Photo source: Pexels
Ada banyak kedai jamu di Jogja yang bisa kamu temukan. Dari mulai kedai jamu lawas yang sudah legendaris sampai kedai jamu kekinian yang mengincar pasar anak muda.
Konsumen jamu pun semakin beragam, dari mulai kalangan dewasa muda yang ingin mencari efek kesehatan, anak kecil yang dibawa orang tuanya, sampai anak-anak muda. Rasa jamu saat ini pun makin variatif, dari yang benar-benar masih terasa herbal tradisional sampai diolah dengan rasa yang menyesuaikan selera kekinian.
Berikut ini kedai jamu di Jogja yang bisa kamu coba!
1. Jamu Ginggang Pakualaman
Kalau ngomongin kedai jamu di Jogja yang legendaris tapi tetap terkenal sampai saat ini, maka Jamu Ginggang Pakualaman ini salah satunya. Resep jamu di sini sudah eksis sejak tahun 1920-an, hasil racikan Mbah Joyo Tan Ginggang (Mbah Joyo) yang seorang tabib dan abdi dalem di lingkungan Pura Pakualaman. Baru sejak tahun 1950 Jamu Ginggang membuka usaha kedai menetap di Jalan Masjid, Pakualaman, Kota Yogyakarta sampai saat ini.
Suasana kedai jamu inipun masih tetap bertahan tanpa banyak perubahan signifikan sejak tahun 1950-an sehingga nuansa klasik lawasnya bisa langsung kamu rasakan. Pelanggannya pun gak hanya kalangan tua saja, tapi banyak anak-anak muda juga menjadi peminum setia jamu herbal di sini. Racikan empon-empon beserta bahan herbal lainnya bisa tersaji dalam resep jamu beras kencur, kunir asam, cabai lempunyang, es temulawak, sampai galian singset dan jamu sehat pria.

Photo source: @jamuginggangpakualaman
Lokasi: Jl. Masjid No.32, RT.034/RW.09, Kauman, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta.
2. Jamu Cekok Jampi Asli
Apakah kalian pernah dicekoki jamu saat masih balita? Coba deh berkunjung ke kedai jamu tertua yang bisa kamu temukan di Jogja bernama Jamu Cekok Jampi Asli yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso ini. Bayangkan saja, kedai jamu ini sudah eksis sejak tahun 1875 yang didirikan oleh Kertowiryo Raharjo dan saat ini pengelolaannya sudah diwariskan ke generasi kelima.
Begitu kamu masuk ke kedai jamu lawas ini, jangan kaget jika mendengar jerit tangin anak-anak balita hingga memekakkan telinga. Anak-anak balita ini menangis bukan karena sedang disiksa, tapi karena sedang dicekoki ramuan jamu langsung di mulut mereka. Gak hanya ada jamu untuk anak balita saja, tapi ada juga jamu orang dewasa seperti jamu pegal linu, galian putri, galian kakung, uyup-uyup, sehat pria, kunir asam, dan lainnya.

Photo source: @ke.jogja
Lokasi: Jl. Brigjen Katamso No.132, Keparakan, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta.
3. Suwe Ora Jamu
Suwe Ora Jamu bukan hanya sebuah judul lagu tradisional Jawa yang legendaris, tapi saat ini juga merujuk pada sebuah kedai jamu kekinian di Jogja. Kedai jamu satu ini punya konsep yang unik, lucu, estetik, dan imut berlokasi di kawasan Kranggan Kota Jogja. Meskipun kedainya nampak mungil, tapi desainnya vintage cantik seperti nuansa rumah di perkotaan Jawa tempo dulu.
Kedai jamu fresh maker ini bahkan sudah tersohor dengan cabangnya yang meluas sampai ke Jakarta dan pernah menang penghargaan Jakpreneur Terbaik 2021. Di sini kamu bisa menikmati jamu-jamu tradisional tapi diolah dengan lebih kekinian seperti tambahan soda dan kemasan kaleng. Ada minuman kunyit asem, beras kencur, asam jawa, temulawak rempah, kunyit jahe, sampai wellness blend dan mixology jamu lainnya.

Photo source: @suweorajamu28
Lokasi: Jl. Kranggan No.18, Cokrodiningratan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta.
4. Jamu Tradisional Bu Tari
Berdiri sejak tahun 1977, Jamu Bu Tari juga menjadi salah satu pilihan kedai jamu legendaris yang ada di Jogja. Bu Tari selaku pemilik kedai tetap mempertahankan resep racikan jamu peras dari sang ibu, Mbok Mangun. Berlokasi di Jalan R.E.Martadinata Wirobrajan, kedai ini selalu ramai pelanggan meski buka malam hari dari jam 6 sore sampai 11 malam.
Di sini kamu bisa melihat langsung proses meracik jamunya yang memakai teknik pemerasan bahan memakai tangan sang peracik. Hal tersebut dilakukan supaya para pelanggannya bisa mendapatkan jamu peras yang selalu segar dan melihat sendiri bahannya. Bu Tari bisa meracikkan langsung jamu sesuai keluhan pelanggan maupun menyediakan jamu yang sudah umum seperti galian singset, sehat kandungan, uyup-uyup, sehat pria, beras kencur, dan kunyit asam.

Photo source: @byan_mandala
Lokasi: Jl. R. E. Martadinata No.17, Wirobrajan, Kota Yogyakarta.
5. Jamu Jawa Lugu Murni
Gak kalah legendarisnya, Jamu Jawa Lugu Murni menjadi kedai jamu yang wajib kamu sambangi di Jogja kalau mau mengenal budaya pengobatan herbal tradisional. Kedai jamu yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso nomor 200 ini sudah eksis sejak tahun 1953 dan punya lebih dari 100 jenis jamu. Begitu masuk ke dalamnya pun kamu akan melihat aneka toples-toples besar berisikan aneka bahan herbal untuk nantinya diracik menjadi jamu.
Kamu bisa menikmati aneka jamu dari yang berbahan segar sampai minuman racikan rimpang alias empon-empon serta rempah yang sudah dikeringkan. Jamu kunyit asam dan beras kencur menjadi jenis jamu yang paling populer serta paling mudah diterima lidah semua kalangan. Selain itu tersedia juga minuman serbuk atau keringan yang bisa kamu seduh sendiri nanti di rumah. Semua resep jamunya konon warisan resep keluarga yang sudah bertahan beberapa generasi.

Photo source: @byan_mandala
Lokasi: Jl. Brigjen Katamso No.200, Keparakan, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta.
6. Djampi Jawi
Selanjutnya ada Djampi Jawi yang jadi kedai jamu tapi konsepnya restoran kekinian dan cukup populer di Jogja. Konsep utamanya merupakan restoran dengan menu masakan tradisional Jawa tapi juga menyediakan minuman herbal khas budaya Jawa. Punya cabang di Jogja dan Solo, untuk cabang Jogja lokasinya ada di Jalan Urip Sumoharjo Klitren.
Minuman jamu herbal di sini disajikan dengan gaya lebih modern menyesuaikan konsepnya yang restoran. Seperti contohnya kunir asem, gula asem, dan beras kencur yang jadi minuman jamu favorit untuk dipesan pelanggan. Ada lagi minuman herbal racikan seperti pancasona yang meningkatkan imunitas, gagah prakosa, temulawak, cabe puyang, dan telang ayu.

Photo source: @djampijawi.jogja
Lokasi: Jl. Urip Sumoharjo No.66, Klitren, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
7. Acaraki GAMA
Sudah cukup dikenal luas, Acaraki memang dikenal sebagai cafe yang mengusung jamu sebagai andalannya untuk bisa dinikmati masyarakat modern. Nama Acaraki sendiri diambil dari kosakata profesi dalam Prasasti Madhawapura, yakni profesi peracik jamu. Sudah tersebar luas di banyak spot kota besar, di Jogja sendiri gerai mereka berada di dalam Fakultas Farmasi UGM yang dikenal sebagai Acaraki GAMA.
Dengan desain yang lebih modern, gerai di dalam area UGM ini cocok untuk spot nongkrong anak muda maupun siapa saja yang berkunjung ke lingkungan kampus. Kamu bisa menikmati jamu klasik seperti kunyit asam dan beras kencur, maupun yang sudah disajikan lebih kekinian. “Jamu new wave” mereka seperti golden sparkling (kunir asam dengan sparkling water), saranti (beras kencur creamer milk), bereskrim (es krim beras kencur), dan vanilla twilight (kunyit asam es krim).

Photo source: @acaraki.jamu
Lokasi: Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Jl. Sekip Utara, Senolowo, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.
Nah itu dia beberapa kedai jamu di Jogja yang bisa kamu nikmati buat menyehatkan tubuh. Dari mulai yang tradisional, legendaris sejak ratusan tahun, sampai gaya kekinian menyesuaikan selera modern. Masih banyak kedai jamu tradisional yang tersebar se-antero Jogja untuk kamu jelajahi.
Yuk sehatkan diri dengan minuman herbal tradisional!