berasal dari kota Messina yang adonan rotinya berasal dari tepung, semolina, ragi, air hangat, minyak zaitun, gula, serta garam. Sebelum dipanggang, varian ini diberi tambahan lada hitam, garam, serta minyak zaitun fresh yang baru ditumbuk.
Selain itu, focaccia ini juga lebih rame toppingnya yang memanfaatkan bahan-bahan lokal khas pulau Sicillia. Seperti contohnya pemakaian ikan laut seperti anchovy, sayuran bernama escarole, dan tomat ceri. Mereka juga suka menambahkan jenis keju tuma maupun provola untuk memperkuat rasa asin gurih.
3. Focaccia Barese & Pugliese

Photo source: Istockphoto
Kalau kamu suka jenis roti yang lebih berat dan tebal, mungkin akan cocok dengan Focaccia Barese satu ini. Varian ini berasal dari kota Bari di wilayah Puglia, Italia Tenggara yang adonan rotinya ditambahkan kentang. Pencampuran kentang di dalam adonannya ini membuat teksturnya lebih tebal tapi cukup kenyal.
Versi Barese dihidangkan dengan tambahan seperti tomat ceri, zaitun, dan juga oregano. Sedangkan ada juga versi Pugliese yang mirip tapi dengan tambahan bawang, tomat, dan zaitun.
4. Focaccia di Recco

Photo source: Istockphoto
Jika sebelumnya banyak mengenal focaccia yang teksturnya agak tebal, kali ini ada yang sangat tipis nih, namanya Focaccia di Recco. Jenis focaccia ini berasal dari kota Recco di wilayah Liguria, masih satu wilayah dengan Genoa. Ciri khasnya adalah adonan rotinya tanpa ragi sehingga tidak mengembang dan sangat tipis.
Adonannya yang tipis disajikan dengan dua lapisan dengan bagian tengahnya diberi isian keju stracchino. Keju yang bertekstur lembut ini akan meleleh lumer yang membuat rasa focaccia ini sangat gurih creamy.
5. Focaccia Seravezzina

Photo source: Istockphoto
Selanjutnya ada Focaccia Seravezzina yang dikenal juga sebagai Pane Di Azzano. Varian ini adalah jenis focaccia gurih yang terbuat dari tepung terigu, jagung, ragi, garam, rosemary, lemak babi (lard), minyak zaitun, bawang putih, dan air pegunungan. Adonannya dicetak dan diletakkan di atas meja kayu agar dapat mengembang untuk kemudian dipanggang dalam oven berbahan bakar kayu pula.
6. Focaccia Dolce

Photo source: Istockphoto
Kali ini ada varian focaccia yang rasanya bukan gurih, melainkan manis, namanya Focaccia Dolce. Versi ini memang sengaja dibuat manis yang biasanya diberikan taburan gula, madu, atau buah-buahan kering seperti kismis. Umumnya varian manis ini disajikan sebagai camilan atau dessert.
Nah itu dia penjelasan apa itu dan asal-usul focaccia yang jadi jenis roti populer asal Italia. Kamu termasuk yang menyukai jenis roti pipih yang ternyata akar tradisinya sudah ribuan tahun ini gak nih?