Lifestyle

Jangan Keseringan! Ini Bahaya Makan Seblak Buat Kesehatan

by Danang Lukmana | December 10, 2021

Jangan Keseringan! Ini Bahaya Makan Seblak Buat Kesehatan

Jadi jajanan favorit di masyarakat, tapi tahukah kamu kalau ada bahaya kesehatan yang mengintai jika keseringan makan seblak? Meskipun gak secara langsung menjadi penyebab usus buntu seperti hoax yang pernah ramai dibicarakan, sebaiknya konsumsi seblak janganlah berlebihan. Ingatlah selalu prinsip bahwa segala sesuatu yang dikonsumsi berlebihan itu tidaklah baik.

Apalagi seblak terkenal dengan bumbu pedasnya dan gurih yang sangat kuat. Gak heran kalau cita-rasa tersebut menjadikannya kudapan favorit baik di kalangan anak-anak, remaja, hingga orang tua. Penggunaan cabai serta garam yang berlebih untuk menciptakan rasa pedas gurih lama-kelamaan akan berefek kurang baik untuk kesehatan.

Nah, supaya kamu lebih paham lagi dengan konsekuensi kesehatan dari konsumsi seblak yang berlebihan. Berikut Nibble rangkumkan untukmu informasinya. Disimak ya!

1. Kabar Seblak Penyebab Usus Buntu Itu Hoax

makan-seblak-02.jpg

Source: Istockphoto

Beberapa waktu lalu tepatnya di tahun 2018, sempat ramai dibincangkan bahwa konsumsi seblak bisa menyebabkan penyakit usus buntu. Hal tersebut dianggap akibat bahan seblak yang terbuat dari rebusan kerupuk tersebut tidak bisa dicerna di usus.

Namun dikutip dari Kominfo.go.id, seorang ahli gizi yakni Prof Hardinsyah menyatakan bahwa informasi penyebab usus buntu tersebut adalah hoax.

Konsumsi seblak tidak akan menyebabkan usus buntu. Dijelaskan bahwa kerupuk yang dimasak basah dengan direbus seperti seblak, tetap masih bisa dicerna oleh pencernaan tubuh kok. Seblak itu kandungannya sama seperti kerupuk basah atau kerupuk yang tersiram kuah lalu menjadi basah dan kenyal.

Kalaupun ada sesuatu yang gabisa dicerna di usus, maka tidak akan langsung serta-merta menyebabkan sakit usus buntu. Sebab, sebagian besarnya tetap akan dibuang tubuh melalui feses. Sedangkan usus buntu adalah penyakit infeksi usus di mana materi feses, mikroba atau parasit masuk kembali ke dalam usus dan pembuluh darah.

Lebih lanjut, efek buruk seblak bagi kesehatan bukan berasal dari bahan dasar kerupuk pembuatannya. Melainkan dari tambahan bumbu-bumbu yang membuat cita-rasanya pedas gurih.

2. Hati-Hati Jika Seblak Terlalu Pedas

makan-seblak-03.jpg

Source: Istockphoto

Tren lainnya yang mengiringi popularitas seblak adalah challenge untuk adu kekuatan memakan seblak dengan level kepedasan tinggi. Sesekali konsumsi seblak dengan bumbu pedas memang menantang dan bikin nafsu makan kita bertambah. Akan tetapi perlu diingat kalau mengonsumsi terlalu banyak makanan pedas juga berefek kurang baik di pencernaan.

Capcaisin, bahan dalam cabai yang menimbulkan efek pedas, bisa mengganggu dan menimbulkan masalah di pencernaan. Kandungan capcaisin bisa menyebabkan lapisan mukosa lambung dan bagian dalam usus serta organ pencernaan, mengalami inflamasi atau peradangan. Jika terjadi terus-menerus dan jumlahnya banyak, akan menimbulkan kerusakan organ pencernaan yang parah.

Efek yang bisa langsung dirasakan adalah timbulnya sakit perut dan diare. Kandungan capcaisin tersebut bisa mengganggu dan membuat iritasi di organ usus halus dan besar. Akibatnya, penyerapan air di bagian usus besar jadi terganggu, sehingga air tersebut bercampur dengan feses dan terjadilah diare.

Kemudian, pada orang tertentu, peradangan akibat terlalu banyak makan seblak yang pedas juga bisa menyebabkan terjadinya heartburn atau refluks asam. Refluks asam adalah kondisi adanya aliran balik dari zat asam serta isi lambung yang naik sampai kerongkongan. Kondisi tersebut membuat rasa panas dari lambung naik sampai ke rongga dada bahkan kerongkongan (leher).

3. Awas Kandungan Sodium Berlebih Saat Makan Seblak

makan-seblak-04.jpg

Source: Istockphoto

Supaya mengimbangi rasa pedasnya, seringkali pembuatan bumbu seblak akan menambahkan garam yang jumlahnya banyak. Hal tersebut memang membuat rasanya jadi semakin asin gurih sedap, tapi konsumsi garam terlalu banyak bisa membahayakan kesehatan juga. Dalam jumlah kecil, garam atau sodium memang bermanfaat untuk tubuh, tapi jika kebanyakan bisa menyerang kesehatan.

Dilansir dari SehatQ, jika terlalu banyak konsumsi sodium akan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit berbahaya. Contohnya seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi, stroke, gagal jantung, osteoporosis, kanker lambung, penyakit ginjal, dan batu ginjal. Paling ringannya yang bisa kamu rasakan adalah rasa pusing dan jantung berdebar akibat tekanan darah yang tidak stabil.

Selain itu, konsumsi sodium berlebih juga kurang baik untuk tampilan fisik kamu lho. Sodium punya sifat menahan air di tubuh, sehingga tubuhmu akan terlihat lebih besar atau bengkak dan berat badan mengalami kenaikan. Wajah kamu pun jadi terlihat kurang cerah dan kering jika terlalu sering konsumsi garam.

4. Terlalu Tinggi Karbohidrat dan Lemak

makan-seblak-05.jpg

Source: Istockphoto

Tanpa disadari di balik sedapnya makan seblak adalah terjadi ketidak-seimbangan nutrisi dan zat gizi. Apalagi semangkuk seblak dianggap sangat mengenyangkan dan kamu menjadikannya seperti makanan utama. Nah, dalam satu porsi seblak kamu akan menyantap kerupuk basah, mie, makaroni, sosis, bakso, baso aci, hingga kwetiaw.

Sadar tidak kalau bahan-bahan tersebut semuanya tinggi karbohidrat dan lemak, serta minim zat gizi lainnya? Padahal makanan ideal yang sehat seharusnya bukan cuma mengandung karbohidrat dan lemak saja, tapi juga protein, serat, dan vitamin. Karbohidrat memang mengenyangkan perut, tapi tubuh tetap butuh zat gizi sehat lainnya.

Terlebih makanan tinggi karbohidrat dan lemak pastinya akan tinggi juga kandungan kalorinya. Terlalu banyak asupan kalori bisa menyebabkan berat badanmu naik secara drastis lho. Jadi sia-sia deh usaha kamu untuk mempunyai berat badan yang ideal dan sehat.

Selain itu, karbohidrat dalam jumlah berlebih juga bisa meningkatkan kadar gula darah. Akibatnya, ancaman terjadinya penyakit diabetes tipe 2 pun akan meningkat.

Nah, itu dia efek kurang baik jika kamu makan seblak dalam jumlah yang gak dikontrol. Memang informasi bahwa kerupuk seblak adalah pemicu penyakit usus buntu adalah hoax, tapi bukan berarti kamu bisa sembarangan makan makanan ini tanpa kontrol. Sesekali mengonsumsinya tidak apa-apa, asalkan diimbangi dengan asupan makanan bergizi lainnya.