Tips & Tricks

Jangan Dibuang! Ini Tips Atasi Masakan Keasinan

by Finna Zephyrine | July 19, 2021

Jangan Dibuang! Ini Tips Atasi Masakan Keasinan
Sudah bukan rahasia lagi kalau masakan keasinan bisa terjadi kapan aja. Ada aja yang bikin kita nggak ngikutin resep alias pakai ilmu kira-kira untuk menentukan jumlah bumbu. Hasil akhirnya bisa jadi keasinan. Atau sering juga terjadi, kamu malah masukin garam dua kali karena lupa apa aja yang sudah masuk ke masakan. Percaya deh, masak itu berdasarkan perasaan, perkiraan, sekaligus jam terbang. Soalnya, banyak resep cuma mencantumkan “secukupnya” kalau berkaitan dengan bumbu perasa seperti garam, gula, dan merica.

Photo source: Pixabay

Kalau buat milih rempah aja masih mikir atau salah, artinya masih harus belajar banyak, nih, Nibblers. Tapi nggak apa, semakin sering berlatih, kepekaan terhadap rasa akan semakin terasah. Tapi, kalau sudah telanjur terjadi, nggak usah panik! Kita punya tips sederhana untuk mengatasi makanan keasinan.

1.      Menambah Air

Ini adalah cara paling mudah apalagi kalau yang kamu masak adalah makanan berkuah. Untuk sup, kamu bisa membiarkan jumlah akhirnya. Tapi kalau berupa tumisan, kamu harus membuang sedikit air sisa setelah menambahkan air. Jadi tambahkan air dulu untuk mengurangi asinnya, lalu sisakan air sesuai dengan selera. Oh iya, gunakan air panas waktu menambahkan ke masakan, ya.

Photo source: Pixabay

2.      Tambah Gula atau Asam

Makanan keasinan bisa dilawan dengan manisnya gula asli. Walaupun memang rasa asinnya nggak berkurang, tapi ada sedikit keseimbangan dengan adanya gula. Perpaduan antara gula dan asin bisa menciptakan rasa gurih atau umami. Tapi sepertinya cara ini cuma berlaku pada makanan dengan tingkat keasinan yang parah.

Photo source: Pixabay

Bukan cuma gula, bahan masakan yang asam juga bisa membantu banyak. Tomat, cuka, lemon, dan jeruk nipis bisa menetralkan rasa asin yang terlalu kencang pada makanan.

3.      Gunakan Kentang atau Tahu

Irisan kentang atau tahu memiliki daya serap yang tinggi sehingga bisa mengurangi kadar garam dalam masakan. Kamu boleh memasukkan beberapa potong dadu kentang atau tahu dan angkat setelah rasa asinnya berkurang.

Photo source: Pixabay

Setelah matang, kamu boleh mengangkat kentang dan tahu dari masakan karena fungsinya hanya untuk menyerap asin. Teknik ini akan berguna untuk masakan berkuah.

4.      Cuci Masakan

Kalau memungkinkan, kamu boleh mencuci bahan masakan yang sudah jadi dan dimasak lagi dengan rasa yang disesuaikan. Tapi kali kedua, kamu harus fokus dan menyesuaikan bumbunya. Bahan masakan utamanya mungkin sudah memiliki sedikit rasa asin, jadi jangan berlebihan menambahkan garam.

Photo source: Pixabay

Ini bisa dilakukan pada makanan seperti sup, ungkep ayam, opor, olahan daging, dan semacamnya. Kamu boleh aja mencuci pakai air keran, tapi bisa juga membilasnya dengan air matang kalau merasa ragu.

Awas! Masakan Keasinan Gak Bagus untuk Kesehatan

Kalau bisa, perbaiki rasa makanan keasinan kalau masih bisa diselamatkan, dan jangan dimakan kalau rasa asin sebenarnya berlebihan. Dikutip dari Hello Sehat, manusia dewasa hanya dianjurkan makan sekitar 5 gram garam setiap harinya. Itu sudah ditambah dengan natrium atau sodium dari berbagai hal yang masuk ke tubuh. Terlalu banyak konsumsi garam bisa meningkatkan risiko darah tinggi, serangan jantung, bahkan stroke. Kebanyakan garam juga bisa menahan kadar air dalam tubuh sehingga menambah beban kerja darah.

Photo source: Pixabay

Makanya, sering dibilang kalau junk food itu berbahaya bagi tubuh, karena kadar natriumnya sangat tinggi. Selain menambah rasa, natrium juga membantu agar makanan jadi lebih awet. Kesimpulannya, masak sendiri memang jauh lebih sehat, Nibblers. Jadi gimana, sudah tahu kan caranya mengatasi makanan keasinan? Lain kali hal itu terjadi, kamu nggak perlu panik lagi, deh.