Penasaran dengan konsep Japanese Yatai yang mulai jadi tren di Jakarta? Mirip seperti kota-kota besar Asia lainnya, Jepang juga mempunya budaya warung kaki lima pinggir jalan, yang disebut Yatai.
Sebelum membahas warung berkonsep Yatai di Jakarta, lebih baik kita bahas terlebih dahulu apa itu pengertian Yatai. Yuk simak penjelasannya di belakang ini!
Apa Itu Yatai?

Photo source: @higenaka.jkt
Gerobak kayu sederhana, mobil box, atau warung makan tendaan dengan beberapa kursi untuk pengunjung serta penerangan di malam hari. Sepintas model seperti itu akrab di Indonesia, seperti yang dijumpai di kedai pecel lele pinggir jalan, kedai nasi uduk, hingga angkringan di Solo dan Jogja. Akan tetapi, ternyata di Jepang pun kamu bisa menemukan konsep warung makan pinggir jalan yang sama lho, yang disebut sebagai Yatai.
Yatai juga banyak dijumpai di dekat stasiun kereta, pinggir-pinggir jalan, dan tempat yang umum dilintasi lalu-lalang orang. Karena hanya membutuhkan gerobak, tenda, atau mobil, maka warung kaki lima gak perlu tempat menetap permanen dan mudah dibongkar pasang. Konsep tempatnya yang sederhana membuat aroma makanan yang tersaji di dalamnya bisa menyeruak dan memancing pengunjung datang. Pengunjung pun gak memerlukan gaya formal seperti di restoran, sehingga menciptakan suasana lebih casual serta akrab.
Sejarah Yatai di Jepang

Photo source: @saki_bydonisilpani
Beberapa sumber menyebutkan bahwa Yatai sudah eksis sejak ratusan tahun silam, kurang lebih sudah ada sejak abad 17. Dilansir dari JCB, awal mula keberadaan warung makan kaki lima atau Yatai ini sudah ada sejak tahun 1715, bahkan bisa lebih tua dari itu. Pada masa itu, makanan yang dijual lebih mengutamakan makanan berat tinggi karbohidrat sehingga mengenyangkan untuk para pekerja seperti tukang kayu dan pengrajin. Bahkan keberadaan Yatai ini juga ditemukan dalam festival-festival hari besar adat maupun agama, serta ditemukan di sekitar kuil.
Dalam beberapa masa, terutama di saat modernisasi era Meiji, konsep Yatai ini mengalami pembatasan ketat sehingga nyaris menghilang. Akan tetapi arus urbanisasi dan industrialisasi massif era 1900-an, membuat budaya kuliner pinggir jalan ini kembali hidup di kota-kota besar Jepang. Penikmat Yatai tentunya para kelas pekerja yang waktu serta tenaganya habis di tempat kerja, sehingga membutuhkan warung makan cepat saji dan mudah dijangkau.
Saat ini Yatai bisa dijumpai di sudut-sudut kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan yang terkenal lainnya yaitu di daerah Fukuoka. Menu lazim yang dijumpai dalam Yatai adalah ramen, gyoza, takoyaki, yakisoba, okonomiyaki, yakitori, kushiyaki, serta jajanan dango, dan taiyaki.
Rekomendasi Yatai Jepang di Jakarta
Tren kuliner Jepang sudah sejak lama ada di Jakarta. Dari mulai restoran sushi, sashimi, ramen, hingga omakase dan izakaya. Saat ini, tren kembali bertambah dengan kehadiran tempat kuliner berkonsep Japanese Yatai di Jakarta.
Berikut ini rekomendasi Japanese Yatai di Jakarta yang punya sensasi kuliner Jepang terbaru!
1. Higenaka Yatai
Higenaka Yatai ini mengklaim sebagai gerobak Japanese Yatai pertama yang ada di Jakarta yang buka sejak Desember 2024. Gerobak pertama mereka buka di Tebet, lebih tepatnya di Jalan KH Abdullah Syafei A/30 Tebet. Setelah cukup sukses di Tebet, gerobak mereka selanjutnya akhirnya buka di daerah Duren Sawit Jakarta Timur yang ikonik dengan gerobak kayu serta kain penutup putih.
Soal menunya, kamu di sini bisa menikmati aneka menu ramen beserta aneka menu bebakaran seperti yakitori. Menu ramen utamanya ada tori paitan ramen yang gurih berkuah kaldu ayam, spicy tuna ramen, dan juga yaki ramen. Untuk menu bebakarannya ada tebasaki, kawa, mune, negima, tsukune, tomorokoshi, sampai beef misodemi, yakiniku, teriyaki, sampai ikan shisamo.

Photo source: @higenaka.jkt
Lokasi: Lion parcel gudang peluru, Jl. KH Abdullah Syafei A/30, Kb. Baru, Tebet, Kota Jakarta Selatan.
2. Saki Yatai
Berbekal pengalaman belasan tahun di dunia kuliner dan restoran hotel bintang lima, Chef Doni Silpani akhirnya membuka usaha sendiri berupa Yatai di Jakarta. Usaha Yatai atau warung kaki lima bergaya Jepang ini hadir pertama kali di daerah Panglima Polim Jakarta Selatan dan langsung menarik perhatian. Kini mereka pun sudah hadir di beberapa spot, salah satunya ada di Depok yang juga bisa kamu temukan dengan mudah.
Dengan konsep duduk santai mengelilingi gerobak, kamu bisa menikmati aneka menu seperti ramen, rice bowl, yakitori, tumisan Jepang, serta appetizer. Ada Saki original ramen, spicy paitan ramen, maze ramen, dan juga tan’men yang semua ramennya memakai kaldu ayam gurih. Pilihan lainnya ada torikaraage, tori nanban, sui gyoza, yakiniku don, aneka yakitori, dan gyu yasai itame.

Photo source: @saki_bydonisilpani
Lokasi: Depan Ruko Maharaja, Jl. Sawangan, Pancoran Mas, Depok.
3. Yume Yatai Ramen & Donburi
Dari banyaknya warung makan kaki lima yang berlokasi di Mangga Besar, ada yang diam-diam berkonsep ala Jepang lho. Namanya adalah Yume Yatai Ramen & Donburi yang jadi salah satu warung makan berkonsep Japanese Yatai unik di Jakarta Barat. Siapa sangka, warung makan tendaan berwarna merah ini menjadi spot menikmati ramen malam hari yang enak dan pedas.
Dengan tagline “harga kaki lima, rasa negeri sakura” sajian ramen dengan kuah serta topping berbasis ayam menjadi andalan di sini. Ada spicy paitan ramen yang kuahnya merah pedas dengan topping chasu ayam tebal, lalu miso ramen dan shoyu ramen. Pilihan menu lain ada teriyaki don, katsudon, oyakodon, gyudon, curry katsu, chicken karaage, dan gyoza.

Photo source: @yumeyatai.id
Lokasi: Samping Sambel Rampai, Jl. Raya Mangga Besar No.1, Mangga Besar, Taman Sari, Kota Jakarta Barat.
4. Hikaru Yatai
Balik lagi ke Jakarta Selatan, ada daerah Fatmawati yang juga terkenal dengan aneka kuliner tendaan kaki limanya. Salah satu warung tendaan yang wajib kalian coba adalah Hikaru Yatai yang mengusung kuliner Jepang kaki lima di Jakarta. Lokasinya yang strategis dekat SMAN 46 Jakarta dan hanya tiga menit jalan kaki dari Stasiun MRT Blok A, membuatnya jadi spot makan favorit.
Menu utamanya berbasis daging ayam dan sapi dengan pelengkap nasi putih pulen yang hangat ditambah taburan nori. Pilihan utamanya ada chicken katsu dengan rasa mentai, curry, blackpepper, mozzarella, hingga original. Lainnya ada chicken/beef teriyaki, yakiniku, chicken bbq, ekado, egg roll, dan shrimp roll.

Photo source: @hikaruyatai
Lokasi: Jl. RS. Fatmawati Raya No.15H, Gandaria Utara, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.
5. Tamaya Yatai
Di bawah gemerlap serta hingar bingarnya kehidupan di daerah Menteng Jakarta Pusat, terdapat sebuah warung kaki lima bergaya Jepang. Namanya Tamaya Yatai yang mengusung kedai kaki lima ala Jepang dan lokasi tepatnya berada di Jalan Sumenep Menteng. Japanese Yatai ini buka sore-malam dengan tenda sederhana, penerangan khas, serta kain penutup berwarna hitam.
Kedai Yatai yang hanya berjalan kaki 2 menit dari Halte TJ Tosari ini menghadirkan menu-menu comfort food Jepang yang sudah akrab di lidah. Ada menu yakitori yang sudah melewati proses aging serta saus tare berkualitas, omurice atau nasi omelette, yakimeshi, dan hayashi rice yang mengenyangkan dengan isian daging sapi. Pilihan lainnya ada bifu suteki alias beef steak, tori gyoza, korokke, oden, dan tamagoyaki.

Photo source: @tamaya.yatai
Lokasi: Jl. Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat.
Gimana, penasaran gak nih cobain Japanese Yatai yang mulai jadi tren di Jakarta? Buat yang bosan menikmati makanan Jepang di restoran, bisa nih cobain versi kaki lima yang lebih casual dan akrab.