Diet bebas gluten alias gluten-free diet semakin populer beberapa waktu belakangan ini sebagai cara menurunkan berat badan. Nah dari sekian banyak alternatif tepung yang bebas kandungan gluten, salah satu yang bisa kamu nikmati adalah tepung mocaf.

FYI, tepung mocaf ternyata terbuat dari singkong atau cassava. Selama ini kan tepung yang terbuat dari singkong lebih umum dikenal sebagai tepung tapioka kan, nah kali ini ada varian lain yang bernama mocaf.

Meski sama-sama terbuat dari bahan baku singkong, tapi antara tepung tapioka dengan mocaf ini punya banyak perbedaan lho. Sebagai wilayah yang bisa dengan mudah ditanami singkong, tentunya jenis tepung ini layak direkomendasikan untuk lebih banyak diproduksi dan dikonsumsi. Yuk kenalan lebih jauh dengan tepung mocaf yang jadi alternatif pengganti tepung gluten-free yang lebih sehat!

Apa Itu Tepung Mocaf dari Singkong?

Article image

Photo source: Istockphoto

Dilansir dari RumahMocaf dan Kumparan, mocaf merupakan singkatan dari Modified Cassava Flour atau tepung singkong yang sudah dimodifikasi. Tepung ini merupakan produk yang diproses memakai prinsip modifikasi singkong secara fermentasi dengan bantuan mikroba bakteri asam laktat. Mikroba tersebut menghasilkan enzim-enzim yang bisa mengubah gula menjadi asam-asam organic terutama asam laktat. 

Proses pembuatan tepung ini dilakukan dengan mengupas singkong, mencuci bersih, dipotong-potong, digarami sampai terfermentasi, kemudian dikeringkan sebelum akhirnya diproses menjadi tepung. Fermentasi yang dilakukan dalam pembuatan tepung mocaf ini dilakukan dengan cara merendam ubi kayu pada air yang telah dicampur mikroba jenis tertentu. Hal tersebutlah yang membedakannya dengan tepung tapioka yang selama ini lebih dikenal masyarakat.

Perbedaan Mocaf dengan Tapioka

Article image

Photo source: Istockphoto

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa cara membuat tepung mocaf ini dimulai dengan mengiris batang singkongnya untuk difermentasi, dikeringkan, dan diolah jadi tepung, ini yang membedakan dengan tapioka. Tapioka sendiri dibuat dari batang singkong yang dihaluskan, direndam air sampai patinya mengendap, kemudian endapan patinya ini yang diambil dan dijadikan tepung. Jadi jika tapioka hanya mengambil rendaman pati, sedangkan mocaf lebih seperti mengonsumsi singkong secara utuh, alias ditumbuk langsung. 

Soal rasa dan tampilan juga sedikit berbeda nih antara mocaf dengan tapioka. Jika tapioka masih terasa banget aroma khas singkongnya, maka mocaf justru lebih lembut tanpa aroma singkong yang kuat akibat proses fermentasi sebelumnya. Tekstur tepung mocaf juga lebih lembut dan putih, hampir mirip seperti tepung terigu, dan tidak menggumpal ketika dicampur air. Teksturnya membuat tepung ini lebih cocok untuk produk bakery seperti roti, bolu, brownies, donat, serta makanan lain seperti mie dan bubur.

Kandungan Gizi dan Manfaat Tepung Mocaf

Article image

Photo source: Istockphoto

Sebagai tepung alami yang terbuat dari singkong, tepung mocaf juga bebas dari gluten (gluten free), sehingga cocok untuk orang yang alergi gluten maupun orang yang sedang diet. Selain itu, tepung ini juga mempunyai kadar serat lebih tinggi sehingga lebih baik untuk saluran pencernaan kamu. Selain itu, tepung singkong jenis ini juga lebih punya kandungan gizi lebih baik dari tapioka maupun terigu.

Dari segi kandungan gizinya, tepung mocaf mempunyai kadar air hanya 13%, protein sebanyak 1%, kadar pati 85-87%, kadar serat 1,9-3,4%, dan kadar lemak 0,4-0,8%. Keunggulan tepung mocaf, yaitu mempunyai kadar serat terlarut dan mineral (kalsium, fosfor) yang tinggi. Oleh karena itu, tepung singkong jenis ini lebih mudah untuk dicerna serta cocok untuk mereka yang diet maupun menerapkan pola makan sehat.

Tepung mocaf juga mempunyai daya rekat dan kemampuan gelasi yang lebih baik daripada tepung tapioka, tepung gaplek, dan tepung singkong lainnya. Jenis tepung ini juga punya kandungan fitoestrogen, sebuah hormon yang mampu mencegah menopouse. Kerja hormon ini akan semakin maksimal apabila dibarengi dengan konsumsi makanan yang tinggi kalsium, fosfor, dan serat.

Pemanfaatan Tepung Mocaf

Article image

Photo source: Istockphoto

Biarpun sama-sama terbuat dari bahan baku ketela pohon alias singkong, tapi mocaf bisa dimanfaatkan secara berbeda daripada tepung tapioka. Jika tapioka yang terbuat dari rendaman pati singkong akan membentuk tekstur kenyal, maka mocaf justru lebih serupa seperti tepung terigu. Jika mencari alternatif tepung serupa terigu yang tidak terlalu mengembang, maka tepung mocaf ini adalah substitusi yang baik.

Tepung tapioka umumnya dibuat untuk pembuat tekstur kenyal, seperti pada pembuatan cilok, cilor, cireng, maupun bakso dan pempek. Nah, tepung mocaf ini justru teksturnya cocok untuk produk panggang alias baked goods seperti cookiesbrownies, roti, roti tawar, dan pie. Gak hanya itu, mocaf juga ternyata dikembangkan untuk menciptakan produk mie serta beras analog lho. 

Nah, kamu sekarang sudah lebih kenal kan dengan tepung mocaf yang ternyata cocok untuk produk tepung gluten-free? Bukan hanya untuk itu saja, baik tapioka maupun mocaf, keduanya sama-sama dibuat dari bahan baku singkong yang lebih mudah dijumpai di Indonesia. Daripada mengandalkan terigu dari gandum yang harus diimpor, lebih baik memakai tepung dari bahan-bahan lokal yang lebih berkelanjutan. 

Yuk sama-sama mempopulerkan bahan-bahan yang mendukung ketahanan pangan dan lebih berkelanjutan!