Foodies Guide To F&B Industry

Photo by Istockphoto

Kerang Hijau: Enak tapi Bahayanya Gak Main-Main

August 5, 20214 min readHealthy Foodie

Bagi penggemar makanan laut, kerang hijau mungkin bisa jadi salah satu favorit untuk dikonsumsi. Tekstur kenyal dengan rasa gurih asinnya tentu membuat makanan ini enak untuk dinikmati. Baik ditumis dengan aneka bumbu, maupun hanya direbus lalu dimakan bersama cocolan sambal adalah hal paling umum untuk menikmatinya.

Selain rasanya yang enak, harganya pun sangat murah karena stoknya di lautan kita seakan gak ada habisnya. Saking murahnya, kalian bisa menemukan menu kerang hijau di warteg ataupun pedagang kaki lima. Hal tersebut tentu saja menjadikan alternatif gizi yang murah meriah bagi masyarakat.

source: istockphoto

Kerang ini memang mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh kita. Akan tetapi, bahaya yang dikandungnya juga gak bisa dianggap sembarangan. Bahkan makanan ini terancam gak boleh lagi dikonsumsi akibat kandungan logam berat di dalamnya. Terutama yang dipanen dari perairan dengan tingkat pencemaran tinggi.

Yuk cari tahu apa saja sih manfaat sekaligus bahaya mengonsumsi kerang hijau ini. Simak ya penjelasannya!

Kandungan Nutrisi Kerang Hijau

Sebagai makanan laut, kerang hijau punya banyak kandungan nutrisi dan zat gizi mikro bermanfaat. Kerang ini mengandung banyak mineral dan vitamin, serta alternatif protein yang rendah lemak. Berikut beberapa nutrisi dari binatang laut ini yang dilansir SehatQ:

Dalam 100 gramnya, kerang ini mengandung vitamin dan mineral seperti kalsium, zat besi, zinc, dan vitamin A, B12, dan E. Selain itu, makanan ini mengandung protein sebesar 17 gram, namun lemaknya hanya 2,9 gram saja.

source: istockphoto

Manfaat Mengonsumsi Kerang Hijau

Karena kandungan nutrisinya, kerang hijau punya bermacam manfaat yang baik untuk tubuh. Berikut ini manfaat yang bisa kalian dapatkan:

1.      Membantu Mencegah Anemia

Kerang mempunyai beberapa mikronutrien yang mampu mencegah terjadinya anemia. Kandungan tersebut yakni vitamin B12 dan zat besi. Zat besi inilah yang diperlukan untuk berbagai proses metabolisme tubuh. Selain itu zat besi juga memainkan peran penting dalam transportasi oksigen dalam darah.

2.      Mengandung Omega-3

Selain ikan-ikanan, ternyata kerang juga menawarkan asam lemak esensial omega-3 yang cukup tinggi. Kandungan tersebut antara lain seperti docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA), yang merupakan bentuk dari omega-3. Dengan mengonsumsi kerang, bisa sekaligus  mempertahankan tingkat jaringan asam lemak omega-3 dalam tubuh. Hal itu tentunya baik bagi kesehatan.

source: istockphoto

3.      Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Otak

Selain tinggi asam lemak omega-3, kerang juga mengandung vitamin B12 yang banyak. Kedua zat tersebut dikenal sebagai nutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan jantung. Beberapa penelitian telah mengaitkan konsumsi asam lemak omega-3 dari kerang yang bisa menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

Nutrisi yang sama, yakni omega-3 dan vitamin B12, juga berfungsi untuk menjaga kesehatan otak. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kombinasi keduanya bisa menurunkan risiko masalah dalam perkembangan otak. Dengan memenuhi kebutuhan kedua zat tersebut, kesehatan otak kita pun bisa terjaga.

Ancaman Bahaya Konsumsi Kerang Hijau

Selain kandungan nutrisi dan manfaat yang dikandungnya, ternyata kerang hijau menyimpan ancaman kesehatan yang berbahaya. Tetapi gak semua kerang ini mengandung bahaya kok. Tergantung dari perairan mana mereka didapatkan.

Kerang hijau yang hidup di Teluk Jakarta mengandung logam berat sehingga gak layak lagi dikonsumsi. Kandungan logam tersebut sudah berada di atas ambang yang aman untuk dikonsumsi manusia. Beberapa zat berbahaya yang terkandung dalam kerang yang berasal dari Teluk Jakarta antara lain timbal dan air raksa.

source: istockphoto

Hal itu karena karakteristik kerang itu sendiri yang hidup di dasar lautan dan selalu menerima atau menyaring zat apa saja yang berada di sekitarnya. Kandungan logam berat tersebut terakumulasi di dalam tubuh dan daging kerang. Jika kita terus mengonsumsinya, berisiko menyebabkan masalah kesehatan kronis seperti kanker dan penyakit degeneratif, contohnya gagal ginjal.

Kalian bisa membatasi konsumsi kerang ini di batas amannya yakni 0,002 kilogram per minggu. Atau lebih baik lagi untuk menghindari kerang hijau yang diambil dari perairan Teluk Jakarta. Sebagai alternatif, kalian bisa memilih dari perairan Cirebon yang masih cukup aman.

Nah, itu tadi manfaat sekaligus risiko berbahaya dari konsumsi kerang hijau. Kalian berminat mengonsumsinya nggak nih? Tinggal pilih secara selektif ya!

Related Articles

Connect with Nibble